Jumat, 09 Oktober 2026

Senin, 12 Oktober 2026

🌈 SELAMAT DATANG

Pembelajaran Hari Ini

📚 Kelas 6  •  Kurikulum Merdeka


👩‍🏫

IDENTITAS


NAMA GURU

Rizha Listiyani, S.Pd.

📅

HARI / TANGGAL

Jumat, 9  Oktober 2026

🏫

FASE / KELAS

Fase C / Kelas 6

📖

MATA PELAJARAN

Bahasa Indonesia 

✏️

MATERI

Teks eksplanasi dan cerita rakyat

🔢

PERTEMUAN KE

sts hari ke 3


BAHASA INDONESIA • KELAS VI SD
Materi dan Latihan Persiapan Sumatif Tengah Semester (STS) Ganjil

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, 

Sebentar lagi kita akan menghadapi Sumatif Tengah Semester (STS). Sumatif ini bukan untuk membuat kalian takut, tetapi untuk melihat sejauh mana kalian sudah memahami apa yang telah dipelajari, dan bagian mana yang masih perlu diulang. Karena itu, belajarlah dengan tenang dan sedikit demi sedikit.

Pada tulisan ini kita akan mengulang dua materi penting: teks eksplanasi dan cerita rakyat. Di dalamnya juga ada pembahasan tentang kata hubung (konjungsi) dan makna denotasi dan konotasi karena keduanya sering muncul dalam soal. Setelah membaca materi, kerjakan latihan soal di bagian akhir yang bentuknya mirip dengan soal STS, lalu cocokkan jawabanmu dengan kunci jawaban.

Ayo mulai dengan berdoa, baca dengan teliti, dan percayalah pada kemampuanmu. Selamat belajar!

1. Teks Eksplanasi

Pengertian

Teks eksplanasi adalah teks yang menjelaskan proses terjadinya suatu fenomena, baik fenomena alam (misalnya hujan, banjir, gempa bumi, perubahan iklim) maupun fenomena sosial. Teks ini menjawab pertanyaan mengapa dan bagaimana sesuatu bisa terjadi.

Ciri-Ciri

  • Berisi fakta dan informasi ilmiah, bukan khayalan.
  • Menjelaskan proses atau rangkaian sebab-akibat suatu peristiwa.
  • Menggunakan kata hubung (konjungsi) sebab-akibat dan urutan waktu.
  • Menggunakan bahasa baku dan, bila perlu, istilah ilmiah (misalnya gas rumah kaca, atmosfer).

Struktur Teks Eksplanasi

StrukturIsiContoh
Pernyataan umumPengenalan atau gambaran umum tentang fenomena yang akan dijelaskanBanjir adalah peristiwa tergenangnya suatu wilayah akibat luapan air yang berlebihan.
Deret penjelasPenjelasan proses terjadinya fenomena secara berurutan atau berdasarkan sebab-akibatSampah menumpuk di sungai sehingga aliran air tersumbat. Akibatnya, ketika hujan deras turun, air meluap ke permukiman.
InterpretasiKesimpulan atau pandangan penulis tentang fenomena tersebut (bersifat opsional)Oleh karena itu, kita perlu menjaga kebersihan sungai agar banjir dapat dicegah.

Ingat: struktur teks eksplanasi adalah pernyataan umum → deret penjelas → interpretasi. Jangan tertukar dengan struktur cerita (orientasi → komplikasi → resolusi).

Kata Hubung (Konjungsi) dalam Teks Eksplanasi

HubunganContoh Kata HubungContoh Kalimat
Sebab-akibatkarena, sebab, sehingga, akibatnya, oleh karena itu, oleh sebab ituEs di kutub mencair lebih cepat sehingga permukaan air laut naik.
Urutan waktupertama, kedua, mula-mula, kemudian, lalu, selanjutnya, setelah itu, akhirnyaMula-mula sampah organik membusuk, kemudian menghasilkan gas metana yang mencemari udara.

Tips membedakan: kata sehingga dan akibatnya menunjukkan akibat, sedangkan karena dan sebab menunjukkan sebab. Kata kemudian, lalu, dan selanjutnya menunjukkan urutan. Untuk mengganti kata hubung, pilih yang hubungannya sama. Misalnya, “sehingga” dapat diganti dengan “akibatnya”, bukan “lalu” atau “kemudian”.

Perbedaan dengan Jenis Teks Lain

Jenis TeksTujuanCiri Utama
EksplanasiMenjelaskan proses terjadinya fenomenaFaktual, ada sebab-akibat dan urutan proses
DeskripsiMenggambarkan sesuatu seperti apa adanyaBanyak kata sifat dan rincian ciri
NarasiMenceritakan rangkaian peristiwaAda tokoh, latar, dan alur
PersuasiMembujuk atau mengajak pembacaBerisi ajakan dan alasan yang meyakinkan

Contoh Tema: Perubahan Iklim

Perubahan iklim adalah perubahan pola cuaca dan suhu bumi dalam jangka waktu lama. Rangkaian prosesnya dapat diringkas seperti berikut.

  1. Penyebab: gas rumah kaca (seperti karbon dioksida) meningkat dari asap kendaraan bermotor, pembakaran hutan, dan limbah pabrik.
  2. Proses: gas terperangkap di atmosfer, sehingga suhu permukaan bumi naik.
  3. Dampak pada alam: es kutub mencair, permukaan air laut naik, pola hujan tidak menentu (kekeringan di satu tempat, banjir di tempat lain).
  4. Dampak pada makhluk hidup: petani sulit menentukan musim tanam dan hewan kehilangan habitat.
  5. Upaya mengurangi dampak: menghemat listrik dan air, menanam pohon, mengurangi plastik sekali pakai, dan membuang sampah pada tempatnya.

Langkah Menulis Teks Eksplanasi

  1. Pilih fenomena yang akan dijelaskan, misalnya banjir atau hujan.
  2. Kumpulkan informasi yang benar dari buku atau sumber terpercaya.
  3. Susun kerangka: pernyataan umum, deret penjelas, interpretasi.
  4. Kembangkan menjadi paragraf dengan kata hubung sebab-akibat dan urutan waktu.
  5. Periksa kembali ejaan, tanda baca, dan kebenaran isi.

2. Cerita Rakyat

Pengertian dan Ciri

Cerita rakyat adalah cerita yang tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat secara turun-temurun, awalnya disampaikan secara lisan. Pengarangnya biasanya tidak diketahui (anonim). Ceritanya bersifat imajinatif dan biasanya mengandung pesan moral.

  • Disampaikan dari generasi ke generasi.
  • Pengarangnya tidak diketahui.
  • Isinya khayalan, tetapi menyimpan nilai-nilai kehidupan.
  • Sering berkaitan dengan asal-usul suatu tempat, benda, atau kejadian.

Jenis-Jenis Cerita Rakyat

JenisPengertianContoh
MiteCerita tentang dewa, roh, atau makhluk gaib yang dianggap suci dan benar-benar terjadi oleh masyarakat pendukungnyaNyi Roro Kidul, Dewi Sri
LegendaCerita yang berkaitan dengan asal-usul suatu tempat, benda, atau kejadianMalin Kundang, Sangkuriang, Asal-usul Danau Toba, Asal-usul Danau Cermin
FabelCerita tentang binatang yang dapat berbicara dan bertingkah laku seperti manusiaKancil dan Buaya, Kancil Mencuri Timun
SageCerita yang berkaitan dengan kepahlawanan, keberanian, dan kesaktian tokohHang Tuah, Si Pitung

Ingat: cerita yang menjelaskan asal-usul suatu tempat (misalnya danau) termasuk legenda. Cerita yang tokohnya binatang termasuk fabel.

Unsur Intrinsik Cerita

Unsur intrinsik adalah unsur yang membangun cerita dari dalam. Berikut contohnya pada cerita “Asal-usul Danau Cermin” yang bisa kamu baca di bagian latihan soal.

UnsurPengertianContoh pada Cerita Danau Cermin
TemaGagasan pokok ceritaAkibat dari sifat sombong
Tokoh dan watakPelaku cerita dan sifatnyaRama (sombong, suka meremehkan orang lain), ikan emas (baik, memberi peringatan), ibu Rama, warga desa
LatarWaktu, tempat, dan suasana terjadinya peristiwaTempat: desa yang subur dan sungai. Waktu: dahulu kala
AlurRangkaian peristiwa dalam ceritaRama melepaskan ikan emas, menjadi kaya, menjadi sombong, mengabaikan peringatan, hujan deras dan banjir, terbentuk danau
Amanat (nilai moral)Pesan yang ingin disampaikan pengarangJangan sombong dan hargailah jasa orang lain, terutama orang tua

Cara Menemukan Nilai Moral

  1. Baca cerita sampai selesai.
  2. Perhatikan perbuatan tokoh dan akibat yang diterimanya.
  3. Tanyakan pada diri sendiri: “Pelajaran apa yang dapat kuambil dari akibat itu?”
  4. Tuliskan pelajaran tersebut dengan kalimatmu sendiri, lalu hubungkan dengan sikap sehari-hari.

Perbedaan Cerita Rakyat dan Teks Eksplanasi

Cerita RakyatTeks Eksplanasi
Bersifat imajinatif (khayalan)Bersifat faktual (berdasarkan fakta ilmiah)
Diwariskan turun-temurun, pengarang biasanya tidak diketahuiDitulis berdasarkan data dan pengetahuan
Memiliki tokoh, latar, dan alurMemiliki pernyataan umum, deret penjelas, dan interpretasi
Bertujuan menghibur dan memberi pesan moralBertujuan menjelaskan proses terjadinya suatu fenomena

Makna Denotasi dan Konotasi

Dalam cerita rakyat sering muncul ungkapan yang tidak bermakna sebenarnya. Karena itu, kita perlu membedakan dua jenis makna berikut.

  • Makna denotasi (denotatif) adalah makna kata yang sebenarnya atau sesuai kamus.
  • Makna konotasi (konotatif) adalah makna kata yang mengandung nilai rasa atau bersifat kiasan, bukan arti sebenarnya.
UngkapanMakna KonotasiMakna Denotasi / Arti Harfiah
tinggi hatisombonghati yang berada di tempat tinggi
buah hatianak kesayanganbuah dari hati
meja hijaupengadilanmeja yang berwarna hijau
panjang tangansuka mencuritangan yang panjang
banting tulangbekerja kerasmembanting tulang
berhati batutidak punya belas kasihanhati terbuat dari batu

Contoh kalimat denotasi: “Air membeku menjadi es di lemari pendingin.” Contoh kalimat konotasi: “Hatinya membeku mendengar kabar itu.”

Menceritakan Kembali Cerita Rakyat

  1. Pahami dulu alur, tokoh, dan nilai moral cerita aslinya.
  2. Catat peristiwa-peristiwa pentingnya secara berurutan.
  3. Tulis kembali dengan bahasamu sendiri tanpa mengubah inti cerita.
  4. Pertahankan nilai moral di akhir cerita.

Ringkasan Singkat

  • Teks eksplanasi menjelaskan proses terjadinya fenomena. Strukturnya: pernyataan umum, deret penjelas, interpretasi.
  • Kata hubung sebab-akibat: karena, sehingga, akibatnya, oleh karena itu. Kata hubung urutan: pertama, kemudian, lalu, selanjutnya.
  • Cerita rakyat berkembang turun-temurun dan berisi pesan moral. Jenisnya: mite, legenda, fabel, dan sage.
  • Unsur intrinsik: tema, tokoh dan watak, latar, alur, dan amanat.
  • Makna denotasi adalah arti sebenarnya, sedangkan makna konotasi adalah arti kiasan.

Latihan Soal Asesmen

Mata Pelajaran: Bahasa Indonesia  |  Kelas: VI  |  Materi: Teks Eksplanasi dan Cerita Rakyat

Kerjakan soal secara mandiri terlebih dahulu. Kunci jawaban ada di bagian bawah, buka setelah selesai mengerjakan.

I. PILIHAN GANDA

Pilihlah salah satu jawaban A, B, C, atau D dengan memberi tanda silang (X) pada jawaban yang paling tepat!

Bacaan 1 (untuk soal nomor 1 sampai 6)

Perubahan Iklim: Tantangan bagi Bumi Kita

Perubahan iklim adalah perubahan pola cuaca dan suhu bumi yang terjadi dalam jangka waktu lama. Perubahan ini terutama disebabkan oleh peningkatan gas rumah kaca, seperti karbon dioksida, di atmosfer. Gas-gas tersebut berasal dari asap kendaraan bermotor, pembakaran hutan, dan limbah pabrik.

Oleh karena semakin banyak gas rumah kaca yang terperangkap di atmosfer, suhu permukaan bumi pun meningkat. Akibatnya, es di kutub mencair lebih cepat sehingga permukaan air laut naik. Selain itu, pola hujan menjadi tidak menentu sehingga sebagian wilayah mengalami kekeringan panjang, sementara wilayah lain justru dilanda banjir.

Dampak perubahan iklim tidak hanya dirasakan oleh alam, tetapi juga oleh manusia. Petani kesulitan menentukan musim tanam karena cuaca sulit diprediksi. Banyak hewan kehilangan habitatnya akibat suhu yang berubah drastis. Oleh sebab itu, banyak anak-anak di berbagai belahan dunia mulai bergerak untuk menyuarakan pentingnya menjaga lingkungan.

Untuk mengurangi dampak perubahan iklim, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan. Pertama, kita bisa menghemat penggunaan listrik dan air. Kedua, membiasakan diri menanam pohon di sekitar rumah. Ketiga, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Dengan demikian, setiap orang, termasuk anak-anak, dapat berperan dalam menjaga kelestarian bumi.

  1. Berdasarkan teks, apa dampak naiknya suhu bumi terhadap wilayah kutub?

    1. Es di kutub mencair lebih cepat
    2. Kutub menjadi lebih dingin
    3. Populasi hewan kutub bertambah
    4. Kutub berubah menjadi gurun
  2. Gas rumah kaca yang menyebabkan perubahan iklim menurut teks berasal dari ....

    1. hujan deras yang terus-menerus
    2. es di kutub yang mencair
    3. kegiatan menanam pohon di sekitar rumah
    4. asap kendaraan bermotor, pembakaran hutan, dan limbah pabrik
  3. Informasi tersirat yang dapat disimpulkan dari paragraf ketiga adalah ....

    1. Hewan tidak terpengaruh oleh perubahan iklim
    2. Petani semakin mudah menentukan musim tanam
    3. Perubahan iklim berdampak pada kehidupan manusia dan hewan
    4. Perubahan iklim hanya terjadi di wilayah kutub
  4. Pola hujan yang tidak menentu akibat perubahan iklim menyebabkan ....

    1. sebagian wilayah mengalami kekeringan panjang, sedangkan wilayah lain dilanda banjir
    2. seluruh wilayah bumi mengalami banjir
    3. suhu bumi turun secara drastis
    4. es di kutub membeku semakin tebal
  5. Pernyataan umum yang berisi pengertian perubahan iklim terdapat pada paragraf ....

    1. kedua
    2. ketiga
    3. keempat
    4. pertama
  6. Teks di atas termasuk jenis teks ....

    1. Deskripsi
    2. Eksplanasi
    3. Narasi
    4. Persuasi

Soal nomor 7 sampai 11

  1. Bagian teks eksplanasi yang berisi penjelasan proses terjadinya suatu fenomena disebut ....

    1. Pernyataan umum
    2. Deret penjelas
    3. Interpretasi
    4. Simpulan
  2. Kata hubung yang menyatakan urutan waktu adalah ....

    1. karena
    2. sehingga
    3. kemudian
    4. akibatnya
  3. Kalimat yang menggunakan kata hubung yang menyatakan hubungan sebab-akibat adalah ....

    1. Hujan turun deras sehingga sungai meluap.
    2. Mula-mula air laut menguap, kemudian membentuk awan.
    3. Ia rajin belajar, tetapi adiknya malas bermain.
    4. Ibu membeli sayur dan buah di pasar.
  4. Perhatikan pernyataan berikut: "Hutan ditebang secara liar. ... , tanah menjadi tandus dan mudah longsor." Kata hubung yang tepat untuk melengkapi kalimat rumpang tersebut adalah ....

    1. Meskipun demikian
    2. Akibatnya
    3. Sebelum itu
    4. Sama halnya
  5. Ciri-ciri teks eksplanasi adalah ....

    1. menggunakan tokoh khayalan dan kata-kata kiasan
    2. bertujuan mengajak pembaca membeli suatu barang
    3. menceritakan pengalaman pribadi penulis
    4. berisi fakta ilmiah dan menggunakan kata hubung sebab-akibat serta urutan waktu

Bacaan 2 (untuk soal nomor 12 sampai 20)

Asal-usul Danau Cermin

Dahulu kala, di sebuah desa yang subur, hiduplah seorang pemuda bernama Rama. Ia dikenal rajin bekerja, tetapi memiliki sifat sombong dan gemar meremehkan orang lain. Suatu hari, Rama menemukan seekor ikan emas yang terjebak di antara bebatuan sungai. Ikan itu memohon untuk dilepaskan dan berjanji akan memberi keberuntungan kepada Rama.

Rama pun melepaskan ikan tersebut. Sejak saat itu, hidupnya berubah menjadi sangat kaya raya. Namun, semakin kaya, semakin tinggi hati pula Rama. Ia mulai malu mengakui asal-usulnya yang sederhana dan sering menghina warga desa yang miskin.

Pada suatu malam, ikan emas itu muncul dalam mimpi Rama. Ikan itu mengingatkan agar Rama tidak melupakan jasa orang-orang yang pernah membantunya. Namun, Rama mengabaikan peringatan tersebut. Ia bahkan mengusir ibunya sendiri karena malu dengan pakaian lusuh yang dikenakannya.

Karena kesombongannya itu, langit tiba-tiba mendung dan hujan turun sangat deras. Air sungai meluap dan menenggelamkan seluruh harta benda Rama. Ketika hujan reda, cekungan besar bekas luapan air itu berubah menjadi sebuah danau yang jernih bagaikan cermin. Warga desa kemudian menamainya Danau Cermin, sebagai pengingat agar manusia tidak boleh sombong dan harus selalu menghargai jasa orang lain.

  1. Peristiwa yang menjadi awal berubahnya hidup Rama menjadi kaya raya adalah ....

    1. Rama melepaskan ikan emas yang terjebak di antara bebatuan sungai
    2. Rama mengusir ibunya dari rumah
    3. Rama bermimpi bertemu dengan ikan emas
    4. hujan deras turun di desa tempat tinggal Rama
  2. Watak tokoh Rama dalam cerita tersebut adalah ....

    1. Rendah hati dan penyayang
    2. Sombong dan suka meremehkan orang lain
    3. Penakut dan pemalas
    4. Jujur dan sederhana
  3. Konflik dalam cerita mulai muncul ketika Rama ....

    1. menemukan ikan emas di sungai
    2. melepaskan ikan emas ke sungai
    3. bekerja dengan rajin di desanya
    4. menjadi sombong dan menghina warga desa yang miskin
  4. Jika Rama sejak awal bersikap rendah hati, kemungkinan akhir cerita yang terjadi adalah ....

    1. Ia tetap diusir dari desa
    2. Ia tetap kehilangan hartanya
    3. Ia dapat hidup bahagia bersama warga desa tanpa bencana
    4. Ikan emas akan menghukumnya lebih berat
  5. Cerita "Asal-usul Danau Cermin" termasuk jenis cerita rakyat berupa ....

    1. Fabel
    2. Legenda
    3. Mite
    4. Sage
  6. Kata "berhati batu" pada kalimat "Rama berhati batu terhadap warga miskin" bermakna konotasi, yaitu ....

    1. tidak memiliki belas kasihan
    2. hatinya terbuat dari batu
    3. mudah menangis
    4. sangat penyayang
  7. Kalimat berikut yang menggunakan kata bermakna denotasi (arti sebenarnya) adalah ....

    1. Dia menjadi bunga desa yang disukai banyak pemuda.
    2. Ayah banting tulang menghidupi keluarganya.
    3. Adik membaca buku di perpustakaan.
    4. Kepala desa itu panjang tangan.
  8. Unsur intrinsik cerita yang menjelaskan waktu dan tempat terjadinya peristiwa disebut ....

    1. Tokoh
    2. Alur
    3. Latar
    4. Tema
  9. Cerita tentang binatang yang dapat berbicara dan bertingkah laku seperti manusia disebut ....

    1. mite
    2. legenda
    3. sage
    4. fabel

II. ISIAN SINGKAT

Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang tepat!

  1. Teks yang menjelaskan proses terjadinya suatu fenomena alam atau sosial disebut teks ....

  2. Teks eksplanasi memiliki tiga struktur, yaitu pernyataan umum, ..., dan interpretasi.

  3. Kata hubung yang menyatakan akibat, misalnya kata "...." (sebutkan salah satu).

  4. Kata hubung "kemudian", "lalu", dan "selanjutnya" menyatakan hubungan ....

  5. Bagian teks eksplanasi yang berisi kesimpulan atau pandangan penulis disebut ....

  6. Cerita yang berkembang secara turun-temurun di masyarakat dan berkaitan dengan asal-usul suatu tempat disebut ....

  7. Cerita rakyat yang berhubungan dengan dewa, roh, atau makhluk gaib dan dianggap suci oleh masyarakat pendukungnya disebut ....

  8. Pelajaran atau pesan yang dapat diambil dari sebuah cerita disebut ....

  9. Orang atau pelaku yang berperan dalam sebuah cerita disebut ....

  10. Makna kata yang sesuai dengan arti sebenarnya (sesuai kamus) disebut makna ....

III. URAIAN

Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan benar!

  1. Jelaskan proses terjadinya perubahan iklim berdasarkan teks "Perubahan Iklim: Tantangan bagi Bumi Kita" dengan menggunakan kalimatmu sendiri!

  2. Sebutkan tiga struktur teks eksplanasi beserta isi masing-masing bagian!

  3. Jelaskan nilai moral yang terkandung dalam cerita "Asal-usul Danau Cermin" serta hubungkan dengan sikap yang seharusnya kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari!

  4. Tuliskan tiga contoh ungkapan yang bermakna konotasi beserta artinya, lalu buatlah satu kalimat dengan salah satu ungkapan tersebut!

  5. Jelaskan pengertian dari tiga jenis cerita rakyat berikut dan berikan contohnya!

    1. Mite
    2. Legenda
    3. Fabel

– Selamat Mengerjakan –

Kunci Jawaban

Klik untuk melihat kunci jawaban I. Pilihan Ganda
No.JawabanNo.Jawaban
1A11D
2D12A
3C13B
4A14D
5D15C
6B16B
7B17A
8C18C
9A19C
10B20D
Klik untuk melihat kunci jawaban II. Isian Singkat
No.Jawaban
1eksplanasi
2deret penjelas
3sehingga / akibatnya / oleh karena itu (salah satu)
4urutan (waktu)
5interpretasi
6legenda
7mite
8nilai moral / amanat
9tokoh
10denotasi (denotatif)
Klik untuk melihat pedoman jawaban III. Uraian

Nomor 1. Jawaban memuat urutan proses: gas rumah kaca (dari asap kendaraan, pembakaran hutan, limbah pabrik) meningkat di atmosfer → suhu bumi naik → es kutub mencair dan permukaan laut naik, pola hujan tidak menentu (kekeringan di satu wilayah, banjir di wilayah lain) → berdampak pada manusia dan hewan. (Skor 4 jika urutan lengkap dan memakai bahasa sendiri.)

Nomor 2. Pernyataan umum: pengenalan atau gambaran umum fenomena yang dijelaskan. Deret penjelas: penjelasan proses atau rangkaian sebab-akibat terjadinya fenomena secara berurutan. Interpretasi: kesimpulan atau pandangan penulis tentang fenomena tersebut. (Skor 2 untuk setiap struktur beserta isinya, maksimal 6.)

Nomor 3. Inti jawaban: manusia tidak boleh sombong, harus menghargai jasa orang tua dan orang lain, serta bersyukur atas rezeki yang dimiliki. Hubungan dengan kehidupan sehari-hari, misalnya: bersikap rendah hati meskipun berprestasi, menghormati orang tua, menghargai orang yang pernah membantu, dan tidak merendahkan teman. (Skor 2 untuk nilai moral dan 2 untuk keterkaitan dengan sikap sehari-hari.)

Nomor 4. Contoh: tinggi hati (sombong), buah hati (anak kesayangan), meja hijau (pengadilan), panjang tangan (suka mencuri), banting tulang (bekerja keras), ringan tangan (suka menolong atau suka memukul, tergantung konteks). Kalimat harus memakai ungkapan dengan benar, misalnya: "Ayah banting tulang demi membiayai sekolah anak-anaknya." (Skor 1 untuk setiap ungkapan beserta artinya, 2 untuk kalimat yang tepat.)

Nomor 5. Mite: cerita tentang dewa, roh, atau makhluk gaib yang dianggap suci; contoh: Nyi Roro Kidul, Dewi Sri. Legenda: cerita yang berkaitan dengan asal-usul suatu tempat, benda, atau kejadian; contoh: Malin Kundang, Sangkuriang, Danau Toba. Fabel: cerita tentang binatang yang berperilaku seperti manusia; contoh: Kancil dan Buaya. (Skor 2 untuk setiap jenis: 1 untuk pengertian dan 1 untuk contoh yang tepat.)

Penutup

Anak-anak hebat, demikian rangkuman materi teks eksplanasi dan cerita rakyat beserta latihan soalnya. Ulangi bagian yang masih terasa sulit, bacalah teks dengan teliti sebelum menjawab, dan tanyakan kepada bapak/ibu guru bila ada yang belum dipahami. Jangan lupa istirahat yang cukup sebelum hari ujian. Semoga sukses dan mendapatkan hasil terbaik!




Kamis, 08 Oktober 2026

Jumat, 9 Oktober 2026

🌈 SELAMAT DATANG

Pembelajaran Hari Ini

📚 Kelas 6  •  Kurikulum Merdeka


👩‍🏫

IDENTITAS


NAMA GURU

Rizha Listiyani, S.Pd.

📅

HARI / TANGGAL

Jumat, 9  Oktober 2026

🏫

FASE / KELAS

Fase C / Kelas 6

📖

MATA PELAJARAN

Pendidikan Pancasila

✏️

MATERI

Pancasila, norma, hak dan kewajiban

🔢

PERTEMUAN KE

STS hari ke 2


 PENDIDIKAN PANCASILA • KELAS VI SD

Materi dan Latihan Persiapan Sumatif Tengah Semester (STS) Ganjil

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, 

Tidak terasa, sebentar lagi kita akan menghadapi Sumatif Tengah Semester (STS). Sumatif ini adalah kesempatan bagi kalian untuk menunjukkan seberapa jauh kalian sudah memahami nilai-nilai Pancasila dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Jadi, tidak perlu cemas. Yang kalian perlukan adalah belajar sedikit demi sedikit dengan teratur dan tenang.

Pada tulisan ini kita akan mengulang kembali lima materi penting: nilai-nilai Pancasila, Pancasila sebagai pemersatu bangsa, pengamalan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, norma, serta hak dan kewajiban. Di bagian akhir tersedia latihan soal yang bentuknya mirip dengan soal STS. Bacalah materi dengan saksama, kerjakan soalnya, lalu cocokkan jawabanmu dengan kunci jawaban.

Berdoalah sebelum belajar, semangat selalu, dan percayalah pada kemampuan dirimu. Selamat belajar!

1. Nilai-Nilai Pancasila

Pancasila adalah dasar negara sekaligus pandangan hidup bangsa Indonesia. Pancasila terdiri atas lima sila. Setiap sila mengandung nilai-nilai luhur yang menjadi pedoman sikap dan perilaku kita. Kelima sila itu tidak berdiri sendiri, tetapi saling berhubungan dan saling melengkapi sebagai satu kesatuan yang utuh.

SilaBunyi SilaLambangNilai yang Terkandung
Ke-1Ketuhanan Yang Maha EsaBintangPercaya dan taat kepada Tuhan, saling menghormati antarumat beragama, bebas memeluk agama dan beribadah, tidak memaksakan agama kepada orang lain
Ke-2Kemanusiaan yang Adil dan BeradabRantaiSaling mencintai sesama manusia, tenggang rasa, tidak semena-mena, menjunjung tinggi kemanusiaan, berani membela kebenaran dan keadilan
Ke-3Persatuan IndonesiaPohon beringinCinta tanah air, rela berkorban demi bangsa, menjaga persatuan dan kesatuan, menghargai perbedaan
Ke-4Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/PerwakilanKepala bantengMengutamakan musyawarah, menghargai pendapat orang lain, menerima dan melaksanakan hasil keputusan bersama dengan tanggung jawab
Ke-5Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat IndonesiaPadi dan kapasBersikap adil, suka bekerja keras dan gotong royong, menghargai hak orang lain, suka menolong agar semua orang dapat hidup layak

Ingat! Nilai-nilai Pancasila saling berhubungan. Contohnya, kerja bakti membersihkan lingkungan diawali dengan musyawarah (sila ke-4), dilakukan dengan bekerja sama tanpa membedakan teman (sila ke-3 dan ke-2), dan hasilnya dinikmati bersama (sila ke-5). Karena itu, dalam satu kegiatan biasanya ada lebih dari satu sila yang kita amalkan.

2. Pancasila sebagai Pemersatu Bangsa

Indonesia Negara yang Beragam

Bangsa Indonesia terdiri atas lebih dari seribu suku bangsa yang tersebar di ribuan pulau. Kita memiliki bahasa daerah, adat istiadat, kesenian, dan agama yang berbeda-beda. Keberagaman ini adalah kekayaan bangsa. Namun, jika tidak dijaga, perbedaan dapat menimbulkan perselisihan.

Peran Pancasila

Pancasila menjadi pemersatu bangsa karena menjadi pedoman bersama bagi seluruh rakyat Indonesia, apa pun suku, agama, dan budayanya. Semboyan negara kita, Bhinneka Tunggal Ika, berarti “berbeda-beda tetapi tetap satu”. Semboyan ini sejalan dengan sila ke-3, Persatuan Indonesia.

  • Sila ke-1 mengajarkan kita saling menghormati perbedaan agama dan kepercayaan.
  • Sila ke-2 mengajarkan kita memperlakukan semua orang secara manusiawi tanpa membeda-bedakan.
  • Sila ke-3 mengajak kita menempatkan persatuan di atas kepentingan pribadi atau golongan.
  • Sila ke-4 mengajarkan penyelesaian masalah melalui musyawarah.
  • Sila ke-5 mengajarkan keadilan agar tidak ada yang merasa dirugikan.

Sikap yang Menjaga dan Merusak Persatuan

Sikap yang Menjaga PersatuanSikap yang Merusak Persatuan
Berteman dengan siapa saja tanpa memandang suku, agama, dan daerah asalHanya mau berkelompok dengan teman yang sesuku
Menghormati logat dan bahasa daerah temanMengejek logat bicara teman dari daerah lain
Bekerja sama dan bergotong royongMementingkan diri sendiri dan kelompoknya
Menyelesaikan perselisihan dengan musyawarahMenyelesaikan masalah dengan kekerasan dan amarah
Tidak menyebarkan berita yang belum jelas kebenarannya, lalu mencari kebenarannyaMeneruskan pesan bohong yang mengajak memusuhi suku tertentu

Tips menghadapi berita di media sosial: saring dulu sebelum membagikan. Periksa sumbernya, tanyakan kepada orang tua atau guru, dan jangan ikut menyebarkan pesan yang bisa membuat orang saling membenci.

3. Pengamalan Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

Pancasila tidak cukup dihafal, tetapi harus diamalkan dalam perbuatan nyata, di mana pun kita berada: di rumah, di sekolah, dan di masyarakat.

SilaDi RumahDi SekolahDi Masyarakat
Ke-1Beribadah bersama keluarga, menghormati anggota keluarga yang beribadahBerdoa sebelum dan sesudah belajar, menghormati teman yang beribadahIkut menjaga keamanan saat tetangga merayakan hari raya, tidak mengganggu ibadah orang lain
Ke-2Menyayangi dan menolong adik atau kakakMenolong teman yang jatuh atau kesulitan, tidak mengejek temanMembantu korban bencana tanpa membedakan suku dan agama
Ke-3Rukun dan saling membantu antaranggota keluargaBerteman dengan semua teman, mengikuti upacara bendera dengan tertibBergotong royong dan kerja bakti, menjaga kerukunan warga
Ke-4Bermusyawarah menentukan kegiatan keluargaMemilih ketua kelas dengan musyawarah, menghargai pendapat temanMengikuti rapat warga dan menaati keputusan bersama
Ke-5Membagi tugas rumah secara adil, bersikap jujurMelaksanakan piket sesuai jadwal, berbagi dengan temanMembagikan bantuan secara adil, menyisihkan rezeki untuk tetangga yang membutuhkan

Contoh Kegiatan yang Mengamalkan Beberapa Sila Sekaligus

Bakti sosial di sekolah: siswa berdoa sebelum kegiatan (sila ke-1), bermusyawarah menentukan tempat bakti sosial (sila ke-4), bekerja sama mengumpulkan sumbangan (sila ke-3), lalu membagikan bantuan tanpa membeda-bedakan kepada korban (sila ke-2 dan ke-5).

Sikap Peduli

Salah satu wujud pengamalan sila ke-2 dan ke-5 adalah sikap peduli terhadap orang lain. Misalnya, saat ada saudara kita yang terkena banjir, kita dapat mengumpulkan pakaian layak pakai dan makanan untuk disalurkan melalui sekolah atau lembaga yang terpercaya. Menonton atau merekam penderitaan orang lain tanpa menolong bukanlah sikap yang sesuai dengan Pancasila.

4. Norma

Pengertian dan Tujuan Norma

Norma adalah aturan yang mengatur sikap dan perilaku manusia dalam kehidupan bermasyarakat. Norma berlaku bagi semua orang, baik anak-anak maupun orang dewasa. Tujuan adanya norma adalah agar kehidupan bersama menjadi tertib, aman, damai, dan tenteram.

Jenis-Jenis Norma

Jenis NormaSumber atau CiriSanksi bagi PelanggarContoh
Norma AgamaAjaran Tuhan Yang Maha Esa yang tertulis dalam kitab suciDosa dan balasan dari TuhanBeribadah sesuai agama, tidak berbohong, tidak mencuri
Norma KesusilaanHati nurani (suara hati) manusiaRasa bersalah dan penyesalanTidak menyontek walaupun guru tidak mengawasi, jujur mengembalikan barang yang ditemukan
Norma KesopananKebiasaan baik dalam pergaulan masyarakatDicela, dikucilkan, atau ditegur oleh masyarakatBerbicara halus kepada orang tua, mengucapkan salam, tidak memotong pembicaraan
Norma HukumPeraturan tertulis yang dibuat pemerintah dan mengikat semua wargaSanksi tegas dari negara, misalnya denda atau hukuman penjaraMenaati rambu lalu lintas, tidak membuang sampah di tempat terlarang, tidak mencuri

Catatan penting: satu perbuatan dapat melanggar lebih dari satu norma sekaligus. Misalnya, mencuri melanggar norma agama, norma kesusilaan, dan norma hukum. Karena itu, jangan mengambil kesimpulan bahwa suatu perbuatan hanya melanggar satu norma saja.

Contoh Cerita

Dimas menemukan dompet di taman dan tidak ada yang melihatnya. Ia teringat ajaran agamanya bahwa mengambil barang orang lain tanpa izin adalah dosa, sehingga ia menyerahkan dompet itu kepada satpam. Tindakan Dimas didorong oleh norma agama.

5. Hak dan Kewajiban

Pengertian

  • Hak adalah sesuatu yang seharusnya kita terima atau kita miliki.
  • Kewajiban adalah sesuatu yang harus kita lakukan dengan penuh tanggung jawab.

Contoh Hak dan Kewajiban

LingkunganContoh HakContoh Kewajiban
RumahMendapat kasih sayang, perlindungan, dan biaya pendidikan dari orang tuaMenghormati orang tua, membantu pekerjaan rumah, belajar dengan tekun
SekolahMendapat pelajaran dari guru, mendapat perlindungan dari kekerasan, menyampaikan pendapatMenaati tata tertib, menghormati guru dan teman, mengerjakan tugas, melaksanakan piket
MasyarakatMendapat lingkungan yang aman dan bersih, beribadah sesuai agamaMembayar iuran kebersihan dan keamanan, menjaga kebersihan lingkungan, menghormati ibadah pemeluk agama lain

Hak dan Kewajiban Harus Seimbang

Hak dan kewajiban ibarat dua sisi mata uang. Setiap hak yang kita nikmati selalu disertai kewajiban yang harus kita laksanakan.

HakKewajiban yang Mengiringi
Mendapat pendidikanBelajar dengan sungguh-sungguh
Beribadah sesuai agamaMenghormati ibadah pemeluk agama lain
Mendapat lingkungan yang bersihMenjaga kebersihan lingkungan
Menyampaikan pendapatMenghargai pendapat orang lain dan menyampaikannya dengan santun

Akibat jika tidak seimbang: bila kita hanya menuntut hak tetapi mengabaikan kewajiban, orang lain akan dirugikan. Contohnya, siswa yang meminjam buku perpustakaan tetapi tidak mengembalikannya tepat waktu akan mengurangi hak siswa lain untuk membaca buku yang sama. Dengan melaksanakan hak dan kewajiban secara seimbang, kehidupan bersama menjadi tertib dan adil.

Ringkasan Singkat

  • Pancasila terdiri atas lima sila yang saling berhubungan sebagai satu kesatuan.
  • Pancasila menjadi pemersatu bangsa yang beragam suku, agama, dan budaya (Bhinneka Tunggal Ika).
  • Pancasila harus diamalkan di rumah, sekolah, dan masyarakat.
  • Norma ada empat: agama, kesusilaan, kesopanan, dan hukum.
  • Hak dan kewajiban harus dilaksanakan secara seimbang.

Latihan Soal Asesmen

Mata Pelajaran: Pendidikan Pancasila  |  Kelas: VI  |  Tahun Pelajaran: 2026/2027

Kerjakan soal secara mandiri terlebih dahulu. Kunci jawaban tersedia di bagian bawah, buka setelah selesai mengerjakan.

A. PILIHAN GANDA

Berilah tanda silang (X) pada huruf A, B, C, atau D di depan jawaban yang paling tepat!

  1. Lambang pohon beringin pada Garuda Pancasila melambangkan sila ke-3 yang berbunyi ....

    1. Ketuhanan Yang Maha Esa
    2. Persatuan Indonesia
    3. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
    4. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
  2. Sikap saling menyayangi, menghormati sesama manusia, dan tidak bersikap semena-mena merupakan nilai yang terkandung dalam sila ke-2 yang berbunyi ....

    1. Ketuhanan Yang Maha Esa
    2. Persatuan Indonesia
    3. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
    4. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
  3. No.PerilakuSila yang Diamalkan
    1Menghormati teman yang sedang beribadahSila ke-1
    2Menolong korban banjir tanpa membedakan sukuSila ke-2
    3Menjaga kerukunan warga yang berbeda sukuSila ke-4
    4Membagikan bantuan secara adil kepada semua wargaSila ke-5

    Perhatikan tabel berikut! Pasangan perilaku dan sila yang belum tepat ditunjukkan oleh nomor ....

    1. 1
    2. 2
    3. 3
    4. 4
  4. Saat istirahat, Wayan dan Rafi bermain kelereng di halaman. Tiba-tiba azan Zuhur berkumandang. Rafi berpamitan untuk salat di musala. Wayan tersenyum, menunggu dengan sabar, dan tidak mengejek Rafi. Setelah Rafi kembali, mereka melanjutkan permainan.

    Sikap Wayan menunjukkan pengamalan sila ke-1, yaitu ....

    1. menghormati teman yang sedang menjalankan ibadah
    2. memaksa teman beribadah sesuai agamanya
    3. ikut beribadah dengan cara agama Rafi
    4. menyuruh teman menunda ibadah
  5. Pak RT mengajak warga membahas rencana pembangunan pos ronda. Setiap warga menyampaikan pendapatnya dengan santun, lalu keputusan diambil bersama dan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.

    Sikap warga tersebut merupakan pengamalan ....

    1. sila ke-1, karena warga berdoa bersama sebelum rapat
    2. sila ke-2, karena warga saling membantu korban bencana
    3. sila ke-4, karena keputusan diambil melalui musyawarah
    4. sila ke-5, karena warga membagi bantuan secara merata
  6. Contoh pengamalan sila ke-5 di lingkungan sekolah adalah ....

    1. berdoa sebelum dan sesudah belajar
    2. memilih ketua kelas melalui musyawarah
    3. bermain bersama teman dari berbagai daerah
    4. membagi tugas piket secara adil kepada semua siswa
  7. Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut!

    1. Pancasila mempersatukan bangsa Indonesia yang memiliki beragam suku, agama, dan budaya.
    2. Perbedaan suku dan agama pasti menyebabkan bangsa Indonesia terpecah belah.
    3. Nilai-nilai Pancasila menjadi pedoman bersama agar keberagaman tetap terjaga dalam persatuan.

    Urutan kebenaran pernyataan (B = Benar, S = Salah) yang tepat adalah ....

    1. B – S – B
    2. B – B – B
    3. S – B – S
    4. S – S – B
  8. Warga Desa Harmoni memeluk agama yang berbeda. Saat umat Islam merayakan Idulfitri, warga lain ikut menjaga keamanan dan kebersihan. Ketika umat Kristen dan Hindu merayakan hari raya, warga lain melakukan hal yang sama. Setiap keputusan penting desa diambil melalui musyawarah.

    Kehidupan warga Desa Harmoni membuktikan bahwa Pancasila menjadi pemersatu bangsa karena ....

    1. sila ke-1 diamalkan sendiri tanpa berhubungan dengan sila lainnya
    2. sila-sila saling melengkapi: saling menghormati ibadah, bekerja sama, dan bermusyawarah menjaga persatuan dalam perbedaan
    3. semua warga harus memeluk agama yang sama agar dapat bersatu
    4. persatuan hanya dapat dijaga oleh aparat desa
  9. Dua pemuda dari suku berbeda berselisih di jalan. Tak lama kemudian, beredar pesan berantai di media sosial yang mengajak orang memusuhi suku tertentu. Pesan itu dilebih-lebihkan dan belum tentu benar.

    Sikap yang sesuai dengan Pancasila sebagai pemersatu bangsa adalah ....

    1. meneruskan pesan agar orang lain ikut waspada
    2. ikut memusuhi suku tersebut karena pesan sudah banyak dibagikan
    3. menutup diri dan tidak mau bergaul dengan siapa pun
    4. tidak menyebarkan pesan, mencari kebenaran, dan tetap menjaga kerukunan antarsuku
  10. Semboyan Bhinneka Tunggal Ika sejalan dengan sila ke-3 Pancasila yang mengajarkan kita untuk ....

    1. hanya berteman dengan orang yang sesuku
    2. tetap bersatu meskipun berbeda suku, agama, dan budaya
    3. menyeragamkan semua budaya daerah
    4. mengutamakan kepentingan kelompok sendiri
  11. Bu Sinta menjelaskan bahwa di kelas VI ada aturan yang disepakati bersama: mengucapkan salam saat masuk kelas, berbicara sopan kepada teman, dan tidak membuang sampah sembarangan. Aturan itu dibuat agar suasana kelas tertib dan nyaman.

    Aturan yang mengatur sikap dan perilaku manusia agar kehidupan bersama tertib disebut ....

    1. kebiasaan
    2. hukuman
    3. norma
    4. kesenangan
  12. Perilaku berikut yang termasuk pelanggaran norma kesopanan adalah ....

    1. mencuri barang di toko
    2. tidak menjalankan ibadah salat
    3. melanggar rambu lalu lintas
    4. memotong pembicaraan orang yang lebih tua
  13. Sejumlah pengendara sepeda motor melintas di trotoar untuk menghindari kemacetan. Akibatnya, pejalan kaki terpaksa turun ke badan jalan. Petugas menegur dan memberikan denda kepada pengendara yang melanggar.

    Perilaku pengendara tersebut melanggar norma ....

    1. hukum, karena melanggar aturan tertulis yang disertai sanksi dari negara
    2. agama, karena melanggar perintah kitab suci tentang berkendara
    3. kesusilaan, karena hanya bertentangan dengan hati nurani
    4. kesopanan, karena hanya tidak menyapa pejalan kaki
  14. Sanksi bagi orang yang melanggar norma agama adalah ....

    1. denda dari pengadilan
    2. hukuman penjara oleh polisi
    3. dosa dan balasan dari Tuhan Yang Maha Esa
    4. ditilang oleh petugas lalu lintas
  15. No.HakKewajiban yang Mengiringi
    1Mendapat pendidikanBelajar dengan sungguh-sungguh
    2Menyampaikan pendapatMembuang sampah pada tempatnya
    3Beribadah sesuai agamaMenghormati ibadah pemeluk agama lain
    4Mendapat lingkungan yang bersihMenjaga kebersihan lingkungan

    Perhatikan tabel berikut! Pasangan hak dan kewajiban yang belum sesuai ditunjukkan oleh nomor ....

    1. 1
    2. 2
    3. 3
    4. 4
  16. Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut!

    1. Hak adalah sesuatu yang seharusnya kita terima atau miliki.
    2. Kewajiban adalah sesuatu yang harus kita lakukan dengan penuh tanggung jawab.
    3. Kita boleh menuntut hak tanpa melaksanakan kewajiban.

    Urutan kebenaran pernyataan (B = Benar, S = Salah) yang tepat adalah ....

    1. B – B – S
    2. B – S – B
    3. S – B – B
    4. S – S – B
  17. Contoh hak anak di rumah adalah ....

    1. menghormati kedua orang tua
    2. membantu pekerjaan rumah
    3. menjaga kebersihan kamar tidur
    4. mendapat kasih sayang dan perlindungan dari orang tua
  18. Di sebuah perumahan, sebagian warga menikmati taman dan lampu jalan, tetapi enggan membayar iuran kebersihan dan keamanan. Akibatnya, taman menjadi kotor dan banyak lampu jalan yang mati.

    Masalah tersebut terjadi karena warga ....

    1. melaksanakan kewajiban secara berlebihan
    2. menikmati hak, tetapi mengabaikan kewajiban
    3. tidak diberi hak oleh pengurus perumahan
    4. menjalankan hak dan kewajiban secara seimbang
  19. Hak dan kewajiban harus dilaksanakan secara seimbang karena ....

    1. hak jauh lebih penting daripada kewajiban
    2. kewajiban hanya berlaku bagi orang dewasa
    3. agar tidak ada pihak yang dirugikan dan kehidupan bersama berjalan tertib
    4. agar kita dapat menuntut hak sebanyak-banyaknya
  20. Setelah semua siswa melaksanakan kewajiban menjaga kebersihan kelas, hak yang akan mereka peroleh adalah ....

    1. mendapat lingkungan belajar yang bersih dan nyaman
    2. mendapat hadiah dari guru setiap hari
    3. dibebaskan dari jadwal piket
    4. boleh pulang lebih awal dari sekolah

B. ISIAN SINGKAT

Isilah titik-titik pada kalimat berikut dengan jawaban singkat (satu atau dua kata) yang paling tepat!

  1. Aturan yang mengatur sikap dan perilaku manusia dalam kehidupan bermasyarakat disebut ....

  2. Sesuatu yang seharusnya kita terima atau miliki disebut ....

  3. Norma yang bersumber dari ajaran Tuhan dan tertulis dalam kitab suci disebut norma ....

  4. Norma yang bersumber dari hati nurani manusia disebut norma ....

  5. Pengendara yang menerobos lampu merah dapat ditilang oleh polisi. Sanksi tegas dari negara tersebut merupakan ciri norma ....

  6. Warga berdebat tentang jadwal ronda. Mereka sepakat mengikuti jadwal yang dipilih paling banyak warga, dan semua menaatinya walaupun usulan sendiri tidak terpilih. Sikap tersebut merupakan pengamalan sila ke-....

  7. Lambang rantai pada Garuda Pancasila melambangkan sila ke-....

  8. Perbedaan suku, agama, dan budaya di Indonesia dapat disatukan karena Pancasila berfungsi sebagai ... bangsa.

  9. Menghormati teman yang sedang beribadah merupakan pengamalan sila ke-....

  10. Semboyan negara Indonesia yang tertulis pada pita yang dicengkeram Garuda Pancasila adalah ....

C. URAIAN

Jawablah pertanyaan berikut dengan uraian yang jelas dan lengkap!

  1. Di sekolah kita terdapat banyak aturan: siswa berdoa sebelum belajar, menyapa guru dengan sopan, tidak menyontek, dan menaati tata tertib sekolah. Aturan-aturan itu membuat sekolah tertib dan nyaman.

    1. Jelaskan pengertian norma dengan kata-katamu sendiri!
    2. Sebutkan empat jenis norma yang berlaku dalam masyarakat!
  2. Tuliskan bunyi sila ke-1 dan sila ke-4 Pancasila, beserta satu contoh pengamalan masing-masing sila di lingkungan rumah!

  3. Rafi adalah siswa baru dari Ambon. Saat guru meminta siswa membentuk kelompok, tidak ada yang mau menerima Rafi karena teman-temannya menganggap Rafi berbeda dan tidak akan cocok dengan kelompok mereka. Akhirnya, Rafi duduk sendirian.

    Jika kamu berada di kelas itu, apa yang kamu lakukan? Sebutkan dua tindakan beserta alasannya!

    1. Jelaskan pengertian hak dan kewajiban!
    2. Sebutkan dua hak dan dua kewajiban siswa di sekolah!
    3. Mengapa hak dan kewajiban harus dilaksanakan secara seimbang?
  4. Kampung Mawar dan Kampung Melati bertetangga dan dihuni warga dengan suku serta agama yang berbeda. Setelah pertandingan sepak bola antarkampung, terjadi salah paham yang membuat warga saling menjauh dan tidak lagi mau bergotong royong. Tokoh masyarakat lalu mengajak warga bermusyawarah dan mengadakan kerja bakti bersama.

    Sebutkan tiga tindakan nyata yang dapat dilakukan siswa kelas VI di sekolah untuk menjaga persatuan!

– Selamat Mengerjakan –

Kunci Jawaban

Klik untuk melihat kunci jawaban A. Pilihan Ganda
No.JawabanNo.Jawaban
1B11C
2D12D
3C13A
4A14C
5C15B
6D16A
7A17D
8B18B
9D19C
10B20A
Klik untuk melihat kunci jawaban B. Isian Singkat
No.Jawaban
1norma
2hak
3agama
4kesusilaan
5hukum
64 (keempat)
72 (kedua)
8pemersatu
91 (pertama)
10Bhinneka Tunggal Ika
Klik untuk melihat pedoman jawaban C. Uraian

Nomor 1. a. Norma adalah aturan yang mengatur sikap dan perilaku manusia dalam kehidupan bermasyarakat agar kehidupan menjadi tertib dan tenteram (skor 2).
b. Norma agama, norma kesusilaan, norma kesopanan, dan norma hukum (skor 1 untuk setiap jenis norma yang benar, maksimal 4).

Nomor 2. Sila ke-1: Ketuhanan Yang Maha Esa; contoh: beribadah sesuai agama bersama keluarga / menghormati anggota keluarga yang beribadah. Sila ke-4: Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan; contoh: bermusyawarah menentukan tempat liburan keluarga / menghargai pendapat adik atau kakak. (Skor 1 untuk bunyi sila dan 1 untuk contoh yang tepat, total 4.)

Nomor 3. Contoh jawaban: (1) Mengajak Rafi bergabung ke kelompokku, karena semua teman berhak diterima tanpa membeda-bedakan (sila ke-3 dan ke-2). (2) Menegur teman yang menolak Rafi dengan sopan dan mengajak mereka berkenalan, karena perbedaan daerah bukan alasan menjauhi teman dan dapat merusak persatuan. (Skor 2 untuk tiap tindakan beserta alasan yang tepat.)

Nomor 4. a. Hak adalah sesuatu yang seharusnya kita terima atau miliki; kewajiban adalah sesuatu yang harus kita lakukan dengan penuh tanggung jawab.
b. Hak: mendapat pelajaran dari guru, mendapat perlindungan dari kekerasan, dan sejenisnya. Kewajiban: menaati tata tertib sekolah, menghormati guru dan teman, mengerjakan tugas, menjaga kebersihan kelas, dan sejenisnya.
c. Agar tidak ada pihak yang dirugikan, kehidupan bersama berjalan tertib dan adil, serta setiap orang dapat menikmati haknya karena orang lain juga melaksanakan kewajibannya. (Skor: a = 2, b = 2, c = 2.)

Nomor 5. Contoh jawaban: berteman dengan semua teman tanpa memandang suku dan agama; bekerja sama dalam kelompok belajar atau kerja bakti; tidak mengejek logat atau kebiasaan teman; menyelesaikan perselisihan dengan musyawarah; tidak menyebarkan kabar bohong yang memecah belah. (Skor 2 untuk setiap tindakan yang tepat, maksimal 6.)

Penutup

Anak-anak hebat, itulah rangkuman materi dan latihan soal untuk persiapan Sumatif Tengah Semester. Ulangi bagian yang masih terasa sulit, tanyakan kepada bapak/ibu guru jika ada yang belum dipahami, dan jangan lupa istirahat yang cukup sebelum hari ujian. Kerjakan soal dengan teliti, jujur, dan percaya diri. Semoga sukses dan mendapatkan hasil terbaik!


Senin, 12 Oktober 2026

🌈 SELAMAT DATANG Pembelajaran Hari Ini 📚 Kelas 6  •  Kurikulum Merdeka 👩‍🏫 IDENTITAS NAMA GURU Rizha Listiyani, S.Pd. 📅 HARI / TANGGAL ...