Jumat, 18 September 2026

Jumat, 18 September 2026

  

🌈 SELAMAT DATANG

Pembelajaran Hari Ini

📚 Kelas 6  •  Kurikulum Merdeka


👩‍🏫

IDENTITAS


NAMA GURU

Rizha Listiyani, S.Pd.

📅

HARI / TANGGAL

Jumat, 18 September 2026

🏫

FASE / KELAS

Fase C / Kelas 6

📖

MATA PELAJARAN

IPAS 

✏️

MATERI

Jejak Sang Pahlawan

🔢

PERTEMUAN KE

Minggu ke 6

🌟

Apersepsi & Salam Pembuka

Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak sholih/ah? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu. Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat subuh hari ini? Jangan lupa ya, anak-anak, shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim.

Allah sudah sangat baik kepada kita dengan segala kebesaran-Nya:

🌍
Al-Khaliq
Maha Pencipta
🤲
Al-Malik
Maha Memelihara
🌾
Ar-Razzaq
Maha Pemberi Rezeki

 

Perjuangan Para Pahlawan & Politik Bebas Aktif

Materi IPAS — Kelas 6 SD

📋 Perencanaan Pembelajaran

Capaian Pembelajaran (CP)
Mengacu pada Capaian Pembelajaran IPAS Fase C (Kurikulum Merdeka, masih berlaku pada tahun ajaran 2026/2027): pada akhir Fase C, peserta didik mampu memahami dan menganalisis peristiwa penting yang terjadi di lingkungan sekitarnya, mengaitkannya dengan konteks daerah, nasional, hingga global, serta memaknai bagaimana kehidupan masyarakat berubah dari masa ke masa. Peserta didik juga mampu mengembangkan keterampilan berpikir kritis untuk menyimpulkan pengaruh suatu peristiwa sejarah terhadap kondisi sosial, ekonomi, budaya, dan pendidikan masyarakat.
Tujuan Pembelajaran (TP)
Murid dapat meninjau peristiwa bersejarah yang pernah terjadi di daerah pada zaman penjajahan, serta menganalisis dan menyimpulkan kondisi sosial, ekonomi, budaya, dan pendidikan pada masa penjajahan.
Kegiatan BelajarKategori
Menonton video pembelajaran tentang perjuangan pahlawanJoyful
Bermain kuis benar/salah untuk mengulas materi sebelumnyaJoyful
Berdiskusi kelompok menganalisis bentuk-bentuk perjuangan pahlawanMeaningful
Mengaitkan nilai perjuangan pahlawan dengan sikap gigih dalam belajar sehari-hariMeaningful
Merefleksikan makna perjuangan bagi kehidupan diri sendiri saat iniMindful
Hening sejenak sebelum mengerjakan asesmen untuk fokus dan tenangMindful
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
TahapRincian Kegiatan
ATP 6.1Peserta didik mengidentifikasi tujuan perjuangan para pahlawan pada masa penjajahan melalui tayangan video.
ATP 6.2Peserta didik mengklasifikasikan bentuk-bentuk perjuangan pahlawan (fisik/bersenjata dan diplomasi) melalui diskusi kelompok.
ATP 6.3Peserta didik menjelaskan pengertian dan penerapan politik luar negeri bebas aktif Indonesia melalui contoh kehidupan sehari-hari.
ATP 6.4Peserta didik menganalisis dan menyimpulkan kondisi sosial, ekonomi, budaya, dan pendidikan pada masa penjajahan melalui asesmen formatif.
Materi: Tujuan perjuangan pahlawan, bentuk-bentuk perjuangan, dan politik luar negeri bebas aktif
Model Pembelajaran: Discovery Learning (dipadukan dengan Problem Based Learning) — dipilih karena mengajak siswa menemukan sendiri makna nilai perjuangan lewat pengamatan video dan diskusi analisis, bukan sekadar menghafal fakta sejarah.
Metode: Ceramah interaktif, tanya jawab, diskusi kelompok, dan penugasan.
Media & Alat Peraga: Video pembelajaran YouTube, laptop/proyektor, gambar/ilustrasi pahlawan dan peta perjuangan, poster garis waktu (timeline) kemerdekaan, kartu benar/salah untuk kuis, Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), papan tulis.

🌬️ Pembukaan: Review Materi Sebelumnya

Sebelum masuk ke materi baru, yuk ingat kembali materi tentang cara menjaga kesehatan sistem pernapasan! Jawablah Benar atau Salah untuk setiap pernyataan berikut.

1. Paru-paru manusia berjumlah dua buah, yaitu paru-paru kanan dan kiri.
2. Merokok baik untuk menjaga kesehatan paru-paru.
3. Berolahraga secara teratur dapat membantu menjaga kesehatan sistem pernapasan.
4. Menghirup udara yang berdebu atau berasap tidak berpengaruh apa pun pada paru-paru.
5. Bernapas melalui hidung lebih baik daripada melalui mulut karena hidung dapat menyaring udara yang masuk.

🎬 Inti Pembelajaran: Video dan Penjelasan

Sebagai pembuka, mari kita tonton video pembelajaran berikut ini:

🔗 Tonton juga penjelasan tambahan tentang Politik Bebas Aktif Indonesia

1. Tujuan Perjuangan Para Pahlawan

Para pahlawan Indonesia berjuang dengan berbagai tujuan mulia, di antaranya:

  • 🎯 Mengusir penjajah dari tanah air.
  • 🎯 Meraih dan mempertahankan kemerdekaan bangsa.
  • 🎯 Mewujudkan keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat.
  • 🎯 Menjaga persatuan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
💡 Kaitkan dengan kehidupanmu: Sama seperti pahlawan yang gigih berjuang meski menghadapi banyak rintangan, kamu juga bisa mencontoh sikap itu saat belajar. Misalnya, saat mengerjakan soal matematika yang sulit, jangan langsung menyerah — teruslah mencoba sampai berhasil, seperti semangat pantang menyerah para pahlawan!

2. Bentuk-Bentuk Perjuangan Pahlawan

Perjuangan Fisik/Bersenjata
Perjuangan Diplomasi
Politik Bebas Aktif

Para pahlawan tidak hanya berjuang dengan senjata, tetapi juga dengan cara lain:

  • Perjuangan fisik/bersenjata: perlawanan langsung dengan senjata melawan penjajah, contohnya perlawanan Pangeran Diponegoro dan Pattimura.
  • Perjuangan diplomasi: perjuangan melalui perundingan atau meja perundingan, contohnya Perjanjian Linggarjati, Perjanjian Renville, dan Konferensi Meja Bundar.
  • Perjuangan melalui organisasi dan pendidikan: mendirikan organisasi seperti Budi Utomo dan menyelenggarakan Sumpah Pemuda untuk menyatukan semangat kebangsaan.
  • Perjuangan melalui tulisan dan media: menyebarkan semangat cinta tanah air lewat surat kabar dan tulisan-tulisan perjuangan.
💡 Kaitkan dengan kehidupanmu: Perjuangan diplomasi mirip seperti saat kamu dan temanmu berselisih pendapat dalam kerja kelompok. Alih-alih bertengkar (seperti perjuangan fisik), kalian bisa duduk bersama untuk berdiskusi dan mencari jalan tengah (seperti perjuangan diplomasi) supaya tugas kelompok tetap selesai dengan baik.

3. Politik Luar Negeri Bebas Aktif

Setelah merdeka, Indonesia menetapkan politik luar negeri bebas aktif, artinya:

  • Bebas: Indonesia tidak memihak salah satu blok kekuatan dunia mana pun.
  • Aktif: Indonesia tetap berperan aktif dalam menciptakan perdamaian dunia, misalnya dengan mengirimkan Pasukan Garuda untuk misi perdamaian PBB dan menyelenggarakan Konferensi Asia Afrika di Bandung.
💡 Kaitkan dengan kehidupanmu: Bayangkan dua temanmu sedang bertengkar. Sikap "bebas aktif" itu seperti kamu yang tidak memihak salah satu dari mereka (bebas), tetapi tetap aktif membantu mendamaikan keduanya agar berteman baik kembali (aktif).

📝 Penutup: Asesmen Formatif

A. Pilihan Ganda

1. Tujuan utama perjuangan para pahlawan pada masa penjajahan adalah ...Mudah
a. Menjajah negara lain
b. Mengusir penjajah dan meraih kemerdekaan
c. Mencari kekayaan pribadi
d. Bekerja sama dengan penjajah
2. Berikut ini yang merupakan contoh bentuk perjuangan fisik/bersenjata adalah ...Mudah
a. Mengadakan perundingan damai
b. Menulis artikel di surat kabar
c. Melakukan perang melawan penjajah
d. Mendirikan sekolah rakyat
3. Perjanjian yang pertama kali diadakan antara Indonesia dan Belanda setelah proklamasi kemerdekaan adalah ...Sedang
a. Perjanjian Linggarjati
b. Perjanjian Renville
c. Konferensi Meja Bundar
d. Perjanjian Bongaya
4. Salah satu wujud nyata pelaksanaan politik luar negeri bebas aktif Indonesia adalah ...Sedang
a. Bergabung dengan salah satu blok kekuatan dunia
b. Menutup hubungan diplomatik dengan negara lain
c. Hanya fokus pada kepentingan dalam negeri
d. Mengirim Pasukan Garuda dalam misi perdamaian PBB
5. Mengapa perjuangan diplomasi dianggap penting selain perjuangan bersenjata dalam meraih kemerdekaan Indonesia?Sukar
a. Karena tidak membutuhkan biaya sama sekali
b. Karena mampu memperjuangkan pengakuan kedaulatan Indonesia di mata dunia internasional secara damai
c. Karena lebih mudah dilakukan oleh semua orang
d. Karena tidak melibatkan tokoh-tokoh penting

B. Isian Singkat

1. Tokoh yang memimpin Konferensi Asia Afrika di Bandung dan menjadi simbol politik bebas aktif Indonesia adalah ... Mudah
2. Perjuangan yang dilakukan melalui perundingan atau meja perundingan disebut perjuangan ... Sedang
3. Selain mengusir penjajah, tujuan perjuangan pahlawan yang berkaitan dengan kesejahteraan rakyat adalah ... Sukar

C. Esai

1. Jelaskan perbedaan antara perjuangan fisik dan perjuangan diplomasi yang dilakukan oleh para pahlawan Indonesia! Berikan masing-masing satu contohnya. Sedang
2. Bagaimana penerapan sikap "bebas aktif" ala politik luar negeri Indonesia dapat dicontoh dalam kehidupan sehari-hari di sekolah? Jelaskan pendapatmu disertai contoh nyata. Sukar

✅ Kesimpulan

Para pahlawan Indonesia berjuang dengan tujuan mengusir penjajah, meraih kemerdekaan, serta mewujudkan keadilan dan kesejahteraan bagi rakyat. Perjuangan itu dilakukan dengan berbagai cara, mulai dari perjuangan fisik/bersenjata, diplomasi, hingga melalui organisasi dan tulisan. Setelah merdeka, Indonesia menerapkan politik luar negeri bebas aktif — tidak memihak blok mana pun, tetapi tetap aktif menciptakan perdamaian dunia. Nilai-nilai perjuangan ini dapat kita contoh dalam kehidupan sehari-hari, seperti sikap gigih dalam belajar dan sikap adil dalam menyelesaikan masalah bersama teman.

📌 Refleksi Pembelajaran

Kendala Pembelajaran:
Beberapa siswa mungkin kesulitan membedakan antara bentuk-bentuk perjuangan (fisik vs diplomasi) karena istilah sejarah yang terdengar asing. Selain itu, keterbatasan akses internet/proyektor di kelas dapat menghambat pemutaran video pembelajaran.

Tindak Lanjut:
Guru dapat menyediakan ringkasan materi dalam bentuk poster/infografis sederhana sebagai cadangan jika video tidak dapat diputar, serta memberikan contoh analogi kehidupan sehari-hari secara berulang agar konsep lebih mudah dipahami. Bagi siswa yang belum paham, dapat diberikan pendampingan kelompok kecil atau tugas tambahan berupa membuat mind map sederhana.





Kamis, 17 September 2026

   IDENTITAS

🌈 SELAMAT DATANG

Pembelajaran Hari Ini

📚 Kelas 6  •  Kurikulum Merdeka


👩‍🏫

NAMA GURU

Rizha Listiyani, S.Pd.

📅

HARI / TANGGAL

Kamis, 17 September 2026

🏫

FASE / KELAS

Fase C / Kelas 6

📖

MATA PELAJARAN

Matematika

✏️

MATERI

Rasio

🔢

PERTEMUAN KE

Minggu ke 6

🌟

Apersepsi & Salam Pembuka

Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak sholih/ah? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu. Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat subuh hari ini? Jangan lupa ya, anak-anak, shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim.

Allah sudah sangat baik kepada kita dengan segala kebesaran-Nya:

🌍
Al-Khaliq
Maha Pencipta
🤲
Al-Malik
Maha Memelihara
🌾
Ar-Razzaq
Maha Pemberi Rezeki

📚 MATEMATIKA KELAS 6

Materi: Rasio
Fase C • Kurikulum Merdeka • Alokasi Waktu 3 × 35 Menit
🎯 Topik Pembelajaran: Rasio atau perbandingan dua besaran

Capaian Pembelajaran

Pada akhir Fase C, murid memperluas pemahaman dan intuisi bilangan serta operasi aritmetika. Murid dapat bernalar secara proporsional dan menggunakan operasi perkalian dan pembagian untuk menyelesaikan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan rasio dan/atau proporsi.

Pembelajaran rasio pada materi ini diarahkan agar murid tidak hanya mampu menghitung perbandingan, tetapi juga mampu memahami makna hubungan antara dua besaran, menggunakan bahasa rasio, serta menerapkannya dalam situasi kehidupan sehari-hari.Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran, murid dapat:

  1. Menjelaskan pengertian rasio sebagai hubungan perbandingan antara dua besaran.
  2. Menuliskan rasio menggunakan bentuk a : b.
  3. Membaca rasio dengan bahasa yang tepat, misalnya "3 dibanding 5".
  4. Mengidentifikasi besaran pertama dan besaran kedua dalam suatu perbandingan.
  5. Menggunakan bahasa rasio untuk menjelaskan hubungan antara dua besaran.
  6. Menyelesaikan masalah rasio sederhana yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.

🌱 Pelaksanaan Tujuan Pembelajaran dalam Kegiatan Belajar

Jenis PembelajaranKegiatanTujuan yang Dikembangkan
MindfulMurid mengamati benda-benda di sekitar kelas, kemudian berhenti sejenak dan memperhatikan jumlah benda yang dibandingkan. Guru mengajak murid berpikir: "Mana yang dibandingkan? Berapa jumlah masing-masing?"Murid menyadari bahwa rasio digunakan untuk membandingkan dua besaran.
MeaningfulMurid menghubungkan rasio dengan situasi nyata, seperti jumlah murid laki-laki dan perempuan, jumlah buku dan pensil, campuran minuman, serta jumlah buah.Murid memahami bahwa rasio berguna dalam kehidupan sehari-hari.
JoyfulMurid menonton video pembelajaran, bermain kartu rasio, melakukan permainan "Temukan Pasangan Rasio", dan menyelesaikan tantangan rasio secara berkelompok.Murid belajar konsep rasio dengan suasana menyenangkan dan aktif.

Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Mengamati: Murid mengamati dua kelompok benda dengan jumlah berbeda.
  2. Menanya: Murid menjawab pertanyaan: "Apa yang dapat kita bandingkan dari kedua kelompok benda tersebut?"
  3. Memahami konsep: Guru menjelaskan bahwa hubungan perbandingan antara dua besaran dapat dinyatakan dengan rasio.
  4. Menyatakan rasio: Murid belajar menulis rasio dalam bentuk a : b dan membacanya dengan benar.
  5. Mengeksplorasi: Murid menentukan rasio dari berbagai benda atau situasi sehari-hari.
  6. Mengaplikasikan: Murid menyelesaikan masalah sederhana tentang rasio.
  7. Merefleksi: Murid menjelaskan dengan kata-kata sendiri apa arti rasio dan kapan rasio digunakan.
  8. Mengevaluasi: Murid mengerjakan asesmen formatif.

Materi: Rasio

Kegiatan Pembelajaran 3 × 35 Menit

WaktuKegiatanPrinsip
10 menitPembukaan dan review.
Guru mengajak murid mengingat kembali materi pecahan melalui permainan Benar atau Salah.
Mindful & Joyful
10 menitOrientasi.
Guru menampilkan benda atau gambar yang dapat dibandingkan, kemudian mengajukan pertanyaan pemantik.
Mindful
10 menitMenonton video pembelajaran.
Murid menyimak video tentang konsep rasio dan mencatat satu hal penting yang mereka pahami.
Joyful
25 menitEksplorasi dan penjelasan.
Guru menjelaskan pengertian rasio, bentuk rasio, cara membaca, menyederhanakan, dan menggunakan bahasa rasio.
Meaningful
15 menitAktivitas kelompok.
Murid menentukan rasio dari benda atau gambar yang disediakan dan menjelaskan hasilnya kepada kelompok lain.
Joyful & Meaningful
15 menitLatihan penerapan.
Murid menyelesaikan masalah rasio yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.
Meaningful
10 menitRefleksi.
Murid menjawab: "Apa itu rasio?", "Mengapa urutan rasio penting?", dan "Di mana kita dapat menemukan rasio?"
Mindful
10 menitAsesmen formatif.
Murid mengerjakan soal pilihan ganda, isian, dan esai.
Mindful

Media dan Alat Peraga

  • 💻 Laptop atau komputer
  • 📽️ LCD/proyektor
  • 📱 Gawai jika pembelajaran dilakukan secara digital
  • 🎬 Video pembelajaran
  • 🖼️ Gambar buah, makanan, benda, atau kelompok murid
  • 🃏 Kartu angka rasio
  • 🧮 Benda konkret seperti pensil, penghapus, buku, kelereng, dan stik es krim
  • 📋 LKPD
  • 📝 Papan tulis dan spidol
  • 📊 Tabel rasio
  • 🎨 Kertas warna untuk aktivitas kelompok

7. Pembukaan: Review Materi Sebelumnya

Sebelum mempelajari rasio, mari mengingat kembali materi pecahan. Tentukan apakah pernyataan berikut Benar (B) atau Salah (S).

1. Pecahan 1/2 senilai dengan 2/4.
2. Pecahan 3/4 lebih kecil daripada 1/2.
3. 2/5 × 3 = 6/5.
4. 0,75 sama nilainya dengan 3/4.
5. Pecahan 2/3 dan 4/6 merupakan pecahan senilai.

Inti Pembelajaran: Video dan Penjelasan

🎬 Video Pembelajaran

Sebelum membaca penjelasan, simak video berikut tentang Konsep Rasio atau Perbandingan Kelas 6.

💭 Pertanyaan Setelah Menonton

  1. Apa yang dimaksud dengan rasio?
  2. Bagaimana cara menuliskan rasio?
  3. Mengapa urutan dalam rasio harus diperhatikan?
  4. Sebutkan satu contoh rasio dalam kehidupan sehari-hari.

🔎 Apa Itu Rasio?

Rasio adalah cara untuk menyatakan hubungan perbandingan antara dua besaran yang sejenis.

Rasio dapat ditulis menggunakan tanda titik dua :.

3 : 5
4 : 7
2 : 3

Contoh rasio 3 : 5 dibaca:

  • "3 dibanding 5"
  • "3 untuk setiap 5"
  • "Perbandingannya 3 : 5"

🧠 Memahami Bagian-Bagian Rasio

Perhatikan rasio berikut:

4 : 7

4 adalah besaran pertama, sedangkan 7 adalah besaran kedua.

Urutan sangat penting. Rasio 4 : 7 berbeda dengan 7 : 4.

🍎 Contoh 1: Buah di Meja

Di atas meja terdapat 4 apel dan 6 jeruk.

🍎 🍎 🍎 🍎
🍊 🍊 🍊 🍊 🍊 🍊

Rasio apel terhadap jeruk adalah:

4 : 6

Artinya, setiap 4 apel terdapat 6 jeruk. Rasio tersebut juga dapat disederhanakan menjadi:

4 : 6 = 2 : 3

Jadi, hubungan apel terhadap jeruk dapat dinyatakan sebagai 2 : 3.

👧👦 Contoh 2: Murid di Kelas

Dalam sebuah kelompok terdapat 8 murid perempuan dan 4 murid laki-laki.

Rasio murid perempuan terhadap murid laki-laki:

8 : 4 = 2 : 1

Artinya, setiap 2 murid perempuan terdapat 1 murid laki-laki.

🥤 Contoh 3: Membuat Minuman

Untuk membuat minuman tertentu, ibu mencampurkan 2 gelas sirup dengan 5 gelas air.

Rasio sirup terhadap air adalah:

2 : 5

Artinya, untuk setiap 2 gelas sirup diperlukan 5 gelas air.

⚽ Contoh 4: Jumlah Gol

Dalam sebuah pertandingan, Tim A mencetak 6 gol, sedangkan Tim B mencetak 3 gol.

Rasio gol Tim A terhadap Tim B:

6 : 3 = 2 : 1

Jadi, jumlah gol Tim A dibanding Tim B adalah 2 : 1.

📌 Cara Menentukan Rasio

  1. Tentukan dua besaran yang akan dibandingkan.
  2. Perhatikan urutan besaran yang dibandingkan.
  3. Hitung jumlah masing-masing besaran.
  4. Tuliskan menggunakan tanda :.
  5. Sederhanakan rasio jika memungkinkan.
  6. Jelaskan hasilnya menggunakan bahasa rasio.
💡 Ingat!
Rasio bukan sekadar dua angka yang dipisahkan tanda titik dua. Rasio menunjukkan hubungan antara dua besaran. Karena itu, urutan angka dalam rasio harus diperhatikan.

Penutup: Asesmen Formatif

📝 A. Pilihan Ganda

1. (Mudah)
Di dalam kotak terdapat 3 pensil merah dan 5 pensil biru. Rasio pensil merah terhadap pensil biru adalah ....

A. 3 : 5
B. 5 : 3
C. 3 : 8
D. 5 : 8
2. (Mudah)
Rasio 8 : 4 jika disederhanakan menjadi ....

A. 8 : 2
B. 4 : 2
C. 2 : 1
D. 1 : 2
3. (Sedang)
Di kelas terdapat 12 murid perempuan dan 18 murid laki-laki. Rasio murid perempuan terhadap seluruh murid adalah ....

A. 2 : 3
B. 2 : 5
C. 3 : 5
D. 5 : 2
4. (Sedang)
Perbandingan jumlah buku Ani dan Budi adalah 3 : 2. Jika Ani memiliki 15 buku, jumlah buku Budi adalah ....

A. 6 buku
B. 8 buku
C. 10 buku
D. 12 buku
5. (Sukar)
Sebuah resep membutuhkan sirup dan air dengan rasio 2 : 5. Jika digunakan 10 gelas air, banyak sirup yang diperlukan agar rasionya tetap sama adalah ....

A. 2 gelas
B. 4 gelas
C. 5 gelas
D. 8 gelas

✏️ B. Isian

1. Rasio 6 : 9 jika disederhanakan menjadi ....
2. Di dalam keranjang terdapat 4 apel dan 8 jeruk. Rasio apel terhadap jeruk adalah ....
3. Rasio siswa laki-laki terhadap perempuan adalah 2 : 3. Jika terdapat 12 siswa laki-laki, jumlah siswa perempuan adalah ....

🧠 C. Esai

1. (Sedang)
Dalam sebuah kelas terdapat 14 murid yang membawa bekal dan 21 murid yang tidak membawa bekal. Tentukan rasio murid yang membawa bekal terhadap murid yang tidak membawa bekal. Jelaskan langkah penyelesaiannya.
2. (Sukar)
Untuk membuat campuran cat, warna putih dan biru dicampur dengan rasio 4 : 1. Jika seorang murid menggunakan 20 ml cat putih, berapa ml cat biru yang diperlukan agar campuran tetap memiliki rasio yang sama? Jelaskan dengan bahasa rasio.

Kunci Jawaban

Review Pecahan

  1. Benar
  2. Salah
  3. Benar
  4. Benar
  5. Benar

Pilihan Ganda

  1. A — 3 : 5
  2. C — 2 : 1
  3. B — 2 : 5
  4. C — 10 buku
  5. B — 4 gelas

Isian

  1. 2 : 3
  2. 1 : 2
  3. 18 siswa perempuan

Esai

1. Rasio 14 : 21. Keduanya dibagi 7: 14 ÷ 7 = 2 dan 21 ÷ 7 = 3. Jadi, rasio murid yang membawa bekal terhadap yang tidak membawa bekal adalah 2 : 3.

2. Rasio cat putih dan biru adalah 4 : 1. Jika cat putih menjadi 20 ml, berarti 4 bagian menjadi 20 ml.
20 ÷ 4 = 5 ml per bagian.
Cat biru terdiri atas 1 bagian, sehingga diperlukan 5 ml cat biru.
Jadi, campuran 20 ml cat putih membutuhkan 5 ml cat biru.

Kesimpulan

Rasio adalah cara menyatakan hubungan perbandingan antara dua besaran. Rasio ditulis menggunakan tanda :, misalnya 2 : 3. Dalam menentukan rasio, kita harus memperhatikan dua besaran yang dibandingkan dan urutannya.

Rasio dapat digunakan dalam berbagai situasi kehidupan sehari-hari, seperti membandingkan jumlah murid, buah, buku, uang, bahan makanan, campuran minuman, maupun berbagai benda lainnya.

Hal terpenting yang perlu diingat adalah bahwa rasio tidak hanya berbicara tentang angka, tetapi menunjukkan hubungan antara dua besaran.

Kesimpulan Pengajaran

⚠️ Kendala Pembelajaran

  • Sebagian murid masih menganggap rasio hanya sebagai operasi pembagian.
  • Murid dapat keliru menentukan urutan besaran dalam rasio.
  • Murid mengalami kesulitan membedakan rasio bagian terhadap bagian dan bagian terhadap keseluruhan.
  • Kemampuan berhitung murid yang beragam dapat menyebabkan kecepatan belajar berbeda.
  • Koneksi internet atau perangkat dapat mengalami kendala saat menonton video.

🔄 Tindak Lanjut

  • Gunakan benda konkret sebelum menggunakan simbol matematika.
  • Berikan contoh rasio yang dekat dengan kehidupan murid.
  • Gunakan tabel atau gambar untuk membantu murid melihat hubungan dua besaran.
  • Berikan latihan bertahap dari konkret → gambar → simbol → soal cerita.
  • Murid yang belum memahami konsep diberikan bimbingan dan latihan sederhana secara bertahap.
  • Murid yang sudah memahami konsep diberikan soal tantangan dengan situasi rasio yang lebih kompleks.

👥 Murid yang Paham

Seluruh peserta didik mengikuti pembelajaran dengan baik. Dengan demikian terdapat 27 peserta didik yang memahami materi hari ini dengan baik dan dapat menyelesaikan post test dengan nilai baik


Rabu, 16 September 2026

Rabu, 16 September 2026

   IDENTITAS

🌈 SELAMAT DATANG

Pembelajaran Hari Ini

📚 Kelas 6  •  Kurikulum Merdeka


👩‍🏫

NAMA GURU

Rizha Listiyani, S.Pd.

📅

HARI / TANGGAL

Rabu, 16 September 2026

🏫

FASE / KELAS

Fase C / Kelas 6

📖

MATA PELAJARAN

Matematika

✏️

MATERI

Rasio

🔢

PERTEMUAN KE

Minggu ke 6

🌟

Apersepsi & Salam Pembuka

Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak sholih/ah? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu. Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat subuh hari ini? Jangan lupa ya, anak-anak, shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim.

Allah sudah sangat baik kepada kita dengan segala kebesaran-Nya:

🌍
Al-Khaliq
Maha Pencipta
🤲
Al-Malik
Maha Memelihara
🌾
Ar-Razzaq
Maha Pemberi Rezeki

📚 MATEMATIKA KELAS 6

Materi: Rasio
Fase C • Kurikulum Merdeka • Alokasi Waktu 3 × 35 Menit
🎯 Topik Pembelajaran: Rasio atau perbandingan dua besaran

Capaian Pembelajaran

Pada akhir Fase C, murid memperluas pemahaman dan intuisi bilangan serta operasi aritmetika. Murid dapat bernalar secara proporsional dan menggunakan operasi perkalian dan pembagian untuk menyelesaikan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan rasio dan/atau proporsi.

Pembelajaran rasio pada materi ini diarahkan agar murid tidak hanya mampu menghitung perbandingan, tetapi juga mampu memahami makna hubungan antara dua besaran, menggunakan bahasa rasio, serta menerapkannya dalam situasi kehidupan sehari-hari.Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran, murid dapat:

  1. Menjelaskan pengertian rasio sebagai hubungan perbandingan antara dua besaran.
  2. Menuliskan rasio menggunakan bentuk a : b.
  3. Membaca rasio dengan bahasa yang tepat, misalnya "3 dibanding 5".
  4. Mengidentifikasi besaran pertama dan besaran kedua dalam suatu perbandingan.
  5. Menggunakan bahasa rasio untuk menjelaskan hubungan antara dua besaran.
  6. Menyelesaikan masalah rasio sederhana yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.

🌱 Pelaksanaan Tujuan Pembelajaran dalam Kegiatan Belajar

Jenis PembelajaranKegiatanTujuan yang Dikembangkan
MindfulMurid mengamati benda-benda di sekitar kelas, kemudian berhenti sejenak dan memperhatikan jumlah benda yang dibandingkan. Guru mengajak murid berpikir: "Mana yang dibandingkan? Berapa jumlah masing-masing?"Murid menyadari bahwa rasio digunakan untuk membandingkan dua besaran.
MeaningfulMurid menghubungkan rasio dengan situasi nyata, seperti jumlah murid laki-laki dan perempuan, jumlah buku dan pensil, campuran minuman, serta jumlah buah.Murid memahami bahwa rasio berguna dalam kehidupan sehari-hari.
JoyfulMurid menonton video pembelajaran, bermain kartu rasio, melakukan permainan "Temukan Pasangan Rasio", dan menyelesaikan tantangan rasio secara berkelompok.Murid belajar konsep rasio dengan suasana menyenangkan dan aktif.

Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Mengamati: Murid mengamati dua kelompok benda dengan jumlah berbeda.
  2. Menanya: Murid menjawab pertanyaan: "Apa yang dapat kita bandingkan dari kedua kelompok benda tersebut?"
  3. Memahami konsep: Guru menjelaskan bahwa hubungan perbandingan antara dua besaran dapat dinyatakan dengan rasio.
  4. Menyatakan rasio: Murid belajar menulis rasio dalam bentuk a : b dan membacanya dengan benar.
  5. Mengeksplorasi: Murid menentukan rasio dari berbagai benda atau situasi sehari-hari.
  6. Mengaplikasikan: Murid menyelesaikan masalah sederhana tentang rasio.
  7. Merefleksi: Murid menjelaskan dengan kata-kata sendiri apa arti rasio dan kapan rasio digunakan.
  8. Mengevaluasi: Murid mengerjakan asesmen formatif.

Materi: Rasio

Kegiatan Pembelajaran 3 × 35 Menit

WaktuKegiatanPrinsip
10 menitPembukaan dan review.
Guru mengajak murid mengingat kembali materi pecahan melalui permainan Benar atau Salah.
Mindful & Joyful
10 menitOrientasi.
Guru menampilkan benda atau gambar yang dapat dibandingkan, kemudian mengajukan pertanyaan pemantik.
Mindful
10 menitMenonton video pembelajaran.
Murid menyimak video tentang konsep rasio dan mencatat satu hal penting yang mereka pahami.
Joyful
25 menitEksplorasi dan penjelasan.
Guru menjelaskan pengertian rasio, bentuk rasio, cara membaca, menyederhanakan, dan menggunakan bahasa rasio.
Meaningful
15 menitAktivitas kelompok.
Murid menentukan rasio dari benda atau gambar yang disediakan dan menjelaskan hasilnya kepada kelompok lain.
Joyful & Meaningful
15 menitLatihan penerapan.
Murid menyelesaikan masalah rasio yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.
Meaningful
10 menitRefleksi.
Murid menjawab: "Apa itu rasio?", "Mengapa urutan rasio penting?", dan "Di mana kita dapat menemukan rasio?"
Mindful
10 menitAsesmen formatif.
Murid mengerjakan soal pilihan ganda, isian, dan esai.
Mindful

Media dan Alat Peraga

  • 💻 Laptop atau komputer
  • 📽️ LCD/proyektor
  • 📱 Gawai jika pembelajaran dilakukan secara digital
  • 🎬 Video pembelajaran
  • 🖼️ Gambar buah, makanan, benda, atau kelompok murid
  • 🃏 Kartu angka rasio
  • 🧮 Benda konkret seperti pensil, penghapus, buku, kelereng, dan stik es krim
  • 📋 LKPD
  • 📝 Papan tulis dan spidol
  • 📊 Tabel rasio
  • 🎨 Kertas warna untuk aktivitas kelompok

7. Pembukaan: Review Materi Sebelumnya

Sebelum mempelajari rasio, mari mengingat kembali materi pecahan. Tentukan apakah pernyataan berikut Benar (B) atau Salah (S).

1. Pecahan 1/2 senilai dengan 2/4.
2. Pecahan 3/4 lebih kecil daripada 1/2.
3. 2/5 × 3 = 6/5.
4. 0,75 sama nilainya dengan 3/4.
5. Pecahan 2/3 dan 4/6 merupakan pecahan senilai.

Inti Pembelajaran: Video dan Penjelasan

🎬 Video Pembelajaran

Sebelum membaca penjelasan, simak video berikut tentang Konsep Rasio atau Perbandingan Kelas 6.

💭 Pertanyaan Setelah Menonton

  1. Apa yang dimaksud dengan rasio?
  2. Bagaimana cara menuliskan rasio?
  3. Mengapa urutan dalam rasio harus diperhatikan?
  4. Sebutkan satu contoh rasio dalam kehidupan sehari-hari.

🔎 Apa Itu Rasio?

Rasio adalah cara untuk menyatakan hubungan perbandingan antara dua besaran yang sejenis.

Rasio dapat ditulis menggunakan tanda titik dua :.

3 : 5
4 : 7
2 : 3

Contoh rasio 3 : 5 dibaca:

  • "3 dibanding 5"
  • "3 untuk setiap 5"
  • "Perbandingannya 3 : 5"

🧠 Memahami Bagian-Bagian Rasio

Perhatikan rasio berikut:

4 : 7

4 adalah besaran pertama, sedangkan 7 adalah besaran kedua.

Urutan sangat penting. Rasio 4 : 7 berbeda dengan 7 : 4.

🍎 Contoh 1: Buah di Meja

Di atas meja terdapat 4 apel dan 6 jeruk.

🍎 🍎 🍎 🍎
🍊 🍊 🍊 🍊 🍊 🍊

Rasio apel terhadap jeruk adalah:

4 : 6

Artinya, setiap 4 apel terdapat 6 jeruk. Rasio tersebut juga dapat disederhanakan menjadi:

4 : 6 = 2 : 3

Jadi, hubungan apel terhadap jeruk dapat dinyatakan sebagai 2 : 3.

👧👦 Contoh 2: Murid di Kelas

Dalam sebuah kelompok terdapat 8 murid perempuan dan 4 murid laki-laki.

Rasio murid perempuan terhadap murid laki-laki:

8 : 4 = 2 : 1

Artinya, setiap 2 murid perempuan terdapat 1 murid laki-laki.

🥤 Contoh 3: Membuat Minuman

Untuk membuat minuman tertentu, ibu mencampurkan 2 gelas sirup dengan 5 gelas air.

Rasio sirup terhadap air adalah:

2 : 5

Artinya, untuk setiap 2 gelas sirup diperlukan 5 gelas air.

⚽ Contoh 4: Jumlah Gol

Dalam sebuah pertandingan, Tim A mencetak 6 gol, sedangkan Tim B mencetak 3 gol.

Rasio gol Tim A terhadap Tim B:

6 : 3 = 2 : 1

Jadi, jumlah gol Tim A dibanding Tim B adalah 2 : 1.

📌 Cara Menentukan Rasio

  1. Tentukan dua besaran yang akan dibandingkan.
  2. Perhatikan urutan besaran yang dibandingkan.
  3. Hitung jumlah masing-masing besaran.
  4. Tuliskan menggunakan tanda :.
  5. Sederhanakan rasio jika memungkinkan.
  6. Jelaskan hasilnya menggunakan bahasa rasio.
💡 Ingat!
Rasio bukan sekadar dua angka yang dipisahkan tanda titik dua. Rasio menunjukkan hubungan antara dua besaran. Karena itu, urutan angka dalam rasio harus diperhatikan.

Penutup: Asesmen Formatif

📝 A. Pilihan Ganda

1. (Mudah)
Di dalam kotak terdapat 3 pensil merah dan 5 pensil biru. Rasio pensil merah terhadap pensil biru adalah ....

A. 3 : 5
B. 5 : 3
C. 3 : 8
D. 5 : 8
2. (Mudah)
Rasio 8 : 4 jika disederhanakan menjadi ....

A. 8 : 2
B. 4 : 2
C. 2 : 1
D. 1 : 2
3. (Sedang)
Di kelas terdapat 12 murid perempuan dan 18 murid laki-laki. Rasio murid perempuan terhadap seluruh murid adalah ....

A. 2 : 3
B. 2 : 5
C. 3 : 5
D. 5 : 2
4. (Sedang)
Perbandingan jumlah buku Ani dan Budi adalah 3 : 2. Jika Ani memiliki 15 buku, jumlah buku Budi adalah ....

A. 6 buku
B. 8 buku
C. 10 buku
D. 12 buku
5. (Sukar)
Sebuah resep membutuhkan sirup dan air dengan rasio 2 : 5. Jika digunakan 10 gelas air, banyak sirup yang diperlukan agar rasionya tetap sama adalah ....

A. 2 gelas
B. 4 gelas
C. 5 gelas
D. 8 gelas

✏️ B. Isian

1. Rasio 6 : 9 jika disederhanakan menjadi ....
2. Di dalam keranjang terdapat 4 apel dan 8 jeruk. Rasio apel terhadap jeruk adalah ....
3. Rasio siswa laki-laki terhadap perempuan adalah 2 : 3. Jika terdapat 12 siswa laki-laki, jumlah siswa perempuan adalah ....

🧠 C. Esai

1. (Sedang)
Dalam sebuah kelas terdapat 14 murid yang membawa bekal dan 21 murid yang tidak membawa bekal. Tentukan rasio murid yang membawa bekal terhadap murid yang tidak membawa bekal. Jelaskan langkah penyelesaiannya.
2. (Sukar)
Untuk membuat campuran cat, warna putih dan biru dicampur dengan rasio 4 : 1. Jika seorang murid menggunakan 20 ml cat putih, berapa ml cat biru yang diperlukan agar campuran tetap memiliki rasio yang sama? Jelaskan dengan bahasa rasio.

Kunci Jawaban

Review Pecahan

  1. Benar
  2. Salah
  3. Benar
  4. Benar
  5. Benar

Pilihan Ganda

  1. A — 3 : 5
  2. C — 2 : 1
  3. B — 2 : 5
  4. C — 10 buku
  5. B — 4 gelas

Isian

  1. 2 : 3
  2. 1 : 2
  3. 18 siswa perempuan

Esai

1. Rasio 14 : 21. Keduanya dibagi 7: 14 ÷ 7 = 2 dan 21 ÷ 7 = 3. Jadi, rasio murid yang membawa bekal terhadap yang tidak membawa bekal adalah 2 : 3.

2. Rasio cat putih dan biru adalah 4 : 1. Jika cat putih menjadi 20 ml, berarti 4 bagian menjadi 20 ml.
20 ÷ 4 = 5 ml per bagian.
Cat biru terdiri atas 1 bagian, sehingga diperlukan 5 ml cat biru.
Jadi, campuran 20 ml cat putih membutuhkan 5 ml cat biru.

Kesimpulan

Rasio adalah cara menyatakan hubungan perbandingan antara dua besaran. Rasio ditulis menggunakan tanda :, misalnya 2 : 3. Dalam menentukan rasio, kita harus memperhatikan dua besaran yang dibandingkan dan urutannya.

Rasio dapat digunakan dalam berbagai situasi kehidupan sehari-hari, seperti membandingkan jumlah murid, buah, buku, uang, bahan makanan, campuran minuman, maupun berbagai benda lainnya.

Hal terpenting yang perlu diingat adalah bahwa rasio tidak hanya berbicara tentang angka, tetapi menunjukkan hubungan antara dua besaran.

Kesimpulan Pengajaran

⚠️ Kendala Pembelajaran

  • Sebagian murid masih menganggap rasio hanya sebagai operasi pembagian.
  • Murid dapat keliru menentukan urutan besaran dalam rasio.
  • Murid mengalami kesulitan membedakan rasio bagian terhadap bagian dan bagian terhadap keseluruhan.
  • Kemampuan berhitung murid yang beragam dapat menyebabkan kecepatan belajar berbeda.
  • Koneksi internet atau perangkat dapat mengalami kendala saat menonton video.

🔄 Tindak Lanjut

  • Gunakan benda konkret sebelum menggunakan simbol matematika.
  • Berikan contoh rasio yang dekat dengan kehidupan murid.
  • Gunakan tabel atau gambar untuk membantu murid melihat hubungan dua besaran.
  • Berikan latihan bertahap dari konkret → gambar → simbol → soal cerita.
  • Murid yang belum memahami konsep diberikan bimbingan dan latihan sederhana secara bertahap.
  • Murid yang sudah memahami konsep diberikan soal tantangan dengan situasi rasio yang lebih kompleks.

👥 Murid yang Paham


Jumat, 18 September 2026

   🌈 SELAMAT DATANG Pembelajaran Hari Ini 📚 Kelas 6  •  Kurikulum Merdeka 👩‍🏫 IDENTITAS NAMA GURU Rizha Listiyani, S.Pd. 📅 HARI / TANGG...