Senin, 31 Agustus 2026

Selasa, 1 September 2026 (IPAS)

 IDENTITAS

🌈 SELAMAT DATANG

Pembelajaran Hari Ini

📚 Kelas 6  •  Kurikulum Merdeka


👩‍🏫

NAMA GURU

Rizha Listiyani, S.Pd.

📅

HARI / TANGGAL

Selasa, 1 September 2026

🏫

FASE / KELAS

Fase C / Kelas 6

📖

MATA PELAJARAN

IPAS 

✏️

MATERI

Sistem Pernapasan 

🔢

PERTEMUAN KE

Minggu ke 5

🌟

Apersepsi & Salam Pembuka

Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak sholih/ah? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu. Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat subuh hari ini? Jangan lupa ya, anak-anak, shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim.

Allah sudah sangat baik kepada kita dengan segala kebesaran-Nya:

🌍
Al-Khaliq
Maha Pencipta
🤲
Al-Malik
Maha Memelihara
🌾
Ar-Razzaq
Maha Pemberi Rezeki

Sistem Pernapasan Manusia

Mata Pelajaran IPAS • Kelas 6 • Fase C

📋 Identitas Pembelajaran

Capaian Pembelajaran (CP)

Pada akhir Fase C, peserta didik memahami bagaimana tubuh manusia bekerja sebagai satu sistem yang saling berhubungan. Peserta didik mampu mengidentifikasi organ-organ tubuh manusia beserta fungsinya, menjelaskan proses yang terjadi di dalamnya, serta mengaitkan pemahaman tersebut dengan cara menjaga kesehatan diri dalam kehidupan sehari-hari. Peserta didik juga mulai terbiasa melakukan pengamatan sederhana, mengajukan pertanyaan, dan mengomunikasikan hasil pemikirannya secara lisan maupun tulisan.

Tujuan Pembelajaran (TP)

Murid dapat mengidentifikasi organ-organ pernapasan dan menjelaskan proses yang terjadi dalam sistem pernapasan manusia.

KegiatanRincian PelaksanaanKategori
Kuis lisan reviewMengulang materi sistem pencernaan melalui kuis benar/salah secara interaktif sebelum masuk ke materi baru.Mindful
Menonton video pembelajaranMurid menyimak video animasi tentang perjalanan udara dalam sistem pernapasan sebagai pembuka materi.Joyful
Penjelasan & diskusi terpanduGuru menjelaskan organ dan fungsi pernapasan dengan bantuan gambar, dikaitkan dengan pengalaman sehari-hari murid (napas saat berlari, tersedak, hidung tersumbat, dll).Meaningful
Praktik sederhana meraba dada saat bernapasMurid meletakkan tangan di dada dan merasakan naik-turunnya saat bernapas untuk mengaitkan konsep dengan tubuhnya sendiri.Mindful Joyful
Tanya jawab reflektifMurid diajak menghubungkan materi dengan kebiasaan menjaga kesehatan pernapasan, misalnya bahaya asap rokok atau polusi.Meaningful
Asesmen formatifMengerjakan soal pilihan ganda, isian, dan esai untuk mengukur pemahaman.Mindful

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Murid mengingat kembali materi sistem pencernaan melalui kuis singkat.
  2. Murid mengamati video tentang sistem pernapasan manusia.
  3. Murid mengidentifikasi nama-nama organ pernapasan secara berurutan (hidung, tenggorokan, bronkus, paru-paru).
  4. Murid menjelaskan fungsi masing-masing organ dan proses pertukaran oksigen-karbon dioksida.
  5. Murid mengaitkan proses pernapasan dengan contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari.
  6. Murid mengerjakan soal asesmen formatif untuk mengukur pemahaman.
MateriSistem Pernapasan Manusia
Alokasi Waktu3 x 35 menit
Model PembelajaranDiscovery Learning
Metode PembelajaranCeramah interaktif, tanya jawab, pengamatan video, demonstrasi sederhana
Media & Alat PeragaVideo pembelajaran (YouTube), gambar/diagram organ pernapasan, torso/alat peraga sistem pernapasan (jika tersedia), papan tulis, proyektor/LCD, lembar kerja siswa (LKS), balon (untuk simulasi kerja paru-paru jika waktu memungkinkan).

🔄 Pembukaan: Review Materi Sebelumnya

Sebelum masuk ke materi baru, yuk kita ingat kembali materi Sistem Pencernaan Manusia! Jawab Benar (B) atau Salah (S) pada pertanyaan berikut ini.

1. Proses pencernaan makanan dimulai sejak makanan berada di dalam mulut. ( B / S )
2. Enzim ptialin dalam air liur berfungsi mengubah lemak menjadi asam lemak. ( B / S )
3. Usus halus adalah organ utama tempat penyerapan sari-sari makanan. ( B / S )
4. Cairan empedu dihasilkan oleh lambung. ( B / S )
5. Usus besar berfungsi menyerap air dan mengubah sisa makanan menjadi feses. ( B / S )
Kunci Jawaban Review:
1. Benar  |  2. Salah (ptialin mengubah karbohidrat/zat tepung)  |  3. Benar  |  4. Salah (dihasilkan oleh hati)  |  5. Benar

🫁 Inti Pembelajaran: Video dan Penjelasan

Sebelum belajar lebih jauh, yuk simak video berikut tentang bagaimana cara manusia bernapas!

Video: "Sistem Pernapasan Manusia" - Gimana Sih Cara Manusia Bernapas? (SayaBisa)

Mengenal Organ-Organ Pernapasan

Coba kalian tarik napas dalam-dalam sekarang... Rasakan udara masuk melalui hidung, lalu turun ke dada. Nah, perjalanan udara itu melewati beberapa organ berikut ini.

HidungTenggorokan (trakea)BronkusParu-ParuParu-ParuDiagram sederhana sistem pernapasan manusia

HidungTenggorokan (trakea)BronkusParu-ParuParu-ParuDiagram sederhana sistem pernapasan manusia

Gambar 1. Diagram sederhana organ-organ pernapasan manusia

OrganFungsiContoh dalam Kehidupan Sehari-hari
HidungTempat masuknya udara pertama kali. Di dalam hidung ada rambut halus dan lendir yang menyaring debu dan kuman, serta menghangatkan udara.Saat berada di jalan berdebu, hidung menyaring debu sehingga tidak langsung masuk ke paru-paru. Itu sebabnya kadang kita bersin!
Tenggorokan (Trakea)Saluran yang menghubungkan hidung dengan paru-paru, dilapisi bulu getar yang membantu mendorong kotoran keluar.Saat tersedak air atau makanan, tubuh langsung batuk karena trakea "menolak" benda selain udara.
BronkusCabang dari trakea yang menyalurkan udara ke paru-paru kanan dan kiri.Bronkus seperti cabang jalan yang membagi udara ke dua paru-paru, mirip cabang ranting pohon.
Paru-Paru (Alveolus)Tempat terjadinya pertukaran gas: oksigen (O2) diserap ke darah, dan karbon dioksida (CO2) dikeluarkan dari tubuh.Saat kita berlari, napas menjadi lebih cepat karena tubuh butuh lebih banyak oksigen untuk menghasilkan energi.

Bagaimana Proses Bernapas Terjadi?

1. Menarik napas (inspirasi): Udara masuk melalui hidung → tenggorokan → bronkus → paru-paru. Di dalam paru-paru, oksigen diserap oleh darah.

2. Mengembuskan napas (ekspirasi): Karbon dioksida dari darah dikeluarkan melalui paru-paru → bronkus → tenggorokan → hidung.

Proses ini terjadi terus-menerus, bahkan saat kita tidur! Rata-rata, seorang anak bernapas sekitar 18-20 kali per menit saat istirahat, dan lebih cepat lagi saat berolahraga.

Kenapa Kita Perlu Menjaga Sistem Pernapasan?

Udara yang kita hirup harus bersih. Menghindari asap rokok, asap kendaraan, dan debu berlebih dapat menjaga paru-paru tetap sehat. Olahraga teratur juga membantu paru-paru bekerja lebih kuat, sehingga kita tidak mudah kehabisan napas saat bermain atau berolahraga.


📝 Penutup: Asesmen Formatif

A. Pilihan Ganda

1. Organ pertama yang dilalui udara saat kita bernapas adalah ....
A. Paru-paru   B. Hidung   C. Bronkus   D. Tenggorokan
2. Fungsi rambut halus dan lendir di dalam hidung adalah ....
A. Menghangatkan makanan   B. Menghasilkan suara   C. Menyaring debu dan kuman   D. Menyimpan udara
3. Gas yang diserap oleh darah di dalam paru-paru adalah ....
A. Karbon dioksida   B. Nitrogen   C. Uap air   D. Oksigen
4. Saluran yang membagi udara menuju paru-paru kanan dan kiri disebut ....
A. Bronkus   B. Trakea   C. Alveolus   D. Rongga hidung
5. Berikut ini yang bukan merupakan cara menjaga kesehatan sistem pernapasan adalah ....
A. Berolahraga teratur   B. Menghindari asap rokok   C. Bermain di tempat berdebu tanpa masker   D. Menjaga udara di rumah tetap bersih

B. Isian Singkat

6. Proses menarik napas disebut juga dengan istilah ....
7. Tempat terjadinya pertukaran oksigen dan karbon dioksida di paru-paru disebut ....
8. Rata-rata anak-anak bernapas sekitar .... kali per menit saat sedang beristirahat.

C. Esai

9. Jelaskan urutan perjalanan udara mulai dari hidung hingga sampai ke paru-paru!
10. Mengapa saat kita berlari, napas kita menjadi lebih cepat dibandingkan saat duduk diam? Jelaskan menurut pemahamanmu!
Kunci Jawaban

Pilihan Ganda: 1. B   2. C   3. D   4. A   5. C

Isian Singkat:
6. Inspirasi
7. Alveolus
8. 18-20 kali per menit

Esai (kunci alternatif jawaban):
9. Udara masuk melalui hidung → melewati tenggorokan (trakea) → menuju bronkus → kemudian sampai ke paru-paru, tempat oksigen diserap oleh darah.
10. Karena saat berlari, tubuh membutuhkan lebih banyak energi, sehingga membutuhkan lebih banyak oksigen. Untuk memenuhi kebutuhan itu, tubuh mempercepat proses pernapasan agar oksigen yang masuk ke tubuh lebih banyak.

✅ Kesimpulan Pembelajaran

Melalui pembelajaran hari ini, murid diajak mengenal organ-organ pernapasan manusia (hidung, tenggorokan, bronkus, dan paru-paru) beserta fungsinya, memahami proses menarik dan mengembuskan napas, serta mengaitkan materi dengan pengalaman nyata sehari-hari seperti berlari, tersedak, atau menghirup udara berdebu. Dengan begitu, murid tidak hanya menghafal istilah, tetapi juga memahami pentingnya menjaga kesehatan sistem pernapasan dalam kehidupan sehari-hari.

🔍 Refleksi Pengajaran

Kendala Pembelajaran (yang mungkin terjadi):
  • Keterbatasan alat peraga fisik (torso/model organ) di sekolah.
  • Koneksi internet yang kurang stabil saat menampilkan video pembelajaran.
  • Sebagian murid masih tertukar antara istilah organ pencernaan dan pernapasan karena materinya berdekatan.
Tindak Lanjut:
  • Menyiapkan video pembelajaran dalam bentuk unduhan (offline) sebagai cadangan jika internet bermasalah.
  • Menggunakan gambar cetak atau poster sebagai pengganti alat peraga fisik.
  • Memberikan latihan tambahan berupa permainan tebak-organ untuk memperkuat pemahaman murid yang masih tertukar.

Siswa yang sudah paham

Seluruh peserta didik mengikuti pembelajaran dengan baik. Dengan demikian terdapat 27 peserta didik yang memahami materi hari ini dengan baik dan dapat menyelesaikan post test dengan nilai baik


Selasa, 1 September 2026 (B. Indonesia)

 


PEMBELAJARAN HARIAN KELAS VI

Belajar dengan Penuh Kesadaran 💡 • Bermakna ❤️ • Menyenangkan 🎉

🪪 IDENTITAS PEMBELAJARAN

👩‍🏫 Nama Guru: Rizha Listiyanj, S.Pd.
📅 Hari / Tanggal: Selasa/ 1 September  2026
🎓 Fase / Kelas: Fase C / Kelas VI
📖 Mata Pelajaran: Bahasa Indonesia
📚 MateriTeks Sastra

🔢 Pertemuan Ke: 1

🌟 APERSEPSI AWAL: MENGINGAT KEBESARAN ALLAH SWT.

Bismillahirrahmanirrahim.
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷

Apa kabar anak-anak shalih dan shalihah? 😊 Semoga hari ini kita semua diberikan kesehatan, kebahagiaan, dan semangat untuk belajar. Jangan lupa bersyukur kepada Allah SWT. atas kesempatan yang diberikan kepada kita.

Hari ini kita kembali mengingat tiga kebesaran Allah SWT. Allah adalah Al-Khaliq, yaitu Allah Maha Menciptakan. Allah menciptakan manusia dengan kemampuan berpikir, berbahasa, berimajinasi, dan memahami cerita. Karena itulah kita dapat menikmati berbagai cerita yang penuh pesan dan pelajaran.

Allah juga Al-Malik, yaitu Allah Maha Memelihara. Allah mengajarkan manusia untuk menjaga kehidupan agar tetap baik, damai, dan teratur. Salah satu cara menjaganya adalah dengan menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Allah adalah Ar-Razzaq, yaitu Allah Maha Memberi Rezeki. Rezeki bukan hanya berupa makanan atau harta. Ilmu, teman yang baik, keluarga, kesempatan belajar, dan kemampuan memahami sesuatu juga merupakan nikmat dari Allah.

💭 Pertanyaan Pemantik:
Jika Allah memberi manusia kemampuan untuk berpikir dan memilih, bagaimana seharusnya kita menggunakan kemampuan tersebut agar membawa kebaikan bagi diri sendiri dan orang lain?
🦋 Hubungkan dengan pelajaran hari ini:
Melalui teks sastra, kita belajar memahami perasaan dan pesan kehidupan. Melalui nilai Pancasila, kita belajar memilih tindakan yang baik. Jadi, hari ini kita tidak hanya belajar memahami cerita, tetapi juga belajar menjadi manusia yang mampu mengambil nilai baik dari setiap peristiwa.

📖 MATA PELAJARAN 1 — BAHASA INDONESIA

🦋 TEKS SASTRA: “KUPU-KUPU MIRA”

🎯 Capaian Pembelajaran

Pada akhir Fase C, murid mampu menganalisis informasi dan isi teks sastra yang disimak atau dipirsa, memahami makna tersurat maupun tersirat, serta mengapresiasi teks sastra dengan memberikan tanggapan berdasarkan isi cerita.

🏆 Tujuan Pembelajaran

  • Murid mampu menyimak teks sastra bergambar “Kupu-Kupu Mira” dengan penuh perhatian.
  • Murid mampu menjawab pertanyaan inferensial berdasarkan informasi dalam cerita.
  • Murid mampu menentukan tokoh, peristiwa, dan pesan yang terdapat dalam teks.
  • Murid mampu menghubungkan isi cerita dengan pengalaman kehidupan sehari-hari.
  • Murid mampu menyampaikan pendapat secara santun dan percaya diri.

🛤️ Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Murid mengamati gambar dan memprediksi isi cerita.
  2. Murid menyimak cerita yang dibacakan atau ditayangkan.
  3. Murid menemukan informasi penting dalam cerita.
  4. Murid menjawab pertanyaan inferensial menggunakan bukti dari cerita.
  5. Murid menentukan pesan dan menghubungkannya dengan kehidupan sehari-hari.
  6. Murid menyampaikan hasil pemahamannya kepada teman.

📚 Materi

  • Pengertian teks sastra.
  • Unsur sederhana dalam cerita: tokoh, peristiwa, masalah, dan pesan.
  • Informasi tersurat dan tersirat.
  • Pertanyaan inferensial.
  • Menghubungkan isi cerita dengan kehidupan sehari-hari.

⏰ Alokasi Waktu

2 × 35 menit

🧩 Model dan Metode Pembelajaran

Model: Discovery Learning.
Metode: menyimak, tanya jawab, diskusi, Think-Pair-Share, membaca terpandu, dan presentasi.

🖥️ Media dan Alat Peraga

  • Buku SIBI Revisi 2025.
  • Teks sastra bergambar “Kupu-Kupu Mira”.
  • Video pembelajaran.
  • LCD / proyektor / televisi kelas.
  • Flash card tokoh dan peristiwa.
  • LKPD.
  • Kertas kecil atau sticky notes.
  • Papan tulis dan spidol.

🔄 REVIEW MATERI SEBELUMNYA

Pilih BENAR atau SALAH! ✍️

1. Teks sastra dapat digunakan untuk menyampaikan cerita, pengalaman, imajinasi, dan pesan.
Jawaban: Benar / Salah
2. Tokoh adalah tempat terjadinya suatu peristiwa dalam cerita.
Jawaban: Benar / Salah
3. Pesan dalam cerita dapat menjadi pelajaran bagi pembaca.
Jawaban: Benar / Salah
4. Kita boleh menyimpulkan isi cerita tanpa membaca atau menyimak cerita terlebih dahulu.
Jawaban: Benar / Salah
5. Gambar dalam teks sastra dapat membantu pembaca memahami cerita.
Jawaban: Benar / Salah
🔑 Kunci Jawaban:
1. Benar   |   2. Salah   |   3. Benar   |   4. Salah   |   5. Benar

🎬 VIDEO DAN PENJELASAN MATERI

Sebelum mempelajari cerita, mari kita memahami terlebih dahulu bagaimana cara menemukan unsur penting dan pesan dalam sebuah teks sastra.

💡 Jika video tidak langsung tampil pada perangkat, gunakan pencarian YouTube: “Teks Sastra Kelas 6 SD”.

📌 Apa Itu Teks Sastra?

Teks sastra adalah teks yang menggunakan bahasa untuk menyampaikan cerita, pengalaman, perasaan, atau imajinasi. Contohnya adalah cerita pendek, dongeng, puisi, dan drama.

Saat membaca cerita, kita tidak hanya mencari apa yang terjadi. Kita juga dapat berpikir lebih dalam: Mengapa tokoh melakukan sesuatu? Apa yang mungkin dirasakan tokoh? Apa pelajaran yang dapat kita ambil?

🔎 Apa Itu Pertanyaan Inferensial?

Pertanyaan inferensial adalah pertanyaan yang jawabannya tidak selalu tertulis secara langsung. Kita perlu menggabungkan petunjuk dalam cerita dengan kemampuan berpikir kita.

Contoh:
Dalam cerita tertulis: “Mira menundukkan kepala dan berjalan pelan setelah temannya pergi.”

Pertanyaan: Bagaimana kemungkinan perasaan Mira?
Jawaban: Mira mungkin merasa sedih atau kecewa. Jawaban tersebut diperoleh dari petunjuk tindakan Mira.

🏠 Hubungan dengan Kehidupan Sehari-hari

Ketika seorang teman terlihat diam dan tidak seperti biasanya, kita dapat belajar memperhatikan tanda-tanda dan bertanya dengan baik, “Apakah kamu baik-baik saja?” Kemampuan memahami perasaan orang lain seperti ini juga dapat dilatih melalui teks sastra.

🌈 AKTIVITAS MINDFUL – MEANINGFUL – JOYFUL

🧘 MINDFUL — “Aku Menyimak dengan Fokus”
Murid duduk tenang selama satu menit, memperhatikan gambar kupu-kupu dan menceritakan hal yang pertama kali mereka pikirkan. Setelah itu, murid menyimak cerita tanpa mengobrol.
💡 MEANINGFUL — “Pesan untuk Kehidupanku”
Setelah membaca cerita, murid menuliskan satu pesan yang paling bermakna dan menuliskan satu contoh penerapannya di rumah atau sekolah.
🎉 JOYFUL — “Detektif Cerita”
Murid bekerja dalam kelompok kecil. Setiap kelompok mendapatkan kartu berisi petunjuk cerita dan harus menemukan tokoh, peristiwa, perasaan tokoh, serta pesan cerita. Kelompok tercepat mendapat gelar Detektif Sastra Hebat! 🕵️

📝 ASESMEN FORMATIF — BAHASA INDONESIA

🟢 A. Pilihan Ganda

1. Pertanyaan inferensial membutuhkan kemampuan untuk …
A. menyalin seluruh cerita
B. menggabungkan petunjuk dan membuat kesimpulan
C. menghafal semua kata
D. membaca judul saja
2. Perhatikan kalimat berikut!
“Doni tersenyum lebar ketika namanya dipanggil sebagai pemenang.”
Perasaan Doni kemungkinan adalah …
A. takut
B. marah
C. senang
D. kecewa
3. Pesan yang dapat diambil dari sebuah cerita disebut …
A. amanat
B. latar
C. tokoh
D. judul
4. Jika jawaban sebuah pertanyaan tidak tertulis langsung dalam cerita, cara terbaik adalah …
A. tidak menjawab
B. menebak tanpa alasan
C. melihat judul saja
D. menggunakan petunjuk cerita untuk menyimpulkan
5. Seorang tokoh selalu membantu temannya walaupun sedang sibuk. Amanat yang paling sesuai adalah …
A. kita harus selalu bermain
B. kita perlu peduli dan suka menolong
C. kita tidak boleh mempunyai teman
D. kita harus menghindari semua pekerjaan

🟡 B. Isian

6. Tokoh dalam cerita adalah ______________________________.
7. Informasi yang harus disimpulkan dari petunjuk cerita disebut informasi ______________________________.
8. Pesan atau pelajaran yang dapat diambil dari cerita disebut ______________________________.

🔴 C. Esai

9. Mengapa kita perlu memperhatikan tindakan dan perasaan tokoh ketika menjawab pertanyaan tentang isi cerita?
10. Tuliskan sebuah contoh peristiwa sederhana di sekolah. Kemudian buatlah satu pertanyaan inferensial beserta jawabannya!

🔑 KUNCI JAWABAN BAHASA INDONESIA

Pilihan Ganda:
1. B   |   2. C   |   3. A   |   4. D   |   5. B

Isian:
6. Pelaku dalam cerita
7. Tersirat
8. Amanat / pesan

Esai:
9. Karena tindakan dan perkataan tokoh dapat menjadi petunjuk untuk memahami perasaan, alasan, dan makna tersirat dalam cerita.

10. Jawaban bervariasi. Penilaian memperhatikan kesesuaian antara peristiwa, pertanyaan inferensial, dan jawaban.

✨ KESIMPULAN BAHASA INDONESIA

Teks sastra tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga mengajak kita berpikir, merasakan, dan mengambil pelajaran. Dengan memahami tokoh, peristiwa, informasi tersurat dan tersirat, kita dapat menjawab pertanyaan inferensial dengan lebih baik. 📖🦋

💖 REFLEKSI EMOSIKU

Bagaimana perasaanmu setelah belajar Bahasa Indonesia hari ini?

🤩Sangat Senang
😊Senang
🙂Cukup Paham
🤔Masih Bingung
😟Butuh Bantuan

👩‍🏫 REFLEKSI PEMBELAJARAN GURU — BAHASA INDONESIA

⚠️ Kendala Pembelajaran

  • Beberapa murid masih kesulitan membedakan informasi tersurat dan tersirat.
  • Beberapa murid belum berani menyampaikan pendapat.
  • Konsentrasi murid saat menyimak cerita belum merata.

➡️ Tindak Lanjut

  • Memberikan contoh cerita yang lebih sederhana dan dekat dengan kehidupan murid.
  • Menggunakan gambar sebagai petunjuk untuk membantu pemahaman.
  • Memberikan kesempatan diskusi berpasangan sebelum presentasi.


Refleksi : Seluruh peserta didik mengikuti pembelajaran dengan baik. Dengan demikian terdapat 27 peserta didik yang memahami materi hari ini dengan baik dan dapat menyelesaikan post test dengan nilai baik

Senin, 31 Agustus 2026

 

PEMBELAJARAN HARIAN KELAS VI

Belajar dengan Penuh Kesadaran 💡 • Bermakna ❤️ • Menyenangkan 🎉

🪪 IDENTITAS PEMBELAJARAN

👩‍🏫 Nama Guru: Rizha Listiyanj, S.Pd.
📅 Hari / Tanggal: Senin/ 31 Agustus 2026
🎓 Fase / Kelas: Fase C / Kelas VI
📖 Mata Pelajaran: Bahasa Indonesia
📚 Materi: Teks Sastra

🔢 Pertemuan Ke: 1

🌟 APERSEPSI AWAL: MENGINGAT KEBESARAN ALLAH SWT.

Bismillahirrahmanirrahim.
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷

Apa kabar anak-anak shalih dan shalihah? 😊 Semoga hari ini kita semua diberikan kesehatan, kebahagiaan, dan semangat untuk belajar. Jangan lupa bersyukur kepada Allah SWT. atas kesempatan yang diberikan kepada kita.

Hari ini kita kembali mengingat tiga kebesaran Allah SWT. Allah adalah Al-Khaliq, yaitu Allah Maha Menciptakan. Allah menciptakan manusia dengan kemampuan berpikir, berbahasa, berimajinasi, dan memahami cerita. Karena itulah kita dapat menikmati berbagai cerita yang penuh pesan dan pelajaran.

Allah juga Al-Malik, yaitu Allah Maha Memelihara. Allah mengajarkan manusia untuk menjaga kehidupan agar tetap baik, damai, dan teratur. Salah satu cara menjaganya adalah dengan menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Allah adalah Ar-Razzaq, yaitu Allah Maha Memberi Rezeki. Rezeki bukan hanya berupa makanan atau harta. Ilmu, teman yang baik, keluarga, kesempatan belajar, dan kemampuan memahami sesuatu juga merupakan nikmat dari Allah.

💭 Pertanyaan Pemantik:
Jika Allah memberi manusia kemampuan untuk berpikir dan memilih, bagaimana seharusnya kita menggunakan kemampuan tersebut agar membawa kebaikan bagi diri sendiri dan orang lain?
🦋 Hubungkan dengan pelajaran hari ini:
Melalui teks sastra, kita belajar memahami perasaan dan pesan kehidupan. Melalui nilai Pancasila, kita belajar memilih tindakan yang baik. Jadi, hari ini kita tidak hanya belajar memahami cerita, tetapi juga belajar menjadi manusia yang mampu mengambil nilai baik dari setiap peristiwa.

📖 MATA PELAJARAN 1 — BAHASA INDONESIA

🦋 TEKS SASTRA: “KUPU-KUPU MIRA”

🎯 Capaian Pembelajaran

Pada akhir Fase C, murid mampu menganalisis informasi dan isi teks sastra yang disimak atau dipirsa, memahami makna tersurat maupun tersirat, serta mengapresiasi teks sastra dengan memberikan tanggapan berdasarkan isi cerita.

🏆 Tujuan Pembelajaran

  • Murid mampu menyimak teks sastra bergambar “Kupu-Kupu Mira” dengan penuh perhatian.
  • Murid mampu menjawab pertanyaan inferensial berdasarkan informasi dalam cerita.
  • Murid mampu menentukan tokoh, peristiwa, dan pesan yang terdapat dalam teks.
  • Murid mampu menghubungkan isi cerita dengan pengalaman kehidupan sehari-hari.
  • Murid mampu menyampaikan pendapat secara santun dan percaya diri.

🛤️ Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Murid mengamati gambar dan memprediksi isi cerita.
  2. Murid menyimak cerita yang dibacakan atau ditayangkan.
  3. Murid menemukan informasi penting dalam cerita.
  4. Murid menjawab pertanyaan inferensial menggunakan bukti dari cerita.
  5. Murid menentukan pesan dan menghubungkannya dengan kehidupan sehari-hari.
  6. Murid menyampaikan hasil pemahamannya kepada teman.

📚 Materi

  • Pengertian teks sastra.
  • Unsur sederhana dalam cerita: tokoh, peristiwa, masalah, dan pesan.
  • Informasi tersurat dan tersirat.
  • Pertanyaan inferensial.
  • Menghubungkan isi cerita dengan kehidupan sehari-hari.

⏰ Alokasi Waktu

2 × 35 menit

🧩 Model dan Metode Pembelajaran

Model: Discovery Learning.
Metode: menyimak, tanya jawab, diskusi, Think-Pair-Share, membaca terpandu, dan presentasi.

🖥️ Media dan Alat Peraga

  • Buku SIBI Revisi 2025.
  • Teks sastra bergambar “Kupu-Kupu Mira”.
  • Video pembelajaran.
  • LCD / proyektor / televisi kelas.
  • Flash card tokoh dan peristiwa.
  • LKPD.
  • Kertas kecil atau sticky notes.
  • Papan tulis dan spidol.

🔄 REVIEW MATERI SEBELUMNYA

Pilih BENAR atau SALAH! ✍️

1. Teks sastra dapat digunakan untuk menyampaikan cerita, pengalaman, imajinasi, dan pesan.
Jawaban: Benar / Salah
2. Tokoh adalah tempat terjadinya suatu peristiwa dalam cerita.
Jawaban: Benar / Salah
3. Pesan dalam cerita dapat menjadi pelajaran bagi pembaca.
Jawaban: Benar / Salah
4. Kita boleh menyimpulkan isi cerita tanpa membaca atau menyimak cerita terlebih dahulu.
Jawaban: Benar / Salah
5. Gambar dalam teks sastra dapat membantu pembaca memahami cerita.
Jawaban: Benar / Salah
🔑 Kunci Jawaban:
1. Benar   |   2. Salah   |   3. Benar   |   4. Salah   |   5. Benar

🎬 VIDEO DAN PENJELASAN MATERI

Sebelum mempelajari cerita, mari kita memahami terlebih dahulu bagaimana cara menemukan unsur penting dan pesan dalam sebuah teks sastra.

💡 Jika video tidak langsung tampil pada perangkat, gunakan pencarian YouTube: “Teks Sastra Kelas 6 SD”.

📌 Apa Itu Teks Sastra?

Teks sastra adalah teks yang menggunakan bahasa untuk menyampaikan cerita, pengalaman, perasaan, atau imajinasi. Contohnya adalah cerita pendek, dongeng, puisi, dan drama.

Saat membaca cerita, kita tidak hanya mencari apa yang terjadi. Kita juga dapat berpikir lebih dalam: Mengapa tokoh melakukan sesuatu? Apa yang mungkin dirasakan tokoh? Apa pelajaran yang dapat kita ambil?

🔎 Apa Itu Pertanyaan Inferensial?

Pertanyaan inferensial adalah pertanyaan yang jawabannya tidak selalu tertulis secara langsung. Kita perlu menggabungkan petunjuk dalam cerita dengan kemampuan berpikir kita.

Contoh:
Dalam cerita tertulis: “Mira menundukkan kepala dan berjalan pelan setelah temannya pergi.”

Pertanyaan: Bagaimana kemungkinan perasaan Mira?
Jawaban: Mira mungkin merasa sedih atau kecewa. Jawaban tersebut diperoleh dari petunjuk tindakan Mira.

🏠 Hubungan dengan Kehidupan Sehari-hari

Ketika seorang teman terlihat diam dan tidak seperti biasanya, kita dapat belajar memperhatikan tanda-tanda dan bertanya dengan baik, “Apakah kamu baik-baik saja?” Kemampuan memahami perasaan orang lain seperti ini juga dapat dilatih melalui teks sastra.

🌈 AKTIVITAS MINDFUL – MEANINGFUL – JOYFUL

🧘 MINDFUL — “Aku Menyimak dengan Fokus”
Murid duduk tenang selama satu menit, memperhatikan gambar kupu-kupu dan menceritakan hal yang pertama kali mereka pikirkan. Setelah itu, murid menyimak cerita tanpa mengobrol.
💡 MEANINGFUL — “Pesan untuk Kehidupanku”
Setelah membaca cerita, murid menuliskan satu pesan yang paling bermakna dan menuliskan satu contoh penerapannya di rumah atau sekolah.
🎉 JOYFUL — “Detektif Cerita”
Murid bekerja dalam kelompok kecil. Setiap kelompok mendapatkan kartu berisi petunjuk cerita dan harus menemukan tokoh, peristiwa, perasaan tokoh, serta pesan cerita. Kelompok tercepat mendapat gelar Detektif Sastra Hebat! 🕵️

📝 ASESMEN FORMATIF — BAHASA INDONESIA

🟢 A. Pilihan Ganda

1. Pertanyaan inferensial membutuhkan kemampuan untuk …
A. menyalin seluruh cerita
B. menggabungkan petunjuk dan membuat kesimpulan
C. menghafal semua kata
D. membaca judul saja
2. Perhatikan kalimat berikut!
“Doni tersenyum lebar ketika namanya dipanggil sebagai pemenang.”
Perasaan Doni kemungkinan adalah …
A. takut
B. marah
C. senang
D. kecewa
3. Pesan yang dapat diambil dari sebuah cerita disebut …
A. amanat
B. latar
C. tokoh
D. judul
4. Jika jawaban sebuah pertanyaan tidak tertulis langsung dalam cerita, cara terbaik adalah …
A. tidak menjawab
B. menebak tanpa alasan
C. melihat judul saja
D. menggunakan petunjuk cerita untuk menyimpulkan
5. Seorang tokoh selalu membantu temannya walaupun sedang sibuk. Amanat yang paling sesuai adalah …
A. kita harus selalu bermain
B. kita perlu peduli dan suka menolong
C. kita tidak boleh mempunyai teman
D. kita harus menghindari semua pekerjaan

🟡 B. Isian

6. Tokoh dalam cerita adalah ______________________________.
7. Informasi yang harus disimpulkan dari petunjuk cerita disebut informasi ______________________________.
8. Pesan atau pelajaran yang dapat diambil dari cerita disebut ______________________________.

🔴 C. Esai

9. Mengapa kita perlu memperhatikan tindakan dan perasaan tokoh ketika menjawab pertanyaan tentang isi cerita?
10. Tuliskan sebuah contoh peristiwa sederhana di sekolah. Kemudian buatlah satu pertanyaan inferensial beserta jawabannya!

🔑 KUNCI JAWABAN BAHASA INDONESIA

Pilihan Ganda:
1. B   |   2. C   |   3. A   |   4. D   |   5. B

Isian:
6. Pelaku dalam cerita
7. Tersirat
8. Amanat / pesan

Esai:
9. Karena tindakan dan perkataan tokoh dapat menjadi petunjuk untuk memahami perasaan, alasan, dan makna tersirat dalam cerita.

10. Jawaban bervariasi. Penilaian memperhatikan kesesuaian antara peristiwa, pertanyaan inferensial, dan jawaban.

✨ KESIMPULAN BAHASA INDONESIA

Teks sastra tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga mengajak kita berpikir, merasakan, dan mengambil pelajaran. Dengan memahami tokoh, peristiwa, informasi tersurat dan tersirat, kita dapat menjawab pertanyaan inferensial dengan lebih baik. 📖🦋

💖 REFLEKSI EMOSIKU

Bagaimana perasaanmu setelah belajar Bahasa Indonesia hari ini?

🤩Sangat Senang
😊Senang
🙂Cukup Paham
🤔Masih Bingung
😟Butuh Bantuan

👩‍🏫 REFLEKSI PEMBELAJARAN GURU — BAHASA INDONESIA

⚠️ Kendala Pembelajaran

  • Beberapa murid masih kesulitan membedakan informasi tersurat dan tersirat.
  • Beberapa murid belum berani menyampaikan pendapat.
  • Konsentrasi murid saat menyimak cerita belum merata.

➡️ Tindak Lanjut

  • Memberikan contoh cerita yang lebih sederhana dan dekat dengan kehidupan murid.
  • Menggunakan gambar sebagai petunjuk untuk membantu pemahaman.
  • Memberikan kesempatan diskusi berpasangan sebelum presentasi.

📊 Siswa yang Paham dan Belum Paham

Siswa yang sudah paham: Terdapat 23 peserta didik yang dapat menyelesaikan post test dengan mandiri dan mendapat nilai baik 

Siswa yang belum paham: Terdapat 4 peserta didik yang dalam bimbingan untuk mengerjakan post test.

Jumat, 18 September 2026

   🌈 SELAMAT DATANG Pembelajaran Hari Ini 📚 Kelas 6  •  Kurikulum Merdeka 👩‍🏫 IDENTITAS NAMA GURU Rizha Listiyani, S.Pd. 📅 HARI / TANGG...