IDENTITAS
NAMA GURU
Rizha Listiyani, S.Pd.
HARI / TANGGAL
Senin, 19 Oktober 2026
FASE / KELAS
Fase C / Kelas 6
MATA PELAJARAN
Matematika
MATERI
Rasio
PERTEMUAN KE
Minggu ke 6
Apersepsi & Salam Pembuka
Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Apa kabar anak sholih/ah? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu. Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat subuh hari ini? Jangan lupa ya, anak-anak, shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim.
Allah sudah sangat baik kepada kita dengan segala kebesaran-Nya:
Al-Malik artinya Allah Maha Merajai atau Maha Menguasai. Allah Swt. adalah pemilik dan penguasa seluruh alam semesta. Semua yang ada di dunia, termasuk manusia, tumbuhan, hewan, waktu, dan berbagai sumber daya, berada dalam kekuasaan dan ketetapan-Nya.
Dalam matematika, rasio digunakan untuk membandingkan dua besaran. Misalnya, jumlah siswa laki-laki dan perempuan, jumlah buku dan pensil, atau banyaknya air dan sirup. Melalui rasio, kita belajar melihat hubungan dan keteraturan antara berbagai hal.
Keteraturan tersebut dapat mengingatkan kita kepada sifat Allah Al-Malik. Alam semesta yang begitu luas memiliki keteraturan yang luar biasa. Pergantian siang dan malam, peredaran benda-benda langit, pertumbuhan makhluk hidup, dan keseimbangan berbagai unsur di alam menunjukkan bahwa Allah adalah Penguasa seluruh ciptaan-Nya.
Pahlawan Nasional dan Jejaknya di Masa Kini
Capaian Pembelajaran
Pada akhir Fase C, peserta didik mampu mengamati, mengidentifikasi, dan menjelaskan hubungan antara makhluk hidup, lingkungan alam, dan lingkungan sosial. Peserta didik juga mampu menjelaskan perubahan yang terjadi di lingkungan sosial serta peran tokoh dan masyarakat di dalamnya, menunjukkan sikap menghargai keberagaman dan jasa para tokoh, dan mengomunikasikan hasil pengamatannya secara sederhana.
Catatan: rumusan di atas diringkas dari CP IPAS Fase C. Mohon disesuaikan dengan teks resmi CP terbaru dari Kemendikdasmen.
Catatan: rumusan di atas diringkas dari CP IPAS Fase C. Mohon disesuaikan dengan teks resmi CP terbaru dari Kemendikdasmen.
Tujuan Pembelajaran
Siswa mampu menjawab soal berkaitan dengan pancaindra dan perubahan lingkungan sosial.
Rincian pelaksanaan dalam kegiatan belajar:
- Siswa tenang, fokus, dan menyimak penjelasan guru tanpa terburu-buru. Mindful
- Siswa menonton video pembelajaran tentang pahlawan dengan mata dan telinga, lalu menyebutkan hal yang mereka lihat dan dengar. Joyful
- Siswa menghubungkan jasa pahlawan dengan perubahan di lingkungan sosial, misalnya nama jalan, monumen, dan hari besar nasional di sekitar mereka. Meaningful
- Siswa mengerjakan latihan pembuka secara santai sambil saling mengoreksi jawaban teman. Joyful
- Siswa menjawab soal asesmen dan menuliskan satu aksi nyata untuk menghargai pahlawan. Meaningful Mindful
Alur Tujuan Pembelajaran
- Siswa mampu menyimak materi dengan fokus dan tenang.
- Siswa mampu menyebutkan hasil pengamatan melalui indra penglihatan dan pendengaran dari video pahlawan.
- Siswa mampu menjelaskan jejak pahlawan sebagai perubahan lingkungan sosial masa kini.
- Siswa mampu menjawab soal latihan tentang pahlawan dengan benar.
- Siswa mampu menjawab soal asesmen dan menentukan cara menghargai jasa pahlawan.
Model dan Metode Pembelajaran
Model: Discovery Learning (pembelajaran penemuan).
Metode: ceramah singkat, tanya jawab, pengamatan video, diskusi kelompok, dan penugasan.
Pembukaan: Review Materi Sebelumnya
Jawablah soal tentang pahlawan daerah berikut dengan singkat.
- Pahlawan dari Lampung yang gigih melawan penjajah Belanda adalah ....
- Sultan Hasanuddin dari Sulawesi Selatan dijuluki ....
- Pahlawan wanita dari Aceh yang memimpin perang gerilya adalah ....
- Kapitan Pattimura berasal dari daerah ....
- Pahlawan daerah adalah tokoh yang berjuang dan berjasa terutama bagi ....
1. Radin Intan II 2. Ayam Jantan dari Timur 3. Cut Nyak Dhien 4. Maluku 5. daerahnya (masyarakat di daerah asalnya)
Inti Pembelajaran: Video dan Penjelasan
Video Pembelajaran
Tontonlah video dengan tenang. Perhatikan apa yang kamu lihat dan dengar.
Ganti kotak ini dengan kode sematan (iframe) dari YouTube.
1. Pahlawan Nasional
Pahlawan nasional adalah warga negara Indonesia yang berjuang melawan penjajah atau berjasa luar biasa bagi bangsa, lalu diberi gelar resmi oleh Presiden atas usul pemerintah. Jasanya dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia, tidak hanya satu daerah.
| Pahlawan | Asal | Jasa |
|---|---|---|
| Pangeran Diponegoro | Yogyakarta | Memimpin Perang Jawa (1825–1830) |
| Cut Nyak Dhien | Aceh | Memimpin perang gerilya melawan Belanda |
| Bung Tomo | Surabaya | Membakar semangat arek-arek Surabaya, 10 November 1945 |
| R.A. Kartini | Jepara | Memperjuangkan pendidikan perempuan |
Perbedaannya dengan pahlawan daerah: pahlawan nasional diakui negara dan jasanya berskala nasional, sedangkan pahlawan daerah dikenang terutama di daerahnya. Sifat yang mereka miliki sama: berani, rela berkorban, dan cinta tanah air.
2. Jejak Pahlawan di Masa Kini
Perjuangan pahlawan membawa perubahan lingkungan sosial. Dulu kita dijajah, kini kita merdeka. Jejaknya masih dapat kita amati dengan pancaindra:
- Dilihat (mata): monumen, museum, patung, nama jalan, nama bandara, dan uang rupiah bergambar pahlawan.
- Didengar (telinga): lagu perjuangan dan pidato upacara bendera.
- Dirasakan: kemerdekaan, bersekolah dengan aman, dan hidup rukun dalam persatuan.
- Diperingati: Hari Pahlawan setiap 10 November dan Hari Kemerdekaan setiap 17 Agustus.
Contohnya, Bandara Radin Inten II di Lampung memakai nama pahlawan daerah, sehingga namanya terus dikenang setiap hari.
3. Cara Menghargai Jasa Para Pahlawan
- Mengikuti upacara bendera dengan tertib dan khidmat.
- Belajar sungguh-sungguh dan berprestasi sebagai wujud mengisi kemerdekaan.
- Menjaga persatuan, rukun dengan teman yang berbeda suku, agama, dan budaya.
- Merawat monumen, makam pahlawan, dan fasilitas umum.
- Meneladani sifat pahlawan: berani, jujur, disiplin, dan peduli sesama.
- Mengenalkan kisah pahlawan kepada adik dan teman.
Penutup: Asesmen Formatif
A. Pilihan Ganda
- Orang yang berjuang dan berkorban demi bangsa disebut ....
- pedagang
- pahlawan
- penjajah
- wisatawan
- Hari Pahlawan diperingati setiap tanggal ....
- 17 Agustus
- 2 Mei
- 28 Oktober
- 10 November
- Gelar pahlawan nasional diberikan oleh ....
- Presiden atas usul pemerintah
- kepala sekolah
- kepala desa
- negara lain
- Berikut ini jejak pahlawan yang dapat kita lihat sekarang adalah ....
- harga barang di pasar
- cuaca hari ini
- nama jalan, monumen, dan bandara
- acara televisi
- Perubahan lingkungan sosial setelah perjuangan para pahlawan adalah ....
- rakyat hidup di bawah penjajahan
- rakyat bebas menentukan nasib bangsanya sendiri
- rakyat dilarang bersekolah
- semua daerah terpisah-pisah
- pedagang
- pahlawan
- penjajah
- wisatawan
- 17 Agustus
- 2 Mei
- 28 Oktober
- 10 November
- Presiden atas usul pemerintah
- kepala sekolah
- kepala desa
- negara lain
- harga barang di pasar
- cuaca hari ini
- nama jalan, monumen, dan bandara
- acara televisi
- rakyat hidup di bawah penjajahan
- rakyat bebas menentukan nasib bangsanya sendiri
- rakyat dilarang bersekolah
- semua daerah terpisah-pisah
B. Isian
- Pertempuran 10 November 1945 terjadi di kota ....
- Saat mengunjungi museum, indra yang kita gunakan untuk mengamati benda bersejarah adalah ....
- Sikap cinta tanah air dan rela berkorban demi bangsa disebut semangat ....
C. Esai
- Sebutkan dua jejak pahlawan yang ada di sekitarmu dan jelaskan alasannya!
- Bagaimana caramu meneruskan perjuangan pahlawan di sekolah dan di masyarakat? Berikan tiga contoh beserta alasannya!
Kunci jawaban:
Pilihan ganda: 1. B 2. D 3. A 4. C 5. B
Isian: 6. Surabaya 7. mata (penglihatan) 8. patriotisme (nasionalisme)
Esai 9: Jawaban bervariasi, contoh: nama jalan dan monumen atau tugu di kota. Alasannya, benda-benda itu mengingatkan kita pada jasa pahlawan dan menjadi cara negara menghormatinya.
Esai 10: Jawaban bervariasi, contoh: (1) belajar giat, karena pahlawan berjuang agar kita dapat bersekolah; (2) menjaga persatuan dan tidak mengejek teman, karena pahlawan berjuang bersama dari berbagai daerah; (3) merawat fasilitas umum, karena itu peninggalan dan milik bersama. Skor penuh jika ada tiga contoh dan tiap contoh disertai alasan.
Pilihan ganda: 1. B 2. D 3. A 4. C 5. B
Isian: 6. Surabaya 7. mata (penglihatan) 8. patriotisme (nasionalisme)
Esai 9: Jawaban bervariasi, contoh: nama jalan dan monumen atau tugu di kota. Alasannya, benda-benda itu mengingatkan kita pada jasa pahlawan dan menjadi cara negara menghormatinya.
Esai 10: Jawaban bervariasi, contoh: (1) belajar giat, karena pahlawan berjuang agar kita dapat bersekolah; (2) menjaga persatuan dan tidak mengejek teman, karena pahlawan berjuang bersama dari berbagai daerah; (3) merawat fasilitas umum, karena itu peninggalan dan milik bersama. Skor penuh jika ada tiga contoh dan tiap contoh disertai alasan.