🌈 SELAMAT DATANG
IDENTITAS
NAMA GURU
Rizha Listiyani, S.Pd.
HARI / TANGGAL
Jumat, 9 Oktober 2026
FASE / KELAS
Fase C / Kelas 6
MATA PELAJARAN
Bahasa Indonesia
MATERI
Teks eksplanasi dan cerita rakyat
PERTEMUAN KE
sts hari ke 3
BAHASA INDONESIA • KELAS VI SD
Materi dan Latihan Persiapan Sumatif Tengah Semester (STS) Ganjil
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Sebentar lagi kita akan menghadapi Sumatif Tengah Semester (STS). Sumatif ini bukan untuk membuat kalian takut, tetapi untuk melihat sejauh mana kalian sudah memahami apa yang telah dipelajari, dan bagian mana yang masih perlu diulang. Karena itu, belajarlah dengan tenang dan sedikit demi sedikit.
Pada tulisan ini kita akan mengulang dua materi penting: teks eksplanasi dan cerita rakyat. Di dalamnya juga ada pembahasan tentang kata hubung (konjungsi) dan makna denotasi dan konotasi karena keduanya sering muncul dalam soal. Setelah membaca materi, kerjakan latihan soal di bagian akhir yang bentuknya mirip dengan soal STS, lalu cocokkan jawabanmu dengan kunci jawaban.
Ayo mulai dengan berdoa, baca dengan teliti, dan percayalah pada kemampuanmu. Selamat belajar!
1. Teks Eksplanasi
Pengertian
Teks eksplanasi adalah teks yang menjelaskan proses terjadinya suatu fenomena, baik fenomena alam (misalnya hujan, banjir, gempa bumi, perubahan iklim) maupun fenomena sosial. Teks ini menjawab pertanyaan mengapa dan bagaimana sesuatu bisa terjadi.
Ciri-Ciri
- Berisi fakta dan informasi ilmiah, bukan khayalan.
- Menjelaskan proses atau rangkaian sebab-akibat suatu peristiwa.
- Menggunakan kata hubung (konjungsi) sebab-akibat dan urutan waktu.
- Menggunakan bahasa baku dan, bila perlu, istilah ilmiah (misalnya gas rumah kaca, atmosfer).
Struktur Teks Eksplanasi
| Struktur | Isi | Contoh |
|---|---|---|
| Pernyataan umum | Pengenalan atau gambaran umum tentang fenomena yang akan dijelaskan | Banjir adalah peristiwa tergenangnya suatu wilayah akibat luapan air yang berlebihan. |
| Deret penjelas | Penjelasan proses terjadinya fenomena secara berurutan atau berdasarkan sebab-akibat | Sampah menumpuk di sungai sehingga aliran air tersumbat. Akibatnya, ketika hujan deras turun, air meluap ke permukiman. |
| Interpretasi | Kesimpulan atau pandangan penulis tentang fenomena tersebut (bersifat opsional) | Oleh karena itu, kita perlu menjaga kebersihan sungai agar banjir dapat dicegah. |
Ingat: struktur teks eksplanasi adalah pernyataan umum → deret penjelas → interpretasi. Jangan tertukar dengan struktur cerita (orientasi → komplikasi → resolusi).
Kata Hubung (Konjungsi) dalam Teks Eksplanasi
| Hubungan | Contoh Kata Hubung | Contoh Kalimat |
|---|---|---|
| Sebab-akibat | karena, sebab, sehingga, akibatnya, oleh karena itu, oleh sebab itu | Es di kutub mencair lebih cepat sehingga permukaan air laut naik. |
| Urutan waktu | pertama, kedua, mula-mula, kemudian, lalu, selanjutnya, setelah itu, akhirnya | Mula-mula sampah organik membusuk, kemudian menghasilkan gas metana yang mencemari udara. |
Tips membedakan: kata sehingga dan akibatnya menunjukkan akibat, sedangkan karena dan sebab menunjukkan sebab. Kata kemudian, lalu, dan selanjutnya menunjukkan urutan. Untuk mengganti kata hubung, pilih yang hubungannya sama. Misalnya, “sehingga” dapat diganti dengan “akibatnya”, bukan “lalu” atau “kemudian”.
Perbedaan dengan Jenis Teks Lain
| Jenis Teks | Tujuan | Ciri Utama |
|---|---|---|
| Eksplanasi | Menjelaskan proses terjadinya fenomena | Faktual, ada sebab-akibat dan urutan proses |
| Deskripsi | Menggambarkan sesuatu seperti apa adanya | Banyak kata sifat dan rincian ciri |
| Narasi | Menceritakan rangkaian peristiwa | Ada tokoh, latar, dan alur |
| Persuasi | Membujuk atau mengajak pembaca | Berisi ajakan dan alasan yang meyakinkan |
Contoh Tema: Perubahan Iklim
Perubahan iklim adalah perubahan pola cuaca dan suhu bumi dalam jangka waktu lama. Rangkaian prosesnya dapat diringkas seperti berikut.
- Penyebab: gas rumah kaca (seperti karbon dioksida) meningkat dari asap kendaraan bermotor, pembakaran hutan, dan limbah pabrik.
- Proses: gas terperangkap di atmosfer, sehingga suhu permukaan bumi naik.
- Dampak pada alam: es kutub mencair, permukaan air laut naik, pola hujan tidak menentu (kekeringan di satu tempat, banjir di tempat lain).
- Dampak pada makhluk hidup: petani sulit menentukan musim tanam dan hewan kehilangan habitat.
- Upaya mengurangi dampak: menghemat listrik dan air, menanam pohon, mengurangi plastik sekali pakai, dan membuang sampah pada tempatnya.
Langkah Menulis Teks Eksplanasi
- Pilih fenomena yang akan dijelaskan, misalnya banjir atau hujan.
- Kumpulkan informasi yang benar dari buku atau sumber terpercaya.
- Susun kerangka: pernyataan umum, deret penjelas, interpretasi.
- Kembangkan menjadi paragraf dengan kata hubung sebab-akibat dan urutan waktu.
- Periksa kembali ejaan, tanda baca, dan kebenaran isi.
2. Cerita Rakyat
Pengertian dan Ciri
Cerita rakyat adalah cerita yang tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat secara turun-temurun, awalnya disampaikan secara lisan. Pengarangnya biasanya tidak diketahui (anonim). Ceritanya bersifat imajinatif dan biasanya mengandung pesan moral.
- Disampaikan dari generasi ke generasi.
- Pengarangnya tidak diketahui.
- Isinya khayalan, tetapi menyimpan nilai-nilai kehidupan.
- Sering berkaitan dengan asal-usul suatu tempat, benda, atau kejadian.
Jenis-Jenis Cerita Rakyat
| Jenis | Pengertian | Contoh |
|---|---|---|
| Mite | Cerita tentang dewa, roh, atau makhluk gaib yang dianggap suci dan benar-benar terjadi oleh masyarakat pendukungnya | Nyi Roro Kidul, Dewi Sri |
| Legenda | Cerita yang berkaitan dengan asal-usul suatu tempat, benda, atau kejadian | Malin Kundang, Sangkuriang, Asal-usul Danau Toba, Asal-usul Danau Cermin |
| Fabel | Cerita tentang binatang yang dapat berbicara dan bertingkah laku seperti manusia | Kancil dan Buaya, Kancil Mencuri Timun |
| Sage | Cerita yang berkaitan dengan kepahlawanan, keberanian, dan kesaktian tokoh | Hang Tuah, Si Pitung |
Ingat: cerita yang menjelaskan asal-usul suatu tempat (misalnya danau) termasuk legenda. Cerita yang tokohnya binatang termasuk fabel.
Unsur Intrinsik Cerita
Unsur intrinsik adalah unsur yang membangun cerita dari dalam. Berikut contohnya pada cerita “Asal-usul Danau Cermin” yang bisa kamu baca di bagian latihan soal.
| Unsur | Pengertian | Contoh pada Cerita Danau Cermin |
|---|---|---|
| Tema | Gagasan pokok cerita | Akibat dari sifat sombong |
| Tokoh dan watak | Pelaku cerita dan sifatnya | Rama (sombong, suka meremehkan orang lain), ikan emas (baik, memberi peringatan), ibu Rama, warga desa |
| Latar | Waktu, tempat, dan suasana terjadinya peristiwa | Tempat: desa yang subur dan sungai. Waktu: dahulu kala |
| Alur | Rangkaian peristiwa dalam cerita | Rama melepaskan ikan emas, menjadi kaya, menjadi sombong, mengabaikan peringatan, hujan deras dan banjir, terbentuk danau |
| Amanat (nilai moral) | Pesan yang ingin disampaikan pengarang | Jangan sombong dan hargailah jasa orang lain, terutama orang tua |
Cara Menemukan Nilai Moral
- Baca cerita sampai selesai.
- Perhatikan perbuatan tokoh dan akibat yang diterimanya.
- Tanyakan pada diri sendiri: “Pelajaran apa yang dapat kuambil dari akibat itu?”
- Tuliskan pelajaran tersebut dengan kalimatmu sendiri, lalu hubungkan dengan sikap sehari-hari.
Perbedaan Cerita Rakyat dan Teks Eksplanasi
| Cerita Rakyat | Teks Eksplanasi |
|---|---|
| Bersifat imajinatif (khayalan) | Bersifat faktual (berdasarkan fakta ilmiah) |
| Diwariskan turun-temurun, pengarang biasanya tidak diketahui | Ditulis berdasarkan data dan pengetahuan |
| Memiliki tokoh, latar, dan alur | Memiliki pernyataan umum, deret penjelas, dan interpretasi |
| Bertujuan menghibur dan memberi pesan moral | Bertujuan menjelaskan proses terjadinya suatu fenomena |
Makna Denotasi dan Konotasi
Dalam cerita rakyat sering muncul ungkapan yang tidak bermakna sebenarnya. Karena itu, kita perlu membedakan dua jenis makna berikut.
- Makna denotasi (denotatif) adalah makna kata yang sebenarnya atau sesuai kamus.
- Makna konotasi (konotatif) adalah makna kata yang mengandung nilai rasa atau bersifat kiasan, bukan arti sebenarnya.
| Ungkapan | Makna Konotasi | Makna Denotasi / Arti Harfiah |
|---|---|---|
| tinggi hati | sombong | hati yang berada di tempat tinggi |
| buah hati | anak kesayangan | buah dari hati |
| meja hijau | pengadilan | meja yang berwarna hijau |
| panjang tangan | suka mencuri | tangan yang panjang |
| banting tulang | bekerja keras | membanting tulang |
| berhati batu | tidak punya belas kasihan | hati terbuat dari batu |
Contoh kalimat denotasi: “Air membeku menjadi es di lemari pendingin.” Contoh kalimat konotasi: “Hatinya membeku mendengar kabar itu.”
Menceritakan Kembali Cerita Rakyat
- Pahami dulu alur, tokoh, dan nilai moral cerita aslinya.
- Catat peristiwa-peristiwa pentingnya secara berurutan.
- Tulis kembali dengan bahasamu sendiri tanpa mengubah inti cerita.
- Pertahankan nilai moral di akhir cerita.
Ringkasan Singkat
- Teks eksplanasi menjelaskan proses terjadinya fenomena. Strukturnya: pernyataan umum, deret penjelas, interpretasi.
- Kata hubung sebab-akibat: karena, sehingga, akibatnya, oleh karena itu. Kata hubung urutan: pertama, kemudian, lalu, selanjutnya.
- Cerita rakyat berkembang turun-temurun dan berisi pesan moral. Jenisnya: mite, legenda, fabel, dan sage.
- Unsur intrinsik: tema, tokoh dan watak, latar, alur, dan amanat.
- Makna denotasi adalah arti sebenarnya, sedangkan makna konotasi adalah arti kiasan.
Latihan Soal Asesmen
Mata Pelajaran: Bahasa Indonesia | Kelas: VI | Materi: Teks Eksplanasi dan Cerita Rakyat
Kerjakan soal secara mandiri terlebih dahulu. Kunci jawaban ada di bagian bawah, buka setelah selesai mengerjakan.
I. PILIHAN GANDA
Pilihlah salah satu jawaban A, B, C, atau D dengan memberi tanda silang (X) pada jawaban yang paling tepat!
Bacaan 1 (untuk soal nomor 1 sampai 6)
Perubahan Iklim: Tantangan bagi Bumi Kita
Perubahan iklim adalah perubahan pola cuaca dan suhu bumi yang terjadi dalam jangka waktu lama. Perubahan ini terutama disebabkan oleh peningkatan gas rumah kaca, seperti karbon dioksida, di atmosfer. Gas-gas tersebut berasal dari asap kendaraan bermotor, pembakaran hutan, dan limbah pabrik.
Oleh karena semakin banyak gas rumah kaca yang terperangkap di atmosfer, suhu permukaan bumi pun meningkat. Akibatnya, es di kutub mencair lebih cepat sehingga permukaan air laut naik. Selain itu, pola hujan menjadi tidak menentu sehingga sebagian wilayah mengalami kekeringan panjang, sementara wilayah lain justru dilanda banjir.
Dampak perubahan iklim tidak hanya dirasakan oleh alam, tetapi juga oleh manusia. Petani kesulitan menentukan musim tanam karena cuaca sulit diprediksi. Banyak hewan kehilangan habitatnya akibat suhu yang berubah drastis. Oleh sebab itu, banyak anak-anak di berbagai belahan dunia mulai bergerak untuk menyuarakan pentingnya menjaga lingkungan.
Untuk mengurangi dampak perubahan iklim, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan. Pertama, kita bisa menghemat penggunaan listrik dan air. Kedua, membiasakan diri menanam pohon di sekitar rumah. Ketiga, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Dengan demikian, setiap orang, termasuk anak-anak, dapat berperan dalam menjaga kelestarian bumi.
Berdasarkan teks, apa dampak naiknya suhu bumi terhadap wilayah kutub?
- Es di kutub mencair lebih cepat
- Kutub menjadi lebih dingin
- Populasi hewan kutub bertambah
- Kutub berubah menjadi gurun
Gas rumah kaca yang menyebabkan perubahan iklim menurut teks berasal dari ....
- hujan deras yang terus-menerus
- es di kutub yang mencair
- kegiatan menanam pohon di sekitar rumah
- asap kendaraan bermotor, pembakaran hutan, dan limbah pabrik
Informasi tersirat yang dapat disimpulkan dari paragraf ketiga adalah ....
- Hewan tidak terpengaruh oleh perubahan iklim
- Petani semakin mudah menentukan musim tanam
- Perubahan iklim berdampak pada kehidupan manusia dan hewan
- Perubahan iklim hanya terjadi di wilayah kutub
Pola hujan yang tidak menentu akibat perubahan iklim menyebabkan ....
- sebagian wilayah mengalami kekeringan panjang, sedangkan wilayah lain dilanda banjir
- seluruh wilayah bumi mengalami banjir
- suhu bumi turun secara drastis
- es di kutub membeku semakin tebal
Pernyataan umum yang berisi pengertian perubahan iklim terdapat pada paragraf ....
- kedua
- ketiga
- keempat
- pertama
Teks di atas termasuk jenis teks ....
- Deskripsi
- Eksplanasi
- Narasi
- Persuasi
Soal nomor 7 sampai 11
Bagian teks eksplanasi yang berisi penjelasan proses terjadinya suatu fenomena disebut ....
- Pernyataan umum
- Deret penjelas
- Interpretasi
- Simpulan
Kata hubung yang menyatakan urutan waktu adalah ....
- karena
- sehingga
- kemudian
- akibatnya
Kalimat yang menggunakan kata hubung yang menyatakan hubungan sebab-akibat adalah ....
- Hujan turun deras sehingga sungai meluap.
- Mula-mula air laut menguap, kemudian membentuk awan.
- Ia rajin belajar, tetapi adiknya malas bermain.
- Ibu membeli sayur dan buah di pasar.
Perhatikan pernyataan berikut: "Hutan ditebang secara liar. ... , tanah menjadi tandus dan mudah longsor." Kata hubung yang tepat untuk melengkapi kalimat rumpang tersebut adalah ....
- Meskipun demikian
- Akibatnya
- Sebelum itu
- Sama halnya
Ciri-ciri teks eksplanasi adalah ....
- menggunakan tokoh khayalan dan kata-kata kiasan
- bertujuan mengajak pembaca membeli suatu barang
- menceritakan pengalaman pribadi penulis
- berisi fakta ilmiah dan menggunakan kata hubung sebab-akibat serta urutan waktu
Bacaan 2 (untuk soal nomor 12 sampai 20)
Asal-usul Danau Cermin
Dahulu kala, di sebuah desa yang subur, hiduplah seorang pemuda bernama Rama. Ia dikenal rajin bekerja, tetapi memiliki sifat sombong dan gemar meremehkan orang lain. Suatu hari, Rama menemukan seekor ikan emas yang terjebak di antara bebatuan sungai. Ikan itu memohon untuk dilepaskan dan berjanji akan memberi keberuntungan kepada Rama.
Rama pun melepaskan ikan tersebut. Sejak saat itu, hidupnya berubah menjadi sangat kaya raya. Namun, semakin kaya, semakin tinggi hati pula Rama. Ia mulai malu mengakui asal-usulnya yang sederhana dan sering menghina warga desa yang miskin.
Pada suatu malam, ikan emas itu muncul dalam mimpi Rama. Ikan itu mengingatkan agar Rama tidak melupakan jasa orang-orang yang pernah membantunya. Namun, Rama mengabaikan peringatan tersebut. Ia bahkan mengusir ibunya sendiri karena malu dengan pakaian lusuh yang dikenakannya.
Karena kesombongannya itu, langit tiba-tiba mendung dan hujan turun sangat deras. Air sungai meluap dan menenggelamkan seluruh harta benda Rama. Ketika hujan reda, cekungan besar bekas luapan air itu berubah menjadi sebuah danau yang jernih bagaikan cermin. Warga desa kemudian menamainya Danau Cermin, sebagai pengingat agar manusia tidak boleh sombong dan harus selalu menghargai jasa orang lain.
Peristiwa yang menjadi awal berubahnya hidup Rama menjadi kaya raya adalah ....
- Rama melepaskan ikan emas yang terjebak di antara bebatuan sungai
- Rama mengusir ibunya dari rumah
- Rama bermimpi bertemu dengan ikan emas
- hujan deras turun di desa tempat tinggal Rama
Watak tokoh Rama dalam cerita tersebut adalah ....
- Rendah hati dan penyayang
- Sombong dan suka meremehkan orang lain
- Penakut dan pemalas
- Jujur dan sederhana
Konflik dalam cerita mulai muncul ketika Rama ....
- menemukan ikan emas di sungai
- melepaskan ikan emas ke sungai
- bekerja dengan rajin di desanya
- menjadi sombong dan menghina warga desa yang miskin
Jika Rama sejak awal bersikap rendah hati, kemungkinan akhir cerita yang terjadi adalah ....
- Ia tetap diusir dari desa
- Ia tetap kehilangan hartanya
- Ia dapat hidup bahagia bersama warga desa tanpa bencana
- Ikan emas akan menghukumnya lebih berat
Cerita "Asal-usul Danau Cermin" termasuk jenis cerita rakyat berupa ....
- Fabel
- Legenda
- Mite
- Sage
Kata "berhati batu" pada kalimat "Rama berhati batu terhadap warga miskin" bermakna konotasi, yaitu ....
- tidak memiliki belas kasihan
- hatinya terbuat dari batu
- mudah menangis
- sangat penyayang
Kalimat berikut yang menggunakan kata bermakna denotasi (arti sebenarnya) adalah ....
- Dia menjadi bunga desa yang disukai banyak pemuda.
- Ayah banting tulang menghidupi keluarganya.
- Adik membaca buku di perpustakaan.
- Kepala desa itu panjang tangan.
Unsur intrinsik cerita yang menjelaskan waktu dan tempat terjadinya peristiwa disebut ....
- Tokoh
- Alur
- Latar
- Tema
Cerita tentang binatang yang dapat berbicara dan bertingkah laku seperti manusia disebut ....
- mite
- legenda
- sage
- fabel
II. ISIAN SINGKAT
Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang tepat!
Teks yang menjelaskan proses terjadinya suatu fenomena alam atau sosial disebut teks ....
Teks eksplanasi memiliki tiga struktur, yaitu pernyataan umum, ..., dan interpretasi.
Kata hubung yang menyatakan akibat, misalnya kata "...." (sebutkan salah satu).
Kata hubung "kemudian", "lalu", dan "selanjutnya" menyatakan hubungan ....
Bagian teks eksplanasi yang berisi kesimpulan atau pandangan penulis disebut ....
Cerita yang berkembang secara turun-temurun di masyarakat dan berkaitan dengan asal-usul suatu tempat disebut ....
Cerita rakyat yang berhubungan dengan dewa, roh, atau makhluk gaib dan dianggap suci oleh masyarakat pendukungnya disebut ....
Pelajaran atau pesan yang dapat diambil dari sebuah cerita disebut ....
Orang atau pelaku yang berperan dalam sebuah cerita disebut ....
Makna kata yang sesuai dengan arti sebenarnya (sesuai kamus) disebut makna ....
III. URAIAN
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan benar!
Jelaskan proses terjadinya perubahan iklim berdasarkan teks "Perubahan Iklim: Tantangan bagi Bumi Kita" dengan menggunakan kalimatmu sendiri!
Sebutkan tiga struktur teks eksplanasi beserta isi masing-masing bagian!
Jelaskan nilai moral yang terkandung dalam cerita "Asal-usul Danau Cermin" serta hubungkan dengan sikap yang seharusnya kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari!
Tuliskan tiga contoh ungkapan yang bermakna konotasi beserta artinya, lalu buatlah satu kalimat dengan salah satu ungkapan tersebut!
Jelaskan pengertian dari tiga jenis cerita rakyat berikut dan berikan contohnya!
- Mite
- Legenda
- Fabel
– Selamat Mengerjakan –
Kunci Jawaban
Klik untuk melihat kunci jawaban I. Pilihan Ganda
| No. | Jawaban | No. | Jawaban |
|---|---|---|---|
| 1 | A | 11 | D |
| 2 | D | 12 | A |
| 3 | C | 13 | B |
| 4 | A | 14 | D |
| 5 | D | 15 | C |
| 6 | B | 16 | B |
| 7 | B | 17 | A |
| 8 | C | 18 | C |
| 9 | A | 19 | C |
| 10 | B | 20 | D |
Klik untuk melihat kunci jawaban II. Isian Singkat
| No. | Jawaban |
|---|---|
| 1 | eksplanasi |
| 2 | deret penjelas |
| 3 | sehingga / akibatnya / oleh karena itu (salah satu) |
| 4 | urutan (waktu) |
| 5 | interpretasi |
| 6 | legenda |
| 7 | mite |
| 8 | nilai moral / amanat |
| 9 | tokoh |
| 10 | denotasi (denotatif) |
Klik untuk melihat pedoman jawaban III. Uraian
Nomor 1. Jawaban memuat urutan proses: gas rumah kaca (dari asap kendaraan, pembakaran hutan, limbah pabrik) meningkat di atmosfer → suhu bumi naik → es kutub mencair dan permukaan laut naik, pola hujan tidak menentu (kekeringan di satu wilayah, banjir di wilayah lain) → berdampak pada manusia dan hewan. (Skor 4 jika urutan lengkap dan memakai bahasa sendiri.)
Nomor 2. Pernyataan umum: pengenalan atau gambaran umum fenomena yang dijelaskan. Deret penjelas: penjelasan proses atau rangkaian sebab-akibat terjadinya fenomena secara berurutan. Interpretasi: kesimpulan atau pandangan penulis tentang fenomena tersebut. (Skor 2 untuk setiap struktur beserta isinya, maksimal 6.)
Nomor 3. Inti jawaban: manusia tidak boleh sombong, harus menghargai jasa orang tua dan orang lain, serta bersyukur atas rezeki yang dimiliki. Hubungan dengan kehidupan sehari-hari, misalnya: bersikap rendah hati meskipun berprestasi, menghormati orang tua, menghargai orang yang pernah membantu, dan tidak merendahkan teman. (Skor 2 untuk nilai moral dan 2 untuk keterkaitan dengan sikap sehari-hari.)
Nomor 4. Contoh: tinggi hati (sombong), buah hati (anak kesayangan), meja hijau (pengadilan), panjang tangan (suka mencuri), banting tulang (bekerja keras), ringan tangan (suka menolong atau suka memukul, tergantung konteks). Kalimat harus memakai ungkapan dengan benar, misalnya: "Ayah banting tulang demi membiayai sekolah anak-anaknya." (Skor 1 untuk setiap ungkapan beserta artinya, 2 untuk kalimat yang tepat.)
Nomor 5. Mite: cerita tentang dewa, roh, atau makhluk gaib yang dianggap suci; contoh: Nyi Roro Kidul, Dewi Sri. Legenda: cerita yang berkaitan dengan asal-usul suatu tempat, benda, atau kejadian; contoh: Malin Kundang, Sangkuriang, Danau Toba. Fabel: cerita tentang binatang yang berperilaku seperti manusia; contoh: Kancil dan Buaya. (Skor 2 untuk setiap jenis: 1 untuk pengertian dan 1 untuk contoh yang tepat.)
Penutup
Anak-anak hebat, demikian rangkuman materi teks eksplanasi dan cerita rakyat beserta latihan soalnya. Ulangi bagian yang masih terasa sulit, bacalah teks dengan teliti sebelum menjawab, dan tanyakan kepada bapak/ibu guru bila ada yang belum dipahami. Jangan lupa istirahat yang cukup sebelum hari ujian. Semoga sukses dan mendapatkan hasil terbaik!