Senin, 26 Oktober 2026

TES IT RIZHA LISTIYANI 2026


 ⭐📚🎒✏️🌈

Ayo Belajar Hari Ini!

Pembelajaran Harian • Kurikulum Merdeka

SD Kelas 6
IDENTITAS
👩‍🏫
1. NAMA GURURizha Listiyani, S.Pd.
📅
2. HARI / TANGGALSenin, 26 Oktober 2026
🏫
3. FASE / KELASFase C / Kelas 6
📘
4. MATA PELAJARANPendidikan Pancasila
💡
5. MATERINorma, Hak, dan Kewajiban
🔢
6. PERTEMUAN KE1 (Satu)
🌟 Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu’alaikum Wr. Wb. 👋

Apa kabar anak sholih/ah? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu. 😊 Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat Subuh hari ini? Jangan lupa ya, anak-anak. Shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim.

Allah sudah sangat baik kepada kita dengan segala kebesaran-Nya. Hari ini kita akan belajar tentang norma, hak, dan kewajiban. Yuk, kenali tiga kebesaran Allah dan hubungkan dengan pelajaran kita!

🌍 1. Allah Maha Khaliq (Pencipta)

اللَّهُ خَالِقُ كُلِّ شَيْءٍ

“Allah adalah Pencipta segala sesuatu.” (QS. Az-Zumar: 62)

Kaitan dengan norma: Allah menciptakan alam dengan aturan yang sangat teratur: siang dan malam bergantian tepat waktu. Manusia pun hidup dengan aturan agar tertib dan rukun. Aturan itulah yang kita sebut norma. Allah juga menciptakan kita masing-masing dengan hak dan kewajiban.

🛡️ 2. Allah Maha Malik (Pemilik dan Pemelihara)

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

“Segala puji bagi Allah, Tuhan pemelihara seluruh alam.” (QS. Al-Fatihah: 2)

Kaitan dengan hak dan kewajiban: Allah memelihara kita dengan memberi udara, air, kesehatan, dan keluarga. Itu semua adalah hak kita. Karena Allah yang memiliki dan memelihara, kita juga punya kewajiban memelihara milik-Nya: menjaga kebersihan kelas, merawat tubuh, dan menjaga lingkungan.

🍎 3. Allah Maha Razzaq (Pemberi Rezeki)

إِنَّ اللَّهَ هُوَ الرَّزَّاقُ

“Sesungguhnya Allah, Dialah Maha Pemberi Rezeki.” (QS. Adz-Dzariyat: 58)

Kaitan dengan norma, hak, dan kewajiban: Rezeki seperti makanan, ilmu, dan kesehatan adalah hak yang kita terima. Cara kita bersyukur adalah menjalankan kewajiban: rajin belajar, membantu orang tua, dan berbagi. Kita juga mencari rezeki dengan jujur dan baik sesuai norma.

Jadi, anak-anak, semua yang kita terima adalah hak dari Allah, dan semua yang harus kita lakukan adalah kewajiban sebagai wujud syukur. Mari kita belajar dengan sungguh-sungguh. Aamiin. 🤲

🚀 Siap belajar? Yuk, kita mulai pelajaran hari ini!


Norma, Hak, dan Kewajiban

Pendidikan Pancasila • Kelas 6 SD • 3 × 35 menit

📌 Capaian Pembelajaran (Fase C)

Pada akhir Fase C, murid mampu menganalisis dan menyajikan hasil analisis bentuk-bentuk norma, aturan, hak, dan kewajiban dalam kedudukannya sebagai anggota keluarga, warga sekolah, dan bagian dari masyarakat, serta melaksanakan hak dan kewajiban tersebut sesuai nilai-nilai Pancasila.

Elemen: Pancasila. Rujukan: CP Pendidikan Pancasila Fase C (Kurikulum Merdeka, versi pembaruan). Mohon dicocokkan dengan dokumen CP resmi dari BSKAP/Kemendikdasmen yang berlaku di sekolah Bapak/Ibu.

🎯 Tujuan Pembelajaran

Murid dapat memahami norma, hak, dan kewajiban dengan tepat.

Cara tujuan ini dilaksanakan dalam kegiatan belajar:

KegiatanKategori
Berdoa, menarik napas dalam, dan berfokus sebelum belajarMindful
Kuis benar/salah pengulangan materi pengamalan PancasilaJoyful
Menonton video pembelajaran tentang norma, hak, dan kewajibanJoyful
Menyimak penjelasan guru dengan tanya jawab dan mencatat kata kunciMindful
Menghubungkan norma, hak, dan kewajiban dengan pengalaman di rumah dan sekolahMeaningful
Permainan Kantung Norma dan Toples Hak-KewajibanJoyful
Diskusi kelompok dan bermain peran kasus sehari-hariMeaningful
Refleksi diri: “Hak dan kewajiban apa yang sudah kulakukan hari ini?”Mindful
Mengerjakan asesmen formatif dengan tenang dan jujurMindful

🧭 Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Pertemuan 1 (35 menit): Murid menjelaskan pengertian dan menyebutkan macam-macam norma beserta contohnya. Kegiatan: review, video, penjelasan, permainan Kantung Norma.
  2. Pertemuan 2 (35 menit): Murid menjelaskan pengertian hak dan kewajiban serta membedakannya. Kegiatan: penjelasan, Toples Hak-Kewajiban, diskusi kelompok.
  3. Pertemuan 3 (35 menit): Murid menghubungkan norma, hak, dan kewajiban dalam kasus nyata di keluarga, sekolah, dan masyarakat. Kegiatan: bermain peran, refleksi, asesmen formatif.

📖 Materi, Waktu, Model, dan Media

Materi: 

1) Norma   

2) Hak   

3) Kewajiban


Alokasi waktu: 3 × 35 menit

Model pembelajaran: Problem Based Learning (berbasis masalah), dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam.

Metode: ceramah interaktif, tanya jawab, diskusi kelompok, bermain peran, permainan edukatif.

Media dan alat peraga: video YouTube, laptop/proyektor/TV, slide gambar, Kantung Norma (kartu perilaku), Toples Hak dan Kewajiban (kartu hak/kewajiban), kartu kasus, kertas warna dan spidol, poster tata tertib kelas, lembar kerja, papan tulis, buku Pendidikan Pancasila kelas 6.

🌟 Pembukaan: Review Materi Sebelumnya

Materi pertemuan lalu: Pengamalan Pancasila. Tulis B jika benar dan S jika salah.

  1. Bergotong royong membersihkan kelas mencerminkan sila ke-3, Persatuan Indonesia.
  2. Menghormati teman yang berbeda agama mencerminkan sila ke-1.
  3. Memaksakan pendapat saat musyawarah sesuai dengan sila ke-4.
  4. Bersikap adil kepada semua teman mencerminkan sila ke-5.
  5. Pancasila cukup dihafalkan saja, tidak perlu diamalkan.
Kunci: 1. B   2. B   3. S   4. B   5. S

🎬 Inti Pembelajaran: Video dan Penjelasan

▶ Tonton Video: Norma, Hak, dan Kewajiban (Kelas 6 SD)

Tautan membuka hasil pencarian YouTube. Pilih video yang paling sesuai, lalu tempelkan tautan videonya langsung di sini.

Norma

🕌Agama
💛Kesusilaan
🙏Kesopanan
⚖️Hukum

Pengertian dan Tujuan Norma

Norma adalah aturan yang mengatur sikap dan perilaku manusia dalam kehidupan bermasyarakat. Norma berlaku bagi semua orang, baik anak-anak maupun orang dewasa. Tujuan adanya norma adalah agar kehidupan bersama menjadi tertib, aman, damai, dan tenteram.

Jenis-Jenis Norma

Jenis NormaSumber atau CiriSanksi bagi PelanggarContoh
Norma AgamaAjaran Tuhan Yang Maha Esa yang tertulis dalam kitab suciDosa dan balasan dari TuhanBeribadah sesuai agama, tidak berbohong, tidak mencuri
Norma KesusilaanHati nurani (suara hati) manusiaRasa bersalah dan penyesalanTidak menyontek walaupun guru tidak mengawasi, jujur mengembalikan barang yang ditemukan
Norma KesopananKebiasaan baik dalam pergaulan masyarakatDicela, dikucilkan, atau ditegur oleh masyarakatBerbicara halus kepada orang tua, mengucapkan salam, tidak memotong pembicaraan
Norma HukumPeraturan tertulis yang dibuat pemerintah dan mengikat semua wargaSanksi tegas dari negara, misalnya denda atau hukuman penjaraMenaati rambu lalu lintas, tidak membuang sampah di tempat terlarang, tidak mencuri

Catatan penting: satu perbuatan dapat melanggar lebih dari satu norma sekaligus. Misalnya, mencuri melanggar norma agama, norma kesusilaan, dan norma hukum. Karena itu, jangan mengambil kesimpulan bahwa suatu perbuatan hanya melanggar satu norma saja.

Contoh Cerita

Dimas menemukan dompet di taman dan tidak ada yang melihatnya. Ia teringat ajaran agamanya bahwa mengambil barang orang lain tanpa izin adalah dosa, sehingga ia menyerahkan dompet itu kepada satpam. Tindakan Dimas didorong oleh norma agama.

Hak dan Kewajiban

Pengertian

  • Hak adalah sesuatu yang seharusnya kita terima atau kita miliki.
  • Kewajiban adalah sesuatu yang harus kita lakukan dengan penuh tanggung jawab.

Contoh Hak dan Kewajiban

LingkunganContoh HakContoh Kewajiban
RumahMendapat kasih sayang, perlindungan, dan biaya pendidikan dari orang tuaMenghormati orang tua, membantu pekerjaan rumah, belajar dengan tekun
SekolahMendapat pelajaran dari guru, mendapat perlindungan dari kekerasan, menyampaikan pendapatMenaati tata tertib, menghormati guru dan teman, mengerjakan tugas, melaksanakan piket
MasyarakatMendapat lingkungan yang aman dan bersih, beribadah sesuai agamaMembayar iuran kebersihan dan keamanan, menjaga kebersihan lingkungan, menghormati ibadah pemeluk agama lain

Hak dan Kewajiban Harus Seimbang

Hak dan kewajiban ibarat dua sisi mata uang. Setiap hak yang kita nikmati selalu disertai kewajiban yang harus kita laksanakan.

HakKewajiban yang Mengiringi
Mendapat pendidikanBelajar dengan sungguh-sungguh
Beribadah sesuai agamaMenghormati ibadah pemeluk agama lain
Mendapat lingkungan yang bersihMenjaga kebersihan lingkungan
Menyampaikan pendapatMenghargai pendapat orang lain dan menyampaikannya dengan santun

Akibat jika tidak seimbang: bila kita hanya menuntut hak tetapi mengabaikan kewajiban, orang lain akan dirugikan. Contohnya, siswa yang meminjam buku perpustakaan tetapi tidak mengembalikannya tepat waktu akan mengurangi hak siswa lain untuk membaca buku yang sama. Dengan melaksanakan hak dan kewajiban secara seimbang, kehidupan bersama menjadi tertib dan adil.

Berikut tautan penjelasan materi menggunakan power point dapat diakses pada link berikut ini 

✅ Penutup: Asesmen Formatif

A. Pilihan Ganda (mudah ke sukar)

  1. Aturan yang menjadi pedoman berperilaku disebut ....
    A. hadiah   B. norma   C. hobi   D. lomba
  2. Menghormati guru dengan berbicara santun termasuk norma ....
    A. hukum   B. kesusilaan   C. agama   D. kesopanan
  3. Sesuatu yang harus kita terima dan boleh kita nikmati disebut ....
    A. hak   B. kewajiban   C. larangan   D. sanksi
  4. Berikut yang merupakan kewajiban murid di sekolah adalah ....
    A. mendapat buku pelajaran   B. bermain saat istirahat   C. menaati tata tertib sekolah   D. mendapat pendidikan
  5. Dani menerobos lampu merah dan ditilang polisi. Norma yang dilanggar Dani adalah norma ....
    A. kesopanan   B. hukum   C. kesusilaan   D. agama

B. Isian

  1. Norma yang bersumber dari ajaran Tuhan disebut norma .
  2. Hak dan kewajiban harus dilaksanakan secara .
  3. Anak berhak mendapat pendidikan. Kewajiban yang harus dilakukan anak adalah .

C. Esai

  1. Sebutkan empat macam norma dan satu contoh penerapan masing-masing!
  2. Mengapa hak dan kewajiban harus seimbang? Jelaskan dengan satu contoh di rumah atau sekolah, dan apa akibatnya jika kita hanya menuntut hak!

🔑 Kunci Jawaban

A. Pilihan ganda: 1. B   2. D   3. A   4. C   5. B

B. Isian: 1. agama   2. seimbang   3. belajar dengan rajin / giat

C. Esai (pedoman):

  1. Agama (beribadah), kesusilaan (jujur), kesopanan (mengucap salam), hukum (memakai helm). Skor 4 poin, 1 poin per norma yang benar disertai contoh.
  2. Hak dan kewajiban harus seimbang agar adil dan tertib. Contoh: murid berhak belajar nyaman, maka wajib menjaga kebersihan kelas. Jika hanya menuntut hak, orang lain dirugikan dan lingkungan menjadi tidak tertib. Skor 4 poin: alasan, contoh, akibat, kerapian jawaban.

📝 Kesimpulan Materi

  • Norma adalah pedoman berperilaku: agama, kesusilaan, kesopanan, dan hukum.
  • Hak adalah sesuatu yang kita terima. Kewajiban adalah sesuatu yang kita lakukan.
  • Hak dan kewajiban harus seimbang dan dijalankan sesuai norma sebagai wujud pengamalan Pancasila.

🧑‍🏫 Kesimpulan Pengajaran

AspekKeterangan
Kendala pembelajaranMurid tertukar antara hak dan kewajiban; murid hanya menghafal tanpa memahami; jaringan atau proyektor bermasalah saat memutar video; waktu 35 menit terasa singkat; sebagian murid kurang aktif dalam diskusi.
Tindak lanjutGunakan kartu “Hak atau Kewajiban?” sebagai latihan ulang; kaitkan dengan contoh dari keseharian murid; unduh video sebelum kelas atau siapkan cadangan gambar; atur waktu dengan pewaktu kegiatan; bagi peran dalam kelompok (ketua, pencatat, penyaji) agar semua terlibat.
Murid yang paham 
Murid yang belum paham 

Selamat belajar, murid-murid hebat! 🇮🇩



Senin, 26 Oktober 2026


🌈 SELAMAT DATANG

Pembelajaran Hari Ini

📚 Kelas 6  •  Kurikulum Merdeka


👩‍🏫

IDENTITAS


NAMA GURU

Rizha Listiyani, S.Pd.  https://canva.link/d4oqyia65kyv8ei

📅

HARI / TANGGAL

Senin, 26 Oktober 2026

🏫

FASE / KELAS

Fase C / Kelas 6

📖

MATA PELAJARAN

Matematika

✏️

MATERI

Kubus dan Balok 

🔢

PERTEMUAN KE

Minggu ke 1

🌟

Apersepsi & Salam Pembuka

Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak sholih/ah? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu. Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat subuh hari ini? Jangan lupa ya, anak-anak, shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim.

Allah sudah sangat baik kepada kita dengan segala kebesaran-Nya:

🌍
Al-Khaliq
Maha Pencipta
🤲
Al-Malik
Maha Memelihara
🌾
Ar-Razzaq
Maha Pemberi Rezeki

📐 MATEMATIKA KELAS 6

Mengkonstruksikan dan Mengurai Kubus dan Balok

Belajar melalui pengamatan, praktik, dan permainan

📘 Identitas Pembelajaran
Mata Pelajaran: Matematika
Fase/Kelas: C / VI
Materi: Mengkonstruksikan dan Mengurai Kubus dan Balok
Alokasi waktu: 3 × 35 menit

1. Capaian Pembelajaran (CP)

Mengacu pada CP Matematika Fase C dalam Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025, pada elemen Geometri, murid dapat mengonstruksi dan mengurai bangun ruang (kubus, balok, dan gabungannya), mengenali visualisasi spasial dari bagian depan, atas, dan samping, serta membandingkan karakteristik bangun datar dan bangun ruang.

Rujukan: Portal Kurikulum Kemendikdasmen dan Panduan Mata Pelajaran Matematika Fase A–F.

2. Tujuan Pembelajaran

Murid dapat memahami cara mengonstruksikan dan mengurai kubus dan balok dengan tepat.

Setelah pembelajaran, murid diharapkan mampu:

  1. Mengidentifikasi ciri-ciri kubus dan balok.
  2. Mengenali sisi bangun ruang dan bentuk bangun datar penyusunnya.
  3. Menjelaskan pengertian jaring-jaring kubus dan balok.
  4. Mengonstruksi kubus dan balok dari jaring-jaring yang tepat.
  5. Mengurai kubus dan balok menjadi bentuk jaring-jaring.
  6. Menghubungkan bentuk kubus dan balok dengan benda di kehidupan sehari-hari.
🌿 Mindful (berkesadaran)
Murid mengamati bentuk kotak, mencermati jumlah dan bentuk sisinya, lalu memprediksi bentuknya jika dibuka. Murid berlatih teliti dan menyadari proses berpikirnya.
🌱 Meaningful (bermakna)
Murid menghubungkan jaring-jaring dengan kotak hadiah, kemasan makanan, kotak sepatu, dan kardus yang digunakan di rumah.
🎉 Joyful (menyenangkan)
Murid menonton video, bermain tebak bangun ruang, membuka kotak bekas, dan membuat model kubus atau balok bersama kelompok.

3. Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Mengamati benda berbentuk kubus dan balok.
  2. Menyebutkan ciri dan membandingkan kedua bangun ruang.
  3. Mengamati hubungan bangun ruang dengan jaring-jaringnya.
  4. Memprediksi bentuk jaring-jaring yang dapat dilipat menjadi kubus atau balok.
  5. Mengurai kotak menjadi jaring-jaring dengan hati-hati.
  6. Membuat dan mengonstruksi bangun ruang dari pola jaring-jaring.
  7. Menguji hasil konstruksi, memperbaiki kesalahan, dan menjelaskan prosesnya.
  8. Mengerjakan asesmen dan melakukan refleksi pembelajaran.

4. Materi Pembelajaran (Mengkonstruksikan dan mengurai kubus dan balok)

5. Model, Metode, Media, dan Alat Peraga

Model: Discovery Learning (pembelajaran penemuan), karena murid mengamati, mencoba, menguji, dan menemukan hubungan antara bangun ruang dan jaring-jaringnya.

Metode: demonstrasi, tanya jawab, diskusi kelompok, praktik langsung, pemecahan masalah, dan refleksi.

Media dan alat peraga:

  • Video pembelajaran dan gambar jaring-jaring.
  • Kubus, balok, dadu, kotak sepatu, dan kardus bekas.
  • Kertas karton atau kertas tebal, penggaris, pensil, dan penghapus.
  • Gunting, lem, dan selotip.
  • LKPD, kartu gambar, papan tulis, spidol, laptop, dan proyektor.

6. Kegiatan Pembelajaran (3 × 35 Menit)

WaktuKegiatanPrinsip
10 menitPembukaan, apersepsi, dan lima soal benar/salah tentang rasio.Mindful
10 menitMengamati benda berbentuk kubus dan balok serta menebak bagaimana bentuknya jika dibuka.Mindful
10 menitMenonton video pembelajaran dan mencatat dua hal penting.Joyful
20 menitGuru menjelaskan ciri kubus, balok, dan jaring-jaring serta mendemonstrasikan cara melipatnya.Meaningful
20 menitKelompok murid mengurai kotak bekas atau membuat model dari pola jaring-jaring.Joyful & Meaningful
10 menitMurid menunjukkan hasil, menjelaskan proses, dan memperbaiki bentuk yang belum tepat.Mindful
25 menitMengerjakan asesmen formatif dan refleksi singkat.Mindful

7. Pembukaan: Review Materi Sebelumnya — Rasio

Tentukan apakah setiap pernyataan berikut Benar atau Salah.

1. Rasio 3 : 4 sama dengan 6 : 8. (Benar/Salah)
2. Rasio 10 : 5 jika disederhanakan menjadi 2 : 1. (Benar/Salah)
3. Rasio 2 : 3 berarti bagian pertama lebih besar daripada bagian kedua. (Benar/Salah)
4. Rasio dapat digunakan untuk membandingkan jumlah pensil dan penghapus. (Benar/Salah)
5. Rasio 4 : 6 sama dengan 2 : 3. (Benar/Salah)

8. Inti Pembelajaran: Video dan Penjelasan

A. Mengenal Kubus dan Balok

Kubus adalah bangun ruang yang memiliki 6 sisi berbentuk persegi dan sama besar, 12 rusuk sama panjang, serta 8 titik sudut.

Balok adalah bangun ruang yang memiliki 6 sisi berbentuk persegi panjang atau kombinasi persegi panjang dan persegi. Sisi-sisi yang berhadapan memiliki bentuk dan ukuran yang sama. Balok memiliki 12 rusuk dan 8 titik sudut.

KubusBalok

Ilustrasi bentuk kubus dan balok. Gambar tidak harus sesuai skala sebenarnya.

Ciri-ciriKubusBalok
Jumlah sisi66
Jumlah rusuk1212
Jumlah titik sudut88
Bentuk sisi6 persegi sama besarPersegi panjang atau sisi persegi panjang dan persegi
Contoh bendaDadu, kubus mainanKotak sepatu, kardus, kotak buku

B. Mengonstruksi dan Mengurai Kubus

Mengonstruksi berarti membentuk bangun ruang dari bagian-bagian penyusunnya. Mengurai berarti membuka atau memisahkan bangun ruang sehingga terlihat susunan sisinya.

Jaring-jaring kubus adalah susunan enam persegi yang saling terhubung dan dapat dilipat menjadi kubus tanpa bertumpang tindih.

Contoh jaring-jaring kubus

Contoh pola jaring-jaring kubus: enam persegi yang terhubung. Pola perlu dilipat dan diuji agar setiap sisi menutup dengan tepat.

Cara mengonstruksi kubus:

  1. Siapkan pola jaring-jaring kubus yang terdiri atas enam persegi sama besar.
  2. Gunting pola mengikuti garis luarnya.
  3. Lipat pada garis batas ant persegi.
  4. Satukan sisi-sisi yang berdekatan menggunakan lem atau selotip.
  5. Periksa apakah terbentuk kubus dengan enam sisi tanpa celah atau tumpang tindih.

Cara mengurai kubus:

  1. Siapkan kubus dari kertas atau kotak yang dapat dibuka.
  2. Buka perekat atau sambungan secara hati-hati.
  3. Rentangkan sisi-sisinya hingga membentuk jaring-jaring.
  4. Amati bahwa terdapat enam sisi berbentuk persegi.
  5. Gambarkan pola jaring-jaring yang terbentuk.

C. Mengonstruksi dan Mengurai Balok

Jaring-jaring balok adalah susunan enam sisi berbentuk persegi panjang atau kombinasi persegi panjang dan persegi yang dapat dilipat menjadi balok.

Balok memiliki tiga pasang sisi yang berhadapan dan sama ukuran. Karena itu, jaring-jaringnya harus sesuai dengan ukuran panjang, lebar, dan tinggi balok.

Contoh jaring-jaring balok

Ilustrasi pola enam sisi balok. Ukuran sisi harus disesuaikan sehingga tiga pasang sisi yang berhadapan sama ukuran.

Cara mengonstruksi balok:

  1. Gambar jaring-jaring yang memiliki enam sisi sesuai ukuran balok.
  2. Pastikan tiga pasang sisi yang berhadapan sama ukuran.
  3. Gunting pola dan lipat pada setiap garis batas.
  4. Rekatkan sisi-sisi yang diperlukan.
  5. Periksa bentuk akhirnya agar menyerupai balok.

Cara mengurai balok:

  1. Siapkan kotak berbentuk balok.
  2. Buka sambungan kotak dengan hati-hati.
  3. Rentangkan keenam sisinya.
  4. Amati pasangan sisi yang sama ukuran.
  5. Gambarkan hasil jaring-jaringnya dan tandai sisi atas, bawah, depan, belakang, kiri, dan kanan.

D. Mengonstruksi dan Mengurai Kubus serta Balok dalam Kehidupan Sehari-hari

📦 Contoh 1: Kotak hadiah
Sebuah kotak hadiah berbentuk kubus dibuka untuk melihat pola bahan pembungkusnya. Ketika dibentangkan, sisi-sisinya membentuk jaring-jaring. Saat dilipat kembali, jaring-jaring itu membentuk kubus.
👟 Contoh 2: Kotak sepatu
Kotak sepatu berbentuk balok. Jika bagian perekatnya dibuka dan sisi-sisinya direntangkan, kita dapat mengamati jaring-jaring balok. Pola ini dapat digunakan untuk membuat kotak baru.
🧩 Contoh 3: Bangun gabungan
Beberapa kubus satuan dapat disusun menjadi bangun yang lebih besar. Bangun tersebut juga dapat diurai kembali menjadi kubus-kubus kecil. Saat mengamati bangun gabungan, perhatikan bentuk dari arah depan, atas, dan samping.
🔎 Perbedaan penting
  • Mengonstruksi: dari jaring-jaring atau bagian penyusun menjadi bangun ruang.
  • Mengurai: dari bangun ruang menjadi jaring-jaring atau bagian penyusunnya.
  • Tidak semua susunan enam persegi dapat menjadi jaring-jaring kubus; saat dilipat, sisi tidak boleh saling bertumpuk.
  • Jaring-jaring balok harus memiliki ukuran sisi yang sesuai dengan bentuk balok yang akan dibuat.

Tonton video yang membahas kubus, balok, dan jaring-jaringnya. Jika tautan tertentu tidak tersedia, gunakan hasil pencarian YouTube berikut.

▶️ Video pembelajaran: Jaring-jaring Kubus dan Balok Kelas 6
Buka video pembelajaran di YouTube

Guru dapat memilih video yang sesuai, lalu memastikan isi video menjelaskan proses melipat jaring-jaring menjadi kubus dan balok.

Pertanyaan setelah menonton:

  1. Berapa jumlah sisi kubus dan balok?
  2. Apa yang dimaksud dengan jaring-jaring?
  3. Apa perbedaan sisi-sisi kubus dan balok?
  4. Mengapa tidak semua susunan enam persegi dapat dilipat menjadi kubus?

9. Penutup: Asesmen Formatif

A. Pilihan Ganda

1. (Mudah)
Kubus memiliki ... sisi.
A. 4
B. 6
C. 8
D. 12
2. (Mudah)
Susunan sisi yang dapat dilipat menjadi bangun ruang disebut ....
A. titik sudut
B. rusuk
C. jaring-jaring
D. diagonal
3. (Sedang)
Bentuk setiap sisi kubus adalah ....
A. segitiga
B. lingkaran
C. persegi panjang dengan ukuran berbeda
D. persegi yang sama besar
4. (Sedang)
Sebuah kotak sepatu dibuka dan seluruh sisinya direntangkan. Kegiatan ini merupakan ....
A. mengurai balok menjadi jaring-jaring
B. mengonstruksi kubus
C. menghitung titik sudut
D. mengukur volume
5. (Sukar)
Rani membuat jaring-jaring kubus dari enam persegi. Saat dilipat, dua sisi saling menumpuk. Kesimpulan yang tepat adalah ....
A. semua jaring-jaring pasti benar
B. kubus harus memiliki delapan sisi
C. susunan persegi tersebut perlu diperbaiki agar dapat dilipat tanpa tumpang tindih
D. kubus tidak memiliki sisi

B. Isian

6. Kubus memiliki ... rusuk.
7. Balok memiliki ... titik sudut.
8. Jaring-jaring kubus tersusun dari enam bangun datar berbentuk ....

C. Esai

9. (Sedang)
Jelaskan langkah-langkah mengurai kotak berbentuk kubus hingga menjadi jaring-jaring!
10. (Sukar)
Sebuah kotak berbentuk balok memiliki panjang 12 cm, lebar 8 cm, dan tinggi 5 cm. Jelaskan pasangan sisi yang berukuran sama dan bagaimana kamu dapat membuat jaring-jaringnya. Tidak perlu menghitung luas permukaan.

10. Kunci Jawaban

Review rasio:
  1. Benar
  2. Benar
  3. Salah
  4. Benar
  5. Benar
Pilihan ganda:
  1. B — 6 sisi
  2. C — Jaring-jaring
  3. D — Persegi yang sama besar
  4. A — Mengurai balok menjadi jaring-jaring
  5. C — Susunan perlu diperbaiki agar tidak bertumpang tindih
Isian:
  1. 12
  2. 8
  3. Persegi
Pedoman jawaban esai:

9. Buka perekat kotak dengan hati-hati, rentangkan keenam sisinya, amati susunannya, lalu gambarkan jaring-jaring yang terbentuk.

10. Balok memiliki tiga pasang sisi sama ukuran: dua sisi 12 × 8 cm, dua sisi 12 × 5 cm, dan dua sisi 8 × 5 cm. Gambarkan keenam sisi yang saling terhubung dengan ukuran tersebut, lalu uji dengan melipat pola untuk memastikan sisi-sisinya menutup tanpa bertumpang tindih.

11. Kesimpulan

Kubus dan balok merupakan bangun ruang yang memiliki 6 sisi, 12 rusuk, dan 8 titik sudut. Kubus memiliki enam sisi persegi yang sama besar, sedangkan balok memiliki tiga pasang sisi berhadapan yang sama ukuran.

Mengonstruksi berarti membentuk bangun ruang dari jaring-jaring atau bagian penyusunnya. Mengurai berarti membuka bangun ruang sehingga sisi-sisinya dapat diamati sebagai jaring-jaring. Dengan membuat dan melipat pola secara langsung, murid dapat memahami bentuk bangun ruang serta hubungannya dengan benda sehari-hari.

12. Kesimpulan Pengajaran

⚠️ Kendala Pembelajaran
  • Murid kesulitan membayangkan bentuk tiga dimensi dari pola dua dimensi.
  • Murid salah memilih atau melipat pola jaring-jaring.
  • Penggunaan gunting dan lem membutuhkan pengawasan.
  • Waktu praktik terbatas atau alat peraga tidak mencukupi.
🔄 Tindak Lanjut
  • Gunakan kotak nyata dan demonstrasi bertahap.
  • Sediakan pola jaring-jaring siap gunting untuk murid yang memerlukan bantuan.
  • Pasangkan murid untuk saling membantu dan memeriksa hasil.
  • Berikan tantangan membuat bentuk kubus atau balok dari pola berbeda kepada murid yang sudah memahami konsep.
👥 Murid yang Paham

....................................................................................

👥 Murid yang Belum Paham

....................................................................................

TES IT RIZHA LISTIYANI 2026

  ⭐ 📚 🎒 ✏️ 🌈 Ayo Belajar Hari Ini! Pembelajaran Harian • Kurikulum Merdeka SD Kelas 6 IDENTITAS 👩‍🏫 1. NAMA GURU Rizha Listiyani, S.Pd....