Selasa, 13 Oktober 2026

Rabu, 14 Oktober 2026

 🌈 SELAMAT DATANG

Pembelajaran Hari Ini

📚 Kelas 6  •  Kurikulum Merdeka


👩‍🏫

IDENTITAS


NAMA GURU

Rizha Listiyani, S.Pd.

📅

HARI / TANGGAL

Rabu, 14 Oktober 2026

🏫

FASE / KELAS

Fase C / Kelas 6

📖

MATA PELAJARAN

Matematika 

✏️

MATERI

Pecahan, Desimal, dan Rasio

🔢

PERTEMUAN KE

hari ke 5

MATEMATIKA • KELAS VI SD
Materi dan Latihan Persiapan Sumatif Tengah Semester (STS) Ganjil

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, 

Sebentar lagi kita akan menghadapi Sumatif Tengah Semester (STS). Sumatif ini adalah kesempatan untuk melihat sejauh mana kalian memahami materi yang telah dipelajari, sekaligus mengetahui bagian mana yang masih perlu diulang. Matematika bukan untuk dihafalkan, tetapi dipahami dan dilatih. Semakin sering kalian berlatih, semakin mudah dan cepat kalian menyelesaikan soal.

Pada tulisan ini kita akan mengulang tiga materi penting: pecahan (penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian, dan mengurutkan), bilangan desimal, serta rasio. Setelah membaca materi dan contoh soalnya, kerjakan latihan soal di bagian akhir yang bentuknya mirip dengan soal STS, lalu cocokkan jawabanmu dengan kunci jawaban.

Berdoalah sebelum belajar, kerjakan dengan teliti, dan jangan takut salah, karena dari kesalahan kita belajar. Selamat belajar!

1. Pecahan

Mengenal Jenis Pecahan

JenisPengertianContoh
Pecahan biasaTerdiri atas pembilang (atas) dan penyebut (bawah)34, 25, 56
Pecahan campuranGabungan bilangan bulat dan pecahan biasa1 12, 2 34
Pecahan senilaiPecahan yang berbeda bentuk tetapi nilainya sama12 = 24 = 36

Mengubah pecahan campuran menjadi pecahan biasa: kalikan bilangan bulat dengan penyebut, lalu tambahkan pembilang.

Contoh: 1 12 = (1 × 2 + 1)/2 = 32   |   3 12 = (3 × 2 + 1)/2 = 72

Mengubah pecahan biasa menjadi campuran: bagi pembilang dengan penyebut. Contoh: 1712 = 17 : 12 = 1 sisa 5, jadi 1712 = 1 512.

Penting: 1712 dan 1 512 nilainya sama. Jika soal meminta bentuk sederhana atau campuran, ubah hasil akhir menjadi pecahan campuran.

a. Penjumlahan Pecahan

  • Penyebut sama: jumlahkan pembilangnya, penyebut tetap.
  • Penyebut berbeda: samakan penyebut dengan mencari KPK penyebutnya, lalu jumlahkan pembilangnya.
Contoh 1: 23 + 34KPK dari 3 dan 4 adalah 12.
23 = 812 dan 34 = 912
812 + 912 = 1712 = 1 512
Contoh 2 (soal cerita): Ibu membeli 34 kg gula dan 23 kg tepung. Berapa berat seluruhnya?34 + 23 = 912 + 812 = 1712 = 1 512 kg

Kesalahan yang sering terjadi: menjumlahkan pembilang dengan pembilang dan penyebut dengan penyebut. 23 + 34 bukan 57. Ingat, penyebut harus disamakan lebih dahulu.

b. Pengurangan Pecahan

Caranya sama seperti penjumlahan: samakan penyebut, lalu kurangkan pembilangnya.

Contoh 1: 56 − 14KPK dari 6 dan 4 adalah 12.
56 = 1012 dan 14 = 312
1012 − 312 = 712
Contoh 2 (pecahan campuran): 3 12 − 1 34Samakan penyebut: 3 24 − 1 34
Pembilang 2 lebih kecil dari 3, maka pinjam 1 dari bilangan bulat: 3 24 = 2 64
2 64 − 1 34 = 1 34
Jadi, hasilnya 1 34.
(Cara lain: 3 12 = 72 = 144 dan 1 34 = 74, maka 144 − 74 = 74 = 1 34.)
Contoh 3 (soal cerita): Ibu punya 2 12 kg tepung, 1 14 kg dipakai. Berapa sisanya?2 12 − 1 14 = 2 24 − 1 14 = 1 14 kg

c. Perkalian Pecahan

Kalikan pembilang dengan pembilang dan penyebut dengan penyebut. Penyebut tidak perlu disamakan.

Contoh 1: 25 × 37(2 × 3)/(5 × 7) = 635
Contoh 2 (pecahan × bilangan bulat): 1 12 × 21 12 = 32, maka 32 × 2 = 62 = 3
Contoh 3 (campuran × campuran): 1 12 × 1 131 12 = 32 dan 1 13 = 43
32 × 43 = 126 = 2

Tips: sebelum mengalikan, ubah pecahan campuran menjadi pecahan biasa. Kamu juga dapat menyederhanakan lebih dulu, misalnya 32 × 43: angka 3 dan 3 saling habis, 4 dan 2 menjadi 2 dan 1, hasilnya 2.

d. Pembagian Pecahan

Membagi pecahan sama dengan mengalikan dengan kebalikan pembagi. Kebalikan 12 adalah 21 = 2, kebalikan 3 adalah 13.

Contoh 1: 34 : 1234 × 21 = 64 = 1 12
Contoh 2 (pecahan : bilangan bulat): 34 : 334 × 13 = 312 = 14
Contoh 3: 23 : 1223 × 2 = 43 = 1 13

e. Mengurutkan Pecahan

Untuk mengurutkan atau membandingkan pecahan, samakan penyebutnya atau ubah menjadi desimal.

Contoh 1: Urutkan 12, 34, 23, 56 dari yang terkecilPenyebut disamakan menjadi 12:
12 = 612, 34 = 912, 23 = 812, 56 = 1012
Urutan: 612 < 812 < 912 < 1012
Jadi, 12, 23, 34, 56
Contoh 2 (pecahan dan desimal): Urutkan 58, 0,6, 34, 0,55 dari yang terkecilUbah semua ke desimal: 58 = 0,625; 34 = 0,75
Urutan: 0,55 < 0,6 < 0,625 < 0,75
Jadi, 0,55; 0,6; 58; 34

2. Bilangan Desimal

Nilai Tempat

Bilangan desimal adalah bilangan yang memiliki tanda koma. Angka di belakang koma menunjukkan bagian yang lebih kecil dari satu.

BilanganSatuanPersepuluhanPerseratusanPerseribuan
2,3452345
0,4050405

Membandingkan dan Mengurutkan

  1. Bandingkan bagian bulatnya terlebih dahulu.
  2. Jika sama, bandingkan angka di belakang koma satu per satu dari kiri.
  3. Agar mudah, samakan banyak angka di belakang koma dengan menambahkan angka 0.
Contoh 1: 2,34 ... 2,304Samakan: 2,340 dan 2,304
Bagian bulat sama (2). Persepuluhan sama (3). Perseratusan: 4 > 0.
Jadi, 2,34 > 2,304
Contoh 2: Urutkan 0,45; 0,5; 0,405; 0,54 dari yang terkecilSamakan menjadi tiga angka di belakang koma: 0,450; 0,500; 0,405; 0,540
Urutan: 0,405 < 0,450 < 0,500 < 0,540
Jadi, 0,405; 0,45; 0,5; 0,54

Penjumlahan dan Pengurangan Desimal

Tulis bilangan secara bersusun dengan koma tepat segaris, lalu jumlahkan atau kurangkan seperti bilangan bulat.

Contoh 1: 5,25 + 2,75 − 1,55,25 + 2,75 = 8,00
8,00 − 1,50 = 6,5
Contoh 2: 12,5 + 3,75 − 4,2512,50 + 3,75 = 16,25
16,25 − 4,25 = 12

Perkalian Desimal

Kalikan seperti bilangan bulat tanpa memperhatikan koma. Banyak angka di belakang koma pada hasil sama dengan jumlah angka di belakang koma kedua bilangan.

Contoh 1: 2,5 × 1,425 × 14 = 350. Ada 1 + 1 = 2 angka di belakang koma, maka 3,50 = 3,5
Contoh 2: 0,6 × 2,86 × 28 = 168. Ada 1 + 1 = 2 angka di belakang koma, maka 1,68
Contoh 3: 0,75 × 0,475 × 4 = 300. Ada 2 + 1 = 3 angka di belakang koma, maka 0,300 = 0,3
Contoh 4 (soal cerita): 1 kg apel Rp15.500,00. Berapa harga 2,5 kg?2,5 × 15.500 = 38.750, jadi Rp38.750,00

Pembagian Desimal

Jika pembagi berbentuk desimal, geser koma pada pembagi dan bilangan yang dibagi ke kanan dengan jumlah geseran yang sama sampai pembagi menjadi bilangan bulat.

Contoh 1: 4,8 : 0,6Geser koma satu angka: 48 : 6 = 8
Contoh 2: 12,6 : 3126 : 3 = 42, geser koma satu angka sehingga 4,2
Contoh 3: 15,6 : 43,9 (karena 4 × 3,9 = 15,6)
Contoh 4 (soal cerita): 18,4 liter air dibagi ke ember berukuran 2,3 liter. Berapa ember?18,4 : 2,3 = 184 : 23 = 8 ember

Hubungan Pecahan, Desimal, dan Persen

PecahanDesimalPersen
120,550%
140,2525%
340,7575%
150,220%
380,37537,5%
  • Pecahan menjadi desimal: bagi pembilang dengan penyebut. 38 = 3 : 8 = 0,375.
  • Desimal menjadi pecahan: tulis sebagai pecahan per 10, 100, atau 1000, lalu sederhanakan. 0,35 = 35100 = 720.
  • Persen menjadi pecahan: persen artinya per seratus. 25% = 25100 = 14.
Contoh diskon: Sepatu Rp250.000,00 mendapat diskon 25%. Berapa harga yang dibayar?Diskon = 25100 × 250.000 = 62.500
Harga yang dibayar = 250.000 − 62.500 = Rp187.500,00

3. Rasio

Pengertian

Rasio (perbandingan) adalah cara membandingkan dua besaran yang sejenis atau berbeda jenis. Rasio a terhadap b ditulis a : b atau a/b. Urutan penulisan sangat penting: kata sebelum “terhadap” ditulis lebih dahulu.

Menyederhanakan Rasio

Bagi kedua bilangan dengan FPB-nya (faktor persekutuan terbesar).

Contoh: 24 : 36FPB 24 dan 36 adalah 12. 24 : 12 = 2 dan 36 : 12 = 3.
Rasio sederhananya 2 : 3.
Contoh: 18 : 24FPB 18 dan 24 adalah 6. Rasio sederhananya 3 : 4.

Rasio Bagian terhadap Keseluruhan

Perhatikan kata “terhadap jumlah keseluruhan”. Jumlah keseluruhan adalah gabungan semua bagian.

Contoh: 12 kelereng merah dan 18 kelereng biru. Rasio merah terhadap seluruh kelereng?Jumlah seluruh kelereng = 12 + 18 = 30
Merah : seluruh = 12 : 30 = 2 : 5

Hati-hati: rasio merah terhadap biru adalah 12 : 18 = 2 : 3, sedangkan rasio merah terhadap seluruh kelereng adalah 12 : 30 = 2 : 5. Baca kalimat soal dengan teliti!

Rasio Satuan

Rasio satuan membandingkan suatu besaran dengan 1 satuan besaran lain, misalnya harga per 1 buah atau jarak per 1 jam.

Contoh: 6 buku tulis seharga Rp18.000,00. Harga per 1 buku?18.000 : 6 = Rp3.000,00
Contoh: 4 kg mangga seharga Rp60.000,00. Harga per 1 kg?60.000 : 4 = Rp15.000,00

Perbandingan Senilai

Dua besaran dikatakan senilai jika yang satu bertambah, yang lain ikut bertambah dengan perbandingan tetap. Cara mudahnya: cari nilai per satu satuan, lalu kalikan.

Contoh 1: Penjahit membuat 8 helai pakaian dalam 2 hari. Berapa dalam 12 hari?Per hari = 8 : 2 = 4 helai
12 hari = 4 × 12 = 48 helai
Contoh 2: 5 pensil Rp12.500,00. Berapa harga 8 pensil?Per pensil = 12.500 : 5 = 2.500
8 pensil = 2.500 × 8 = Rp20.000,00
Contoh 3: Mobil balap menempuh 1 km dalam 20 detik. Waktu untuk 4,5 km?4,5 × 20 = 90 detik

Mencari Nilai yang Belum Diketahui

Contoh: Perbandingan umur Syfa dan Hana adalah 4 : 7. Syfa 12 tahun. Umur Hana?12 : 4 = 3 (satu bagian bernilai 3 tahun)
Hana = 7 × 3 = 21 tahun
Contoh: Perbandingan kelereng Dika dan Ega 2 : 5. Dika 14 butir. Kelereng Ega?14 : 2 = 7. Ega = 5 × 7 = 35 butir

Membagi Sesuai Rasio

  1. Jumlahkan seluruh bagian rasio.
  2. Bagi jumlah yang diketahui dengan jumlah bagian untuk mendapat nilai satu bagian.
  3. Kalikan nilai satu bagian dengan bagian masing-masing.
Contoh: Uang saku Salma dan Khansa berbanding 3 : 7, jumlahnya Rp50.000,00. Berapa masing-masing?Jumlah bagian = 3 + 7 = 10
Satu bagian = 50.000 : 10 = 5.000
Salma = 3 × 5.000 = Rp15.000,00
Khansa = 7 × 5.000 = Rp35.000,00
Pemeriksaan: 15.000 + 35.000 = 50.000 (benar)
Contoh: Siswa laki-laki dan perempuan berbanding 4 : 5, jumlah 36 siswa. Berapa siswa laki-laki?4 + 5 = 9; satu bagian = 36 : 9 = 4
Laki-laki = 4 × 4 = 16 siswa

Ringkasan Singkat

  • Penjumlahan dan pengurangan pecahan: samakan penyebut lebih dahulu (cari KPK), lalu operasikan pembilangnya.
  • Perkalian pecahan: pembilang × pembilang dan penyebut × penyebut. Ubah pecahan campuran menjadi pecahan biasa lebih dulu.
  • Pembagian pecahan: kalikan dengan kebalikan pembagi.
  • Mengurutkan pecahan: samakan penyebut atau ubah ke desimal.
  • Desimal: sejajarkan koma saat menjumlah dan mengurang; hitung angka di belakang koma saat mengalikan; geser koma saat membagi.
  • Rasio: sederhanakan dengan FPB, perhatikan urutan penulisan, dan gunakan nilai satu bagian untuk mencari nilai yang belum diketahui.

Latihan Soal Asesmen

Mata Pelajaran: Matematika  |  Kelas: VI  |  Tahun Pelajaran: 2026/2027

Kerjakan soal secara mandiri terlebih dahulu. Kunci jawaban ada di bagian bawah, buka setelah selesai mengerjakan.

I. PILIHAN GANDA

Pilihlah jawaban A, B, C, dan D di bawah ini dengan memberikan tanda silang (X) pada jawaban yang paling tepat!

  1. Hasil dari 35 + 12 adalah ....

    1. 47
    2. 410
    3. 310
    4. 1110
  2. Hasil dari 25 × 37 adalah ....

    1. 512
    2. 635
    3. 612
    4. 535
  3. Hasil dari 3 12 − 1 34 adalah ....

    1. 1 34
    2. 2 14
    3. 1 14
    4. 2 34
  4. Hasil dari 34 : 12 adalah ....

    1. 1 12
    2. 38
    3. 23
    4. 1 14
  5. Pita sepanjang 34 m dibagi menjadi 3 bagian yang sama panjang. Panjang setiap bagian adalah ... m.

    1. 12
    2. 13
    3. 94
    4. 14
  6. Ibu mempunyai 2 12 kg tepung. Sebanyak 1 14 kg dipakai untuk membuat kue. Sisa tepung ibu adalah ....

    1. 1 12 kg
    2. 1 34 kg
    3. 1 14 kg
    4. 12 kg
  7. Urutan pecahan berikut ini 12, 34, 23, 56 dari yang terkecil ke terbesar adalah ....

    1. 12, 23, 34, 56
    2. 12, 34, 23, 56
    3. 56, 34, 23, 12
    4. 23, 12, 56, 34
  8. Urutan bilangan 0,7; 34; 0,65; dan 23 dari yang terbesar ke terkecil adalah ....

    1. 0,7; 34; 23; 0,65
    2. 34; 0,7; 23; 0,65
    3. 0,65; 23; 0,7; 34
    4. 34; 23; 0,7; 0,65
  9. Urutan bilangan desimal 0,45; 0,5; 0,405; dan 0,54 dari yang terkecil adalah ....

    1. 0,405; 0,45; 0,5; 0,54
    2. 0,45; 0,405; 0,5; 0,54
    3. 0,54; 0,5; 0,45; 0,405
    4. 0,405; 0,5; 0,45; 0,54
  10. Bentuk desimal dari 38 adalah ....

    1. 0,38
    2. 0,83
    3. 3,8
    4. 0,375
  11. Hasil dari 12,5 + 3,75 − 4,25 adalah ....

    1. 11,5
    2. 12
    3. 12,25
    4. 20,5
  12. Hasil dari 4,8 : 0,6 adalah ....

    1. 6
    2. 0,8
    3. 8
    4. 0,08
  13. Ibu membeli 6 botol minyak goreng. Setiap botol berisi 1,25 liter. Seluruh minyak goreng yang dibeli ibu adalah ... liter.

    1. 7,5
    2. 7,25
    3. 6,25
    4. 8
  14. Harga 1 kg apel adalah Rp15.500,00. Jika ibu membeli 2,5 kg apel, uang yang harus dibayarkan ibu adalah ....

    1. Rp31.000,00
    2. Rp38.750,00
    3. Rp38.500,00
    4. Rp37.500,00
  15. Bentuk paling sederhana dari perbandingan 18 : 24 adalah ....

    1. 9 : 12
    2. 6 : 8
    3. 2 : 3
    4. 3 : 4
  16. Dalam sebuah kantong terdapat 12 kelereng merah dan 18 kelereng biru. Rasio kelereng merah terhadap jumlah keseluruhan kelereng adalah ....

    1. 2 : 3
    2. 3 : 5
    3. 2 : 5
    4. 3 : 2
  17. Toko A menjual 6 buah buku tulis seharga Rp18.000,00. Rasio satuan harga per 1 buku tulis adalah ....

    1. Rp2.500,00
    2. Rp3.000,00
    3. Rp3.500,00
    4. Rp4.000,00
  18. Perbandingan umur Syfa dan Hana adalah 4 : 7. Jika umur Syfa adalah 12 tahun maka umur Hana adalah ... tahun.

    1. 14
    2. 16
    3. 21
    4. 28
  19. Perbandingan banyak siswa laki-laki dan perempuan di suatu kelas adalah 4 : 5. Jika jumlah seluruh siswa 36 orang, banyak siswa laki-laki adalah ... orang.

    1. 20
    2. 18
    3. 24
    4. 16
  20. Harga 5 pensil adalah Rp12.500,00. Dengan harga satuan yang sama, harga 8 pensil adalah ....

    1. Rp18.000,00
    2. Rp19.000,00
    3. Rp20.000,00
    4. Rp22.500,00

II. ISIAN SINGKAT

Isilah titik-titik berikut dengan jawaban yang benar!

  1. Berapakah hasil dari 25 + 310 ....

  2. Berapakah hasil dari 3 14 − 1 12 ....

  3. Berapakah hasil dari 34 × 23 ....

  4. Berapakah hasil dari 23 : 12 ....

  5. Berapakah hasil dari 8,4 − 3,75 ....

  6. Berapakah hasil dari 9,6 : 1,2 ....

  7. Bentuk pecahan paling sederhana dari 0,35 adalah ....

  8. Pak Khalid membeli 4 kg mangga seharga Rp60.000,00. Harga satuan per 1 kg mangga tersebut adalah ....

  9. Perbandingan kelereng Dika dan Ega adalah 2 : 5. Jika kelereng Dika 14 butir, banyak kelereng Ega adalah ... butir.

  10. Di dalam kelas VI terdapat 15 siswa laki-laki dan 20 siswa perempuan. Rasio sederhana siswa laki-laki terhadap siswa perempuan adalah ....

III. URAIAN

Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan menuliskan cara pengerjaannya!

  1. Pak Tani mempunyai sawah seluas 34 hektare. Sebanyak 23 bagian dari sawah itu ditanami padi.

    1. Berapa hektare sawah yang ditanami padi?
    2. Berapa hektare sisa sawah yang tidak ditanami padi?
  2. Perhatikan bilangan-bilangan berikut: 35, 0,55, 710, dan 0,6. Urutkan bilangan-bilangan tersebut dari yang terkecil hingga terbesar!

  3. Sebuah drum berisi 45,6 liter minyak tanah. Minyak tanah tersebut dituangkan ke dalam jeriken yang masing-masing berukuran 2,4 liter.

    1. Berapa banyak jeriken yang terisi penuh?
    2. Jika setiap jeriken berisi minyak tanah dijual Rp36.000,00, berapa uang yang diperoleh dari semua jeriken?
  4. Sebuah toko menjual minyak goreng dengan harga Rp12.400,00 per liter. Beni membeli 3,5 liter minyak goreng dan membayar dengan selembar uang Rp50.000,00. Berapa uang kembalian yang diterima Beni?

  5. Perbandingan uang saku Salma dan Khansa adalah 3 : 7. Jika jumlah uang saku mereka berdua adalah Rp50.000,00, hitunglah:

    1. Besar uang saku Salma
    2. Besar uang saku Khansa

– Selamat Mengerjakan –

Kunci Jawaban

Klik untuk melihat kunci jawaban I. Pilihan Ganda
No.JawabanNo.Jawaban
1D11B
2B12C
3A13A
4A14B
5D15D
6C16C
7A17B
8B18C
9A19D
10D20C
Klik untuk melihat kunci jawaban II. Isian Singkat
No.Jawaban
1710
21 34
312
41 13
54,65
68
7720
8Rp15.000,00
935
103 : 4
Klik untuk melihat pedoman jawaban III. Uraian

Nomor 1. a. 34 × 23 = 612 = 12 hektare (skor 3). b. 34 − 12 = 34 − 24 = 14 hektare (skor 3). Total skor 6.

Nomor 2. Ubah ke desimal: 35 = 0,6 dan 710 = 0,7 (skor 2). Urutan dari terkecil: 0,55; 35 = 0,6; 710 (skor 4). Catatan: 35 dan 0,6 bernilai sama, sehingga keduanya boleh ditulis berdampingan.

Nomor 3. a. 45,6 : 2,4 = 456 : 24 = 19 jeriken (skor 3). b. 19 × Rp36.000,00 = Rp684.000,00 (skor 3). Total skor 6.

Nomor 4. Harga yang harus dibayar = 3,5 × Rp12.400,00 = Rp43.400,00 (skor 3). Kembalian = Rp50.000,00 − Rp43.400,00 = Rp6.600,00 (skor 3). Total skor 6.

Nomor 5. Jumlah bagian = 3 + 7 = 10. a. Salma = 310 × Rp50.000,00 = Rp15.000,00 (skor 3). b. Khansa = 710 × Rp50.000,00 = Rp35.000,00 (skor 3). Total skor 6.

Penutup

Anak-anak hebat, demikian rangkuman materi pecahan, bilangan desimal, dan rasio beserta latihan soalnya. Ulangi contoh soal yang masih terasa sulit, kerjakan dengan teliti, dan periksa kembali jawabanmu sebelum dikumpulkan. Tanyakan kepada bapak/ibu guru bila ada yang belum dipahami, dan jangan lupa istirahat yang cukup sebelum hari ujian. Semoga sukses dan mendapatkan hasil terbaik!


Rabu, 14 Oktober 2026

  🌈 SELAMAT DATANG Pembelajaran Hari Ini 📚 Kelas 6  •  Kurikulum Merdeka 👩‍🏫 IDENTITAS NAMA GURU Rizha Listiyani, S.Pd. 📅 HARI / TANGGA...