Rabu, 19 Agustus 2026

Kamis, 20 Agustus 2026

 IDENTITAS

🌈 SELAMAT DATANG

Pembelajaran Hari Ini

📚 Kelas 6  •  Kurikulum Merdeka


👩‍🏫

NAMA GURU

Rizha Listiyani, S.Pd.

📅

HARI / TANGGAL

Kamis, 20 Agustus 2026

🏫

FASE / KELAS

Fase C / Kelas 6

📖

MATA PELAJARAN

Matematika dan Seni Rupa 

✏️

MATERI

Rasio dan Menggambar Ekspresi 

🔢

PERTEMUAN KE

Minggu ke 5

🌟

Apersepsi & Salam Pembuka

Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak sholih/ah? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu. Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat subuh hari ini? Jangan lupa ya, anak-anak, shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim.

Allah sudah sangat baik kepada kita dengan segala kebesaran-Nya:

🌍
Al-Khaliq
Maha Pencipta
🤲
Al-Malik
Maha Memelihara
🌾
Ar-Razzaq
Maha Pemberi Rezeki

📚 MATEMATIKA KELAS 6

Materi: Rasio
Fase C • Kurikulum Merdeka • Alokasi Waktu 3 × 35 Menit
🎯 Topik Pembelajaran: Rasio atau perbandingan dua besaran

Capaian Pembelajaran

Pada akhir Fase C, murid memperluas pemahaman dan intuisi bilangan serta operasi aritmetika. Murid dapat bernalar secara proporsional dan menggunakan operasi perkalian dan pembagian untuk menyelesaikan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan rasio dan/atau proporsi.

Pembelajaran rasio pada materi ini diarahkan agar murid tidak hanya mampu menghitung perbandingan, tetapi juga mampu memahami makna hubungan antara dua besaran, menggunakan bahasa rasio, serta menerapkannya dalam situasi kehidupan sehari-hari.Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran, murid dapat:

  1. Menjelaskan pengertian rasio sebagai hubungan perbandingan antara dua besaran.
  2. Menuliskan rasio menggunakan bentuk a : b.
  3. Membaca rasio dengan bahasa yang tepat, misalnya "3 dibanding 5".
  4. Mengidentifikasi besaran pertama dan besaran kedua dalam suatu perbandingan.
  5. Menggunakan bahasa rasio untuk menjelaskan hubungan antara dua besaran.
  6. Menyelesaikan masalah rasio sederhana yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.

🌱 Pelaksanaan Tujuan Pembelajaran dalam Kegiatan Belajar

Jenis PembelajaranKegiatanTujuan yang Dikembangkan
MindfulMurid mengamati benda-benda di sekitar kelas, kemudian berhenti sejenak dan memperhatikan jumlah benda yang dibandingkan. Guru mengajak murid berpikir: "Mana yang dibandingkan? Berapa jumlah masing-masing?"Murid menyadari bahwa rasio digunakan untuk membandingkan dua besaran.
MeaningfulMurid menghubungkan rasio dengan situasi nyata, seperti jumlah murid laki-laki dan perempuan, jumlah buku dan pensil, campuran minuman, serta jumlah buah.Murid memahami bahwa rasio berguna dalam kehidupan sehari-hari.
JoyfulMurid menonton video pembelajaran, bermain kartu rasio, melakukan permainan "Temukan Pasangan Rasio", dan menyelesaikan tantangan rasio secara berkelompok.Murid belajar konsep rasio dengan suasana menyenangkan dan aktif.

Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Mengamati: Murid mengamati dua kelompok benda dengan jumlah berbeda.
  2. Menanya: Murid menjawab pertanyaan: "Apa yang dapat kita bandingkan dari kedua kelompok benda tersebut?"
  3. Memahami konsep: Guru menjelaskan bahwa hubungan perbandingan antara dua besaran dapat dinyatakan dengan rasio.
  4. Menyatakan rasio: Murid belajar menulis rasio dalam bentuk a : b dan membacanya dengan benar.
  5. Mengeksplorasi: Murid menentukan rasio dari berbagai benda atau situasi sehari-hari.
  6. Mengaplikasikan: Murid menyelesaikan masalah sederhana tentang rasio.
  7. Merefleksi: Murid menjelaskan dengan kata-kata sendiri apa arti rasio dan kapan rasio digunakan.
  8. Mengevaluasi: Murid mengerjakan asesmen formatif.

Materi: Rasio

Kegiatan Pembelajaran 3 × 35 Menit

WaktuKegiatanPrinsip
10 menitPembukaan dan review.
Guru mengajak murid mengingat kembali materi pecahan melalui permainan Benar atau Salah.
Mindful & Joyful
10 menitOrientasi.
Guru menampilkan benda atau gambar yang dapat dibandingkan, kemudian mengajukan pertanyaan pemantik.
Mindful
10 menitMenonton video pembelajaran.
Murid menyimak video tentang konsep rasio dan mencatat satu hal penting yang mereka pahami.
Joyful
25 menitEksplorasi dan penjelasan.
Guru menjelaskan pengertian rasio, bentuk rasio, cara membaca, menyederhanakan, dan menggunakan bahasa rasio.
Meaningful
15 menitAktivitas kelompok.
Murid menentukan rasio dari benda atau gambar yang disediakan dan menjelaskan hasilnya kepada kelompok lain.
Joyful & Meaningful
15 menitLatihan penerapan.
Murid menyelesaikan masalah rasio yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.
Meaningful
10 menitRefleksi.
Murid menjawab: "Apa itu rasio?", "Mengapa urutan rasio penting?", dan "Di mana kita dapat menemukan rasio?"
Mindful
10 menitAsesmen formatif.
Murid mengerjakan soal pilihan ganda, isian, dan esai.
Mindful

Media dan Alat Peraga

  • 💻 Laptop atau komputer
  • 📽️ LCD/proyektor
  • 📱 Gawai jika pembelajaran dilakukan secara digital
  • 🎬 Video pembelajaran
  • 🖼️ Gambar buah, makanan, benda, atau kelompok murid
  • 🃏 Kartu angka rasio
  • 🧮 Benda konkret seperti pensil, penghapus, buku, kelereng, dan stik es krim
  • 📋 LKPD
  • 📝 Papan tulis dan spidol
  • 📊 Tabel rasio
  • 🎨 Kertas warna untuk aktivitas kelompok

7. Pembukaan: Review Materi Sebelumnya

Sebelum mempelajari rasio, mari mengingat kembali materi pecahan. Tentukan apakah pernyataan berikut Benar (B) atau Salah (S).

1. Pecahan 1/2 senilai dengan 2/4.
2. Pecahan 3/4 lebih kecil daripada 1/2.
3. 2/5 × 3 = 6/5.
4. 0,75 sama nilainya dengan 3/4.
5. Pecahan 2/3 dan 4/6 merupakan pecahan senilai.

Inti Pembelajaran: Video dan Penjelasan

🎬 Video Pembelajaran

Sebelum membaca penjelasan, simak video berikut tentang Konsep Rasio atau Perbandingan Kelas 6.

💭 Pertanyaan Setelah Menonton

  1. Apa yang dimaksud dengan rasio?
  2. Bagaimana cara menuliskan rasio?
  3. Mengapa urutan dalam rasio harus diperhatikan?
  4. Sebutkan satu contoh rasio dalam kehidupan sehari-hari.

🔎 Apa Itu Rasio?

Rasio adalah cara untuk menyatakan hubungan perbandingan antara dua besaran yang sejenis.

Rasio dapat ditulis menggunakan tanda titik dua :.

3 : 5
4 : 7
2 : 3

Contoh rasio 3 : 5 dibaca:

  • "3 dibanding 5"
  • "3 untuk setiap 5"
  • "Perbandingannya 3 : 5"

🧠 Memahami Bagian-Bagian Rasio

Perhatikan rasio berikut:

4 : 7

4 adalah besaran pertama, sedangkan 7 adalah besaran kedua.

Urutan sangat penting. Rasio 4 : 7 berbeda dengan 7 : 4.

🍎 Contoh 1: Buah di Meja

Di atas meja terdapat 4 apel dan 6 jeruk.

🍎 🍎 🍎 🍎
🍊 🍊 🍊 🍊 🍊 🍊

Rasio apel terhadap jeruk adalah:

4 : 6

Artinya, setiap 4 apel terdapat 6 jeruk. Rasio tersebut juga dapat disederhanakan menjadi:

4 : 6 = 2 : 3

Jadi, hubungan apel terhadap jeruk dapat dinyatakan sebagai 2 : 3.

👧👦 Contoh 2: Murid di Kelas

Dalam sebuah kelompok terdapat 8 murid perempuan dan 4 murid laki-laki.

Rasio murid perempuan terhadap murid laki-laki:

8 : 4 = 2 : 1

Artinya, setiap 2 murid perempuan terdapat 1 murid laki-laki.

🥤 Contoh 3: Membuat Minuman

Untuk membuat minuman tertentu, ibu mencampurkan 2 gelas sirup dengan 5 gelas air.

Rasio sirup terhadap air adalah:

2 : 5

Artinya, untuk setiap 2 gelas sirup diperlukan 5 gelas air.

⚽ Contoh 4: Jumlah Gol

Dalam sebuah pertandingan, Tim A mencetak 6 gol, sedangkan Tim B mencetak 3 gol.

Rasio gol Tim A terhadap Tim B:

6 : 3 = 2 : 1

Jadi, jumlah gol Tim A dibanding Tim B adalah 2 : 1.

📌 Cara Menentukan Rasio

  1. Tentukan dua besaran yang akan dibandingkan.
  2. Perhatikan urutan besaran yang dibandingkan.
  3. Hitung jumlah masing-masing besaran.
  4. Tuliskan menggunakan tanda :.
  5. Sederhanakan rasio jika memungkinkan.
  6. Jelaskan hasilnya menggunakan bahasa rasio.
💡 Ingat!
Rasio bukan sekadar dua angka yang dipisahkan tanda titik dua. Rasio menunjukkan hubungan antara dua besaran. Karena itu, urutan angka dalam rasio harus diperhatikan.

Penutup: Asesmen Formatif

📝 A. Pilihan Ganda

1. (Mudah)
Di dalam kotak terdapat 3 pensil merah dan 5 pensil biru. Rasio pensil merah terhadap pensil biru adalah ....

A. 3 : 5
B. 5 : 3
C. 3 : 8
D. 5 : 8
2. (Mudah)
Rasio 8 : 4 jika disederhanakan menjadi ....

A. 8 : 2
B. 4 : 2
C. 2 : 1
D. 1 : 2
3. (Sedang)
Di kelas terdapat 12 murid perempuan dan 18 murid laki-laki. Rasio murid perempuan terhadap seluruh murid adalah ....

A. 2 : 3
B. 2 : 5
C. 3 : 5
D. 5 : 2
4. (Sedang)
Perbandingan jumlah buku Ani dan Budi adalah 3 : 2. Jika Ani memiliki 15 buku, jumlah buku Budi adalah ....

A. 6 buku
B. 8 buku
C. 10 buku
D. 12 buku
5. (Sukar)
Sebuah resep membutuhkan sirup dan air dengan rasio 2 : 5. Jika digunakan 10 gelas air, banyak sirup yang diperlukan agar rasionya tetap sama adalah ....

A. 2 gelas
B. 4 gelas
C. 5 gelas
D. 8 gelas

✏️ B. Isian

1. Rasio 6 : 9 jika disederhanakan menjadi ....
2. Di dalam keranjang terdapat 4 apel dan 8 jeruk. Rasio apel terhadap jeruk adalah ....
3. Rasio siswa laki-laki terhadap perempuan adalah 2 : 3. Jika terdapat 12 siswa laki-laki, jumlah siswa perempuan adalah ....

🧠 C. Esai

1. (Sedang)
Dalam sebuah kelas terdapat 14 murid yang membawa bekal dan 21 murid yang tidak membawa bekal. Tentukan rasio murid yang membawa bekal terhadap murid yang tidak membawa bekal. Jelaskan langkah penyelesaiannya.
2. (Sukar)
Untuk membuat campuran cat, warna putih dan biru dicampur dengan rasio 4 : 1. Jika seorang murid menggunakan 20 ml cat putih, berapa ml cat biru yang diperlukan agar campuran tetap memiliki rasio yang sama? Jelaskan dengan bahasa rasio.

Kunci Jawaban

Review Pecahan

  1. Benar
  2. Salah
  3. Benar
  4. Benar
  5. Benar

Pilihan Ganda

  1. A — 3 : 5
  2. C — 2 : 1
  3. B — 2 : 5
  4. C — 10 buku
  5. B — 4 gelas

Isian

  1. 2 : 3
  2. 1 : 2
  3. 18 siswa perempuan

Esai

1. Rasio 14 : 21. Keduanya dibagi 7: 14 ÷ 7 = 2 dan 21 ÷ 7 = 3. Jadi, rasio murid yang membawa bekal terhadap yang tidak membawa bekal adalah 2 : 3.

2. Rasio cat putih dan biru adalah 4 : 1. Jika cat putih menjadi 20 ml, berarti 4 bagian menjadi 20 ml.
20 ÷ 4 = 5 ml per bagian.
Cat biru terdiri atas 1 bagian, sehingga diperlukan 5 ml cat biru.
Jadi, campuran 20 ml cat putih membutuhkan 5 ml cat biru.

Kesimpulan

Rasio adalah cara menyatakan hubungan perbandingan antara dua besaran. Rasio ditulis menggunakan tanda :, misalnya 2 : 3. Dalam menentukan rasio, kita harus memperhatikan dua besaran yang dibandingkan dan urutannya.

Rasio dapat digunakan dalam berbagai situasi kehidupan sehari-hari, seperti membandingkan jumlah murid, buah, buku, uang, bahan makanan, campuran minuman, maupun berbagai benda lainnya.

Hal terpenting yang perlu diingat adalah bahwa rasio tidak hanya berbicara tentang angka, tetapi menunjukkan hubungan antara dua besaran.

Kesimpulan Pengajaran

⚠️ Kendala Pembelajaran

  • Sebagian murid masih menganggap rasio hanya sebagai operasi pembagian.
  • Murid dapat keliru menentukan urutan besaran dalam rasio.
  • Murid mengalami kesulitan membedakan rasio bagian terhadap bagian dan bagian terhadap keseluruhan.
  • Kemampuan berhitung murid yang beragam dapat menyebabkan kecepatan belajar berbeda.
  • Koneksi internet atau perangkat dapat mengalami kendala saat menonton video.

🔄 Tindak Lanjut

  • Gunakan benda konkret sebelum menggunakan simbol matematika.
  • Berikan contoh rasio yang dekat dengan kehidupan murid.
  • Gunakan tabel atau gambar untuk membantu murid melihat hubungan dua besaran.
  • Berikan latihan bertahap dari konkret → gambar → simbol → soal cerita.
  • Murid yang belum memahami konsep diberikan bimbingan dan latihan sederhana secara bertahap.
  • Murid yang sudah memahami konsep diberikan soal tantangan dengan situasi rasio yang lebih kompleks.

👥 Murid yang Paham

........................................................................................................

👥 Murid yang Belum Paham

........................................................................................................



TEKNIK MENGGAMBAR EKSPRESIF

Seni Rupa Kelas 6 SD | Fase C
Alokasi Waktu: 3 × 35 menit

Capaian Pembelajaran

Pada akhir Fase C, murid mampu mengamati, mengenal, merekam, dan menuangkan pengalaman sehari-hari secara visual dengan menggunakan garis pijak dan proporsi serta terbiasa menggunakan alat, bahan, dan prosedur dasar yang tepat dalam menggambar. Dalam elemen Menciptakan, murid mampu menciptakan karya dua atau tiga dimensi dengan mengeksplorasi dan menggabungkan unsur garis, bentuk, tekstur, dan ruang serta mulai menerapkan keseimbangan dan irama/ritme. Pada elemen Merefleksikan, murid mampu mengenali dan menceritakan fokus, pengalaman, serta perasaan terhadap karya yang dibuat atau diamati.

Pembelajaran teknik menggambar ekspresif pada materi ini menjadi kegiatan untuk melatih murid menuangkan pengalaman, gagasan, dan perasaan melalui garis, bentuk, warna, komposisi, serta pilihan media secara kreatif.

Tujuan Pembelajaran

Murid mampu mempraktikkan media dan teknik menggambar ekspresif dan mampu menerapkan langkah menggambar ekspresif secara kreatif.

Penerapan Tujuan dalam Kegiatan Belajar

  1. Murid mengingat kembali ciri-ciri gambar ekspresi melalui permainan benar/salah. JOYFUL
  2. Murid mengamati video pembelajaran tentang menggambar ekspresif dan mencatat hal penting yang ditemukan. MINDFUL
  3. Murid menghubungkan teknik menggambar dengan pengalaman sehari-hari, misalnya menggambarkan suasana bermain, hujan, liburan, keluarga, sekolah, atau perasaan saat mendapatkan nilai bagus. MEANINGFUL
  4. Murid memilih media yang tersedia, kemudian mencoba beberapa jenis garis, bentuk, warna, dan tekanan alat gambar. JOYFUL
  5. Murid membuat karya gambar ekspresif berdasarkan pengalaman atau perasaan yang pernah dialami. MEANINGFUL
  6. Murid berhenti sejenak untuk mengamati hasil gambarnya dan menjawab pertanyaan reflektif: “Perasaan apa yang ingin saya tampilkan melalui gambar ini?” MINDFUL
  7. Murid menunjukkan karya kepada teman dan menceritakan makna gambar dengan percaya diri serta menghargai karya teman. JOYFUL

Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Mengidentifikasi kembali ciri-ciri gambar ekspresi.
  2. Mengenali pengertian teknik menggambar ekspresif.
  3. Mengamati berbagai penggunaan garis, bentuk, warna, tekstur, dan komposisi dalam gambar ekspresif.
  4. Mengenali berbagai media yang dapat digunakan untuk menggambar ekspresif.
  5. Mendemonstrasikan teknik dasar menggambar ekspresif.
  6. Memilih pengalaman atau perasaan sebagai sumber ide.
  7. Membuat karya gambar ekspresif dengan menerapkan langkah-langkah yang tepat.
  8. Mempresentasikan dan merefleksikan hasil karya.

Materi: Teknik Menggambar Ekspresif


Alokasi Waktu: 3 × 35 Menit

Pembelajaran dilaksanakan selama 105 menit dengan pembagian waktu sebagai berikut:

  • Pembukaan dan review: 15 menit
  • Video dan penjelasan materi: 25 menit
  • Demonstrasi dan praktik menggambar: 45 menit
  • Presentasi, asesmen formatif, dan refleksi: 20 menit

Model dan Metode Pembelajaran

Model Pembelajaran: Project Based Learning (PjBL) sederhana berbasis karya seni.

Model ini sesuai karena murid tidak hanya mempelajari konsep, tetapi juga menghasilkan sebuah karya gambar ekspresif.

Metode: observasi, tanya jawab, demonstrasi, diskusi, eksplorasi media, praktik berkarya, presentasi, dan refleksi.

Media dan Alat Peraga

  • Laptop atau komputer
  • LCD/proyektor atau televisi
  • Internet
  • Video pembelajaran
  • Contoh gambar ekspresif
  • Kertas gambar A4 atau A3
  • Pensil HB/2B
  • Penghapus
  • Rautan
  • Pensil warna
  • Krayon/pastel
  • Spidol
  • Cat air dan kuas
  • Palet
  • Air dan wadah
  • Contoh objek dari lingkungan sekitar
  • Foto atau gambar suasana sehari-hari
  • Kertas warna atau bahan bekas untuk eksplorasi media campuran

PEMBUKAAN: REVIEW MATERI SEBELUMNYA

Sebelum mempelajari teknik menggambar ekspresif, ingat kembali materi sebelumnya tentang ciri-ciri gambar ekspresi. Bacalah setiap pernyataan berikut dan tentukan apakah pernyataan tersebut Benar atau Salah.

1. Gambar ekspresi dapat digunakan untuk menyampaikan perasaan dan gagasan pembuatnya.
2. Gambar ekspresi harus selalu dibuat sama persis dengan objek aslinya.
3. Gambar ekspresi dapat menggunakan garis, bentuk, dan warna untuk memperkuat suasana.
4. Dalam menggambar ekspresi, pembuat gambar tidak boleh menggunakan imajinasi.
5. Setiap gambar ekspresi harus memiliki warna yang sama agar dianggap benar.

Jawaban review: 1. Benar, 2. Salah, 3. Benar, 4. Salah, 5. Salah.

INTI PEMBELAJARAN: VIDEO DAN PENJELASAN

Untuk memulai pembelajaran, simak video berikut. Perhatikan cara penggunaan garis, warna, komposisi, dan bagaimana gambar dapat menunjukkan ekspresi.

Setelah menonton video, guru dapat mengajak murid menjawab pertanyaan:

  1. Apa yang membuat gambar terlihat ekspresif?
  2. Garis apa yang digunakan untuk memperkuat gambar?
  3. Bagaimana warna membantu menunjukkan suasana?
  4. Perasaan apa yang dapat kalian tampilkan dalam gambar?

Gambar ekspresif adalah gambar yang digunakan untuk menyampaikan gagasan, pengalaman, suasana, emosi, atau perasaan pembuatnya. Dalam gambar ekspresif, murid tidak harus menggambar sesuatu persis seperti bentuk aslinya. Yang lebih penting adalah bagaimana gambar tersebut mampu menyampaikan suasana atau perasaan.

Contohnya, saat merasa sangat senang karena memenangkan lomba kelas, seseorang dapat menggunakan warna cerah, garis yang kuat, bentuk yang lebih bebas, serta susunan objek yang terasa hidup dan dinamis.

1. Teknik Garis

Garis dapat digunakan untuk menunjukkan karakter dan suasana. Garis tipis dapat memberi kesan lembut, sedangkan garis tebal dan kuat dapat memberi kesan tegas. Garis bergelombang dapat memberi kesan gerak, sedangkan garis patah-patah dapat memberi kesan tegang atau bersemangat.

Contoh karakter garisTipis → lembutTebal → kuat/tegasBergelombang → gerakPatah-patah → tegang

2. Teknik Bentuk

Bentuk dalam gambar ekspresif boleh dibuat secara sederhana maupun dilebih-lebihkan sesuai gagasan. Misalnya, saat menggambar seseorang yang sedang sangat bahagia, senyum dapat dibuat lebih lebar untuk menegaskan ekspresinya.

3. Teknik Warna

Warna dapat membantu memperkuat suasana. Warna cerah dapat digunakan untuk menggambarkan suasana bahagia, semangat, atau ceria. Warna yang lebih gelap dapat digunakan untuk menggambarkan suasana tenang, misterius, sedih, atau serius. Namun, pemilihan warna dalam gambar ekspresif tetap bebas selama sesuai dengan gagasan yang ingin disampaikan.

Contoh penggunaan warna untuk suasanaCeriaTenangSeriusImajinatif

4. Teknik Tekstur

Tekstur adalah kesan permukaan pada benda. Dalam menggambar ekspresif, tekstur dapat dibuat menggunakan goresan, titik, arsiran, sapuan warna, atau campuran media. Misalnya, tekstur kasar dapat digunakan ketika menggambar batu, kulit pohon, atau jalan berbatu.

5. Teknik Arsiran

Arsiran dilakukan dengan memberikan garis-garis secara teratur atau bebas untuk menciptakan kesan gelap dan terang. Arsiran dapat dibuat searah, silang, atau mengikuti bentuk objek.

6. Teknik Sapuan atau Blok Warna

Teknik ini dilakukan dengan memberikan warna pada bidang tertentu secara lebih tebal atau merata. Teknik blok cocok digunakan untuk menonjolkan suasana dan bagian utama gambar.

7. Komposisi

Komposisi adalah cara mengatur letak objek dalam gambar agar terlihat menarik dan sesuai dengan gagasan. Dalam gambar ekspresif, objek utama dapat dibuat lebih besar, lebih tebal, atau lebih mencolok agar perhatian penonton tertuju pada bagian tersebut.

Contoh Kehidupan Sehari-hari

Contoh 1: Hujan Sepulang Sekolah

Seorang murid pulang sekolah dan tiba-tiba turun hujan. Ia merasa senang karena dapat bermain hujan bersama teman. Untuk menggambarkan suasana tersebut, murid dapat menggunakan garis miring untuk menunjukkan hujan, warna biru untuk langit, serta bentuk tubuh yang sedang berlari atau melompat.

Contoh 2: Mendapat Nilai Bagus

Ketika mendapatkan nilai 100, murid merasa sangat bangga dan bahagia. Gambar dapat dibuat dengan warna cerah, tulisan besar, ekspresi wajah tersenyum, serta garis dan bentuk yang lebih dinamis.

Contoh 3: Bermain Bersama Keluarga

Murid dapat menggambarkan kegiatan bermain bersama keluarga di taman. Tidak semua bagian harus dibuat sangat detail. Yang penting adalah suasana kebersamaan dapat terlihat melalui posisi tokoh, warna, bentuk, dan komposisi.

Langkah-Langkah Menggambar Ekspresif

  1. Menentukan ide berdasarkan pengalaman, benda, peristiwa, atau perasaan.
  2. Menentukan suasana yang ingin ditampilkan, misalnya bahagia, tenang, berani, sedih, atau penuh semangat.
  3. Memilih media dan alat yang sesuai.
  4. Membuat sketsa sederhana untuk menentukan letak objek.
  5. Mengembangkan garis dan bentuk sesuai gagasan.
  6. Memberikan warna, arsiran, atau tekstur untuk memperkuat suasana.
  7. Menegaskan bagian utama agar pesan gambar mudah dipahami.
  8. Mengamati kembali karya dan melakukan perbaikan jika diperlukan.
  9. Memberikan judul dan menceritakan makna gambar.

Praktik Menggambar

Guru meminta murid memilih salah satu pengalaman yang dekat dengan kehidupan mereka, misalnya bermain bersama teman, mengikuti upacara sekolah, mendapatkan hadiah, liburan bersama keluarga, bermain sepak bola, hujan sepulang sekolah, membantu orang tua, atau belajar bersama teman.

Murid kemudian membuat gambar ekspresif dengan langkah berikut:

  1. Pilih satu pengalaman.
  2. Tentukan perasaan yang ingin ditunjukkan.
  3. Buat sketsa sederhana.
  4. Gunakan garis dan bentuk yang sesuai dengan suasana.
  5. Pilih warna yang mendukung suasana.
  6. Tambahkan tekstur atau arsiran.
  7. Tegaskan bagian utama gambar.
  8. Beri judul pada karya.
  9. Ceritakan makna karya kepada teman.

Pertanyaan Refleksi Saat Berkarya

  • Perasaan apa yang sedang saya gambarkan?
  • Mengapa saya memilih warna tersebut?
  • Bagian mana yang paling ingin saya tonjolkan?
  • Apakah gambar saya sudah menyampaikan gagasan yang saya inginkan?

PENUTUP: ASESMEN FORMATIF

A. Pilihan Ganda

1. [Mudah]
Teknik menggambar ekspresif digunakan terutama untuk ....

A. menyalin benda secara persis
B. menyampaikan gagasan dan perasaan melalui gambar
C. membuat gambar tanpa menggunakan warna
D. menggambar hanya menggunakan penggaris
2. [Mudah]
Garis yang dibuat tebal dan kuat dapat memberikan kesan ....

A. tegas
B. lembut
C. sepi
D. tidak terlihat
3. [Sedang]
Rani ingin menggambar suasana bermain bersama teman-temannya. Agar suasana terlihat hidup dan menyenangkan, tindakan yang paling tepat adalah ....

A. membuat semua objek berwarna hitam
B. menghilangkan semua objek manusia
C. menggunakan garis dan warna yang mendukung suasana gembira
D. membuat semua objek dengan ukuran yang sama
4. [Sedang]
Perhatikan langkah berikut:
  1. Memberikan warna dan tekstur.
  2. Menentukan ide.
  3. Membuat sketsa.
  4. Menentukan suasana yang ingin ditampilkan.
Urutan yang paling tepat adalah ....

A. 3 - 2 - 4 - 1
B. 2 - 3 - 4 - 1
C. 4 - 1 - 2 - 3
D. 2 - 4 - 3 - 1
5. [Sukar]
Bima menggambar suasana hujan dengan langit gelap, garis miring yang rapat, dan seorang anak berlari sambil membawa payung. Berdasarkan unsur gambar tersebut, teknik yang dilakukan Bima paling tepat menunjukkan bahwa ....

A. gambar ekspresif harus selalu menggunakan bentuk geometris
B. garis dan warna dapat dipilih untuk memperkuat suasana yang ingin disampaikan
C. gambar ekspresif tidak membutuhkan gagasan
D. semua gambar harus dibuat berdasarkan ukuran benda sebenarnya

B. Isian

6. [Mudah]
Gambar yang digunakan untuk menyampaikan gagasan, pengalaman, atau perasaan disebut gambar ....
7. [Sedang]
Cara mengatur letak objek dalam gambar agar terlihat harmonis disebut ....
8. [Sukar]
Garis, warna, tekstur, dan bentuk dapat digunakan untuk memperkuat .... dalam gambar ekspresif.

C. Esai

9. [Sedang]
Jelaskan tiga teknik yang dapat digunakan dalam menggambar ekspresif dan berikan contoh penggunaannya!
10. [Sukar]
Bayangkan kamu baru saja memenangkan lomba kelas. Jelaskan bagaimana kamu akan membuat gambar ekspresif untuk menunjukkan rasa senangmu. Sebutkan ide gambar, pilihan garis, warna, bentuk, dan komposisinya!

KUNCI JAWABAN

Pilihan Ganda:
1. B
2. A
3. C
4. D
5. B

Isian:
6. ekspresif/ekspresi
7. komposisi
8. suasana/ekspresi

Esai:
9. Jawaban dapat beragam. Contoh: teknik garis untuk menunjukkan gerak atau karakter, teknik warna untuk menunjukkan suasana, dan teknik arsiran untuk menunjukkan gelap-terang.

10. Jawaban dapat beragam. Contoh: menggambar diri sedang mengangkat piala, menggunakan warna cerah seperti kuning dan oranye, garis dinamis, ekspresi wajah tersenyum, serta meletakkan tokoh utama di bagian yang paling menonjol.

Kesimpulan

Menggambar ekspresif adalah kegiatan menuangkan gagasan, pengalaman, imajinasi, dan perasaan melalui karya visual. Dalam menggambar ekspresif, murid dapat menggunakan berbagai teknik seperti teknik garis, bentuk, warna, tekstur, arsiran, sapuan warna, dan pengaturan komposisi. Kebebasan berkreasi sangat penting, tetapi karya tetap perlu dibuat dengan langkah yang terencana agar gagasan dapat tersampaikan dengan baik.

Hal terpenting dalam menggambar ekspresif bukan sekadar apakah gambar terlihat “bagus”, tetapi apakah gambar tersebut mampu menyampaikan cerita, pengalaman, suasana, atau perasaan yang ingin diungkapkan oleh pembuatnya.

Kesimpulan Pengajaran

Kendala Pembelajaran

  • Beberapa murid masih takut menggambar karena merasa hasil gambarnya kurang bagus.
  • Murid memiliki kemampuan menggambar yang berbeda-beda.
  • Keterbatasan alat dan bahan dapat mengurangi kesempatan eksplorasi media.
  • Koneksi internet atau perangkat dapat mengalami kendala saat menampilkan video.
  • Sebagian murid masih kesulitan menghubungkan perasaan dengan bentuk visual.

Tindak Lanjut

  • Guru memberikan contoh sederhana dan tidak menekankan kesempurnaan bentuk.
  • Guru memberikan pilihan media sesuai alat yang tersedia.
  • Murid yang membutuhkan bantuan dapat diberikan contoh langkah menggambar secara bertahap.
  • Video dapat diganti dengan demonstrasi langsung guru apabila koneksi bermasalah.
  • Murid diajak menggunakan pengalaman sehari-hari sebagai sumber ide agar lebih mudah mengembangkan gambar.

Siswa yang Paham dan Belum Paham

______________________________________________

______________________________________________

______________________________________________

Catatan Guru: Karya gambar ekspresif setiap murid dapat berbeda. Penilaian lebih menekankan kemampuan menerapkan teknik, kesesuaian gagasan dengan karya, kreativitas, proses berkarya, dan kemampuan menjelaskan makna karya.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kamis, 20 Agustus 2026

  IDENTITAS 🌈 SELAMAT DATANG Pembelajaran Hari Ini 📚 Kelas 6  •  Kurikulum Merdeka 👩‍🏫 NAMA GURU Rizha Listiyani, S.Pd. 📅 HARI / TANGGA...