Jumat, 23 Oktober 2026

      

🌈 SELAMAT DATANG

Pembelajaran Hari Ini

📚 Kelas 6  •  Kurikulum Merdeka


👩‍🏫

IDENTITAS


NAMA GURU

Rizha Listiyani, S.Pd.

📅

HARI / TANGGAL

Jumat, 23 Oktober 2026

🏫

FASE / KELAS

Fase C / Kelas 6

📖

MATA PELAJARAN

IPAS 

✏️

MATERI

Jejak Sang Pahlawan

🔢

PERTEMUAN KE

Minggu ke 6

🌟

Apersepsi & Salam Pembuka

Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak sholih/ah? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu. Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat subuh hari ini? Jangan lupa ya, anak-anak, shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim.

Allah sudah sangat baik kepada kita dengan segala kebesaran-Nya:

🌍
Al-Khaliq
Maha Pencipta
🤲
Al-Malik
Maha Memelihara
🌾
Ar-Razzaq
Maha Pemberi Rezeki

 

Perjuangan Para Pahlawan & Politik Bebas Aktif

Materi IPAS — Kelas 6 SD

📋 Perencanaan Pembelajaran

Capaian Pembelajaran (CP)
Mengacu pada Capaian Pembelajaran IPAS Fase C (Kurikulum Merdeka, masih berlaku pada tahun ajaran 2026/2027): pada akhir Fase C, peserta didik mampu memahami dan menganalisis peristiwa penting yang terjadi di lingkungan sekitarnya, mengaitkannya dengan konteks daerah, nasional, hingga global, serta memaknai bagaimana kehidupan masyarakat berubah dari masa ke masa. Peserta didik juga mampu mengembangkan keterampilan berpikir kritis untuk menyimpulkan pengaruh suatu peristiwa sejarah terhadap kondisi sosial, ekonomi, budaya, dan pendidikan masyarakat.
Tujuan Pembelajaran (TP)
Murid dapat meninjau peristiwa bersejarah yang pernah terjadi di daerah pada zaman penjajahan, serta menganalisis dan menyimpulkan kondisi sosial, ekonomi, budaya, dan pendidikan pada masa penjajahan.
Kegiatan BelajarKategori
Menonton video pembelajaran tentang perjuangan pahlawanJoyful
Bermain kuis benar/salah untuk mengulas materi sebelumnyaJoyful
Berdiskusi kelompok menganalisis bentuk-bentuk perjuangan pahlawanMeaningful
Mengaitkan nilai perjuangan pahlawan dengan sikap gigih dalam belajar sehari-hariMeaningful
Merefleksikan makna perjuangan bagi kehidupan diri sendiri saat iniMindful
Hening sejenak sebelum mengerjakan asesmen untuk fokus dan tenangMindful
Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
TahapRincian Kegiatan
ATP 6.1Peserta didik mengidentifikasi tujuan perjuangan para pahlawan pada masa penjajahan melalui tayangan video.
ATP 6.2Peserta didik mengklasifikasikan bentuk-bentuk perjuangan pahlawan (fisik/bersenjata dan diplomasi) melalui diskusi kelompok.
ATP 6.3Peserta didik menjelaskan pengertian dan penerapan politik luar negeri bebas aktif Indonesia melalui contoh kehidupan sehari-hari.
ATP 6.4Peserta didik menganalisis dan menyimpulkan kondisi sosial, ekonomi, budaya, dan pendidikan pada masa penjajahan melalui asesmen formatif.
Materi: Tujuan perjuangan pahlawan, bentuk-bentuk perjuangan, dan politik luar negeri bebas aktif
Model Pembelajaran: Discovery Learning (dipadukan dengan Problem Based Learning) — dipilih karena mengajak siswa menemukan sendiri makna nilai perjuangan lewat pengamatan video dan diskusi analisis, bukan sekadar menghafal fakta sejarah.
Metode: Ceramah interaktif, tanya jawab, diskusi kelompok, dan penugasan.
Media & Alat Peraga: Video pembelajaran YouTube, laptop/proyektor, gambar/ilustrasi pahlawan dan peta perjuangan, poster garis waktu (timeline) kemerdekaan, kartu benar/salah untuk kuis, Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), papan tulis.

🌬️ Pembukaan: Review Materi Sebelumnya

Sebelum masuk ke materi baru, yuk ingat kembali materi tentang cara menjaga kesehatan sistem pernapasan! Jawablah Benar atau Salah untuk setiap pernyataan berikut.

1. Paru-paru manusia berjumlah dua buah, yaitu paru-paru kanan dan kiri.
2. Merokok baik untuk menjaga kesehatan paru-paru.
3. Berolahraga secara teratur dapat membantu menjaga kesehatan sistem pernapasan.
4. Menghirup udara yang berdebu atau berasap tidak berpengaruh apa pun pada paru-paru.
5. Bernapas melalui hidung lebih baik daripada melalui mulut karena hidung dapat menyaring udara yang masuk.

🎬 Inti Pembelajaran: Video dan Penjelasan

Sebagai pembuka, mari kita tonton video pembelajaran berikut ini:

🔗 Tonton juga penjelasan tambahan tentang Politik Bebas Aktif Indonesia

1. Tujuan Perjuangan Para Pahlawan

Para pahlawan Indonesia berjuang dengan berbagai tujuan mulia, di antaranya:

  • 🎯 Mengusir penjajah dari tanah air.
  • 🎯 Meraih dan mempertahankan kemerdekaan bangsa.
  • 🎯 Mewujudkan keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat.
  • 🎯 Menjaga persatuan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
💡 Kaitkan dengan kehidupanmu: Sama seperti pahlawan yang gigih berjuang meski menghadapi banyak rintangan, kamu juga bisa mencontoh sikap itu saat belajar. Misalnya, saat mengerjakan soal matematika yang sulit, jangan langsung menyerah — teruslah mencoba sampai berhasil, seperti semangat pantang menyerah para pahlawan!

2. Bentuk-Bentuk Perjuangan Pahlawan

Perjuangan Fisik/Bersenjata
Perjuangan Diplomasi
Politik Bebas Aktif

Para pahlawan tidak hanya berjuang dengan senjata, tetapi juga dengan cara lain:

  • Perjuangan fisik/bersenjata: perlawanan langsung dengan senjata melawan penjajah, contohnya perlawanan Pangeran Diponegoro dan Pattimura.
  • Perjuangan diplomasi: perjuangan melalui perundingan atau meja perundingan, contohnya Perjanjian Linggarjati, Perjanjian Renville, dan Konferensi Meja Bundar.
  • Perjuangan melalui organisasi dan pendidikan: mendirikan organisasi seperti Budi Utomo dan menyelenggarakan Sumpah Pemuda untuk menyatukan semangat kebangsaan.
  • Perjuangan melalui tulisan dan media: menyebarkan semangat cinta tanah air lewat surat kabar dan tulisan-tulisan perjuangan.
💡 Kaitkan dengan kehidupanmu: Perjuangan diplomasi mirip seperti saat kamu dan temanmu berselisih pendapat dalam kerja kelompok. Alih-alih bertengkar (seperti perjuangan fisik), kalian bisa duduk bersama untuk berdiskusi dan mencari jalan tengah (seperti perjuangan diplomasi) supaya tugas kelompok tetap selesai dengan baik.

3. Politik Luar Negeri Bebas Aktif

Setelah merdeka, Indonesia menetapkan politik luar negeri bebas aktif, artinya:

  • Bebas: Indonesia tidak memihak salah satu blok kekuatan dunia mana pun.
  • Aktif: Indonesia tetap berperan aktif dalam menciptakan perdamaian dunia, misalnya dengan mengirimkan Pasukan Garuda untuk misi perdamaian PBB dan menyelenggarakan Konferensi Asia Afrika di Bandung.
💡 Kaitkan dengan kehidupanmu: Bayangkan dua temanmu sedang bertengkar. Sikap "bebas aktif" itu seperti kamu yang tidak memihak salah satu dari mereka (bebas), tetapi tetap aktif membantu mendamaikan keduanya agar berteman baik kembali (aktif).

📝 Penutup: Asesmen Formatif

A. Pilihan Ganda

1. Tujuan utama perjuangan para pahlawan pada masa penjajahan adalah ...Mudah
a. Menjajah negara lain
b. Mengusir penjajah dan meraih kemerdekaan
c. Mencari kekayaan pribadi
d. Bekerja sama dengan penjajah
2. Berikut ini yang merupakan contoh bentuk perjuangan fisik/bersenjata adalah ...Mudah
a. Mengadakan perundingan damai
b. Menulis artikel di surat kabar
c. Melakukan perang melawan penjajah
d. Mendirikan sekolah rakyat
3. Perjanjian yang pertama kali diadakan antara Indonesia dan Belanda setelah proklamasi kemerdekaan adalah ...Sedang
a. Perjanjian Linggarjati
b. Perjanjian Renville
c. Konferensi Meja Bundar
d. Perjanjian Bongaya
4. Salah satu wujud nyata pelaksanaan politik luar negeri bebas aktif Indonesia adalah ...Sedang
a. Bergabung dengan salah satu blok kekuatan dunia
b. Menutup hubungan diplomatik dengan negara lain
c. Hanya fokus pada kepentingan dalam negeri
d. Mengirim Pasukan Garuda dalam misi perdamaian PBB
5. Mengapa perjuangan diplomasi dianggap penting selain perjuangan bersenjata dalam meraih kemerdekaan Indonesia?Sukar
a. Karena tidak membutuhkan biaya sama sekali
b. Karena mampu memperjuangkan pengakuan kedaulatan Indonesia di mata dunia internasional secara damai
c. Karena lebih mudah dilakukan oleh semua orang
d. Karena tidak melibatkan tokoh-tokoh penting

B. Isian Singkat

1. Tokoh yang memimpin Konferensi Asia Afrika di Bandung dan menjadi simbol politik bebas aktif Indonesia adalah ... Mudah
2. Perjuangan yang dilakukan melalui perundingan atau meja perundingan disebut perjuangan ... Sedang
3. Selain mengusir penjajah, tujuan perjuangan pahlawan yang berkaitan dengan kesejahteraan rakyat adalah ... Sukar

C. Esai

1. Jelaskan perbedaan antara perjuangan fisik dan perjuangan diplomasi yang dilakukan oleh para pahlawan Indonesia! Berikan masing-masing satu contohnya. Sedang
2. Bagaimana penerapan sikap "bebas aktif" ala politik luar negeri Indonesia dapat dicontoh dalam kehidupan sehari-hari di sekolah? Jelaskan pendapatmu disertai contoh nyata. Sukar

✅ Kesimpulan

Para pahlawan Indonesia berjuang dengan tujuan mengusir penjajah, meraih kemerdekaan, serta mewujudkan keadilan dan kesejahteraan bagi rakyat. Perjuangan itu dilakukan dengan berbagai cara, mulai dari perjuangan fisik/bersenjata, diplomasi, hingga melalui organisasi dan tulisan. Setelah merdeka, Indonesia menerapkan politik luar negeri bebas aktif — tidak memihak blok mana pun, tetapi tetap aktif menciptakan perdamaian dunia. Nilai-nilai perjuangan ini dapat kita contoh dalam kehidupan sehari-hari, seperti sikap gigih dalam belajar dan sikap adil dalam menyelesaikan masalah bersama teman.

📌 Refleksi Pembelajaran

Kendala Pembelajaran:
Beberapa siswa mungkin kesulitan membedakan antara bentuk-bentuk perjuangan (fisik vs diplomasi) karena istilah sejarah yang terdengar asing. Selain itu, keterbatasan akses internet/proyektor di kelas dapat menghambat pemutaran video pembelajaran.

Tindak Lanjut:
Guru dapat menyediakan ringkasan materi dalam bentuk poster/infografis sederhana sebagai cadangan jika video tidak dapat diputar, serta memberikan contoh analogi kehidupan sehari-hari secara berulang agar konsep lebih mudah dipahami. Bagi siswa yang belum paham, dapat diberikan pendampingan kelompok kecil atau tugas tambahan berupa membuat mind map sederhana.




Kamis, 22 Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026

 

JURNAL PEMBELAJARAN HARIAN

Kurikulum Merdeka · Fase C / Kelas VI
👩‍🏫Nama Guru:Rizha Listiyani, S.Pd.
🗓️Hari / Tanggal: Kamis, 22 Oktober 2026
🎒Fase / Kelas:Fase C / Kelas VI
📖Mata Pelajaran:Bahasa Indonesia, Seni Rupa
📝Materi:Bahasa Indonesia (Jenis-Jenis Karya Sastra: mite, legenda, fabel, dll), Seni Rupa (Kreasi Kerajinan Makrame)
🔢Pertemuan Ke:minggu ke 6

🌤️ Apersepsi Pagi Ini

Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu'alaikum Wr. Wb. 🌸

Apa kabar anak sholih dan sholihah hari ini? Semoga semuanya sehat, bahagia, dan penuh semangat ya! Sudahkah anak-anak melaksanakan sholat Subuh dan membaca do'a sebelum belajar? Jangan sampai lupa, karena itu adalah kunci ilmu yang berkah. 🤲

Hari ini kita akan belajar banyak hal seru! Tahukah kalian, Allah Swt itu Maha Pencipta (Al-Khaliq) — Dialah yang menciptakan manusia, alam semesta, bahkan menciptakan imajinasi di kepala manusia sehingga lahirlah cerita-cerita rakyat seperti mite, legenda, dan fabel yang akan kita pelajari hari ini. Allah juga Maha Memelihara (Al-Malik) — Dialah yang menjaga dan memelihara bangsa kita sehingga bisa bertahan meski pernah dijajah ratusan tahun. Dan Allah Maha Memberi Rezeki (Ar-Razzaq) — lihatlah, dari sehelai benang saja, tangan-tangan terampil bisa membuat kerajinan makrame yang indah dan bernilai jual, itu semua rezeki dari-Nya. 🕊️

🤔 Pertanyaan Pemantik:
1. Menurut kalian, mengapa Allah menciptakan manusia dengan kemampuan berimajinasi hingga bisa membuat cerita rakyat?
2. Bagaimana perasaanmu jika membayangkan hidup di masa penjajahan tanpa kemerdekaan?
3. Bentuk rasa syukur apa yang bisa kita tunjukkan hari ini atas kemerdekaan dan keterampilan tangan yang kita miliki?
◡ ◡ ◡ ◡ ◡ ◡ ◡ ◡ ◡ ◡
🔁Yuk, Ingat Lagi! (Review Materi Kemarin)

Sebelum lanjut ke materi baru, jawablah Benar atau Salah pada pernyataan tentang teks sastra berikut ini! ✍️

  1. Fabel adalah cerita yang tokoh utamanya berupa hewan yang bisa berbicara dan bertingkah laku seperti manusia.
  2. Mite adalah cerita yang kejadiannya benar-benar terjadi dan bisa dibuktikan secara ilmiah.
  3. Legenda biasanya menceritakan asal-usul suatu tempat, benda, atau makhluk tertentu.
  4. Semua karya sastra lama diketahui dengan jelas siapa nama pengarangnya.
  5. Dongeng termasuk karya sastra lama yang bersifat khayalan atau fiktif.
🔑 Kunci Jawaban: 1. Benar  |  2. Salah  |  3. Benar  |  4. Salah (karya sastra lama umumnya anonim)  |  5. Benar
🔤 BAHASA INDONESIA
🧭Rencana Belajar Hari Ini
🎯 Capaian PembelajaranPeserta didik mampu memahami dan menanggapi informasi dari teks sastra (fiksi) dan teks lain sesuai jenjangnya, mengidentifikasi unsur dan ciri berbagai jenis karya sastra, serta menyampaikan tanggapan secara lisan maupun tulisan dengan bahasa yang runtut.
🎯 Tujuan PembelajaranMelalui kegiatan membaca dan berdiskusi, peserta didik dapat membedakan ciri-ciri jenis karya sastra (mite, legenda, fabel, dan dongeng) serta menceritakan kembali salah satu karya sastra dengan bahasanya sendiri secara percaya diri.
🪜 Alur Tujuan Pembelajaran
  • Mengamati contoh-contoh cerita rakyat dari berbagai daerah.
  • Mengidentifikasi ciri khas tiap jenis karya sastra (mite, legenda, fabel, dongeng).
  • Berdiskusi mengelompokkan judul cerita sesuai jenisnya.
  • Menceritakan kembali salah satu cerita rakyat pilihan di depan kelas.
⏰ Alokasi Waktu2 x 35 menit
🧩 Model & Metode PembelajaranDiscovery Learning dengan metode diskusi kelompok, tanya jawab, dan story telling (bercerita).
🎨 Media & Alat Peraga
  • Kumpulan teks cerita rakyat nusantara
  • Kartu bergambar jenis karya sastra
  • Video pembelajaran
  • Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)
🎬Ayo Belajar! (Bahasa Indonesia)
▶Tonton video: Mengenal Jenis-Jenis Karya Sastra
Klik untuk mencari video pembelajaran di YouTube


Anak-anak, tahukah kalian bahwa cerita-cerita yang sering diceritakan nenek atau kakek sebelum tidur itu punya "jenisnya" sendiri lho! Berikut penjelasannya:

👻 MiteCerita tentang makhluk gaib atau dewa-dewi yang dipercaya benar-benar terjadi oleh masyarakat zaman dahulu. Contoh: cerita Nyi Roro Kidul.
🏔️ LegendaCerita tentang asal-usul suatu tempat atau benda. Contoh: cerita Tangkuban Perahu, tentang asal-usul sebuah gunung.
🦊 FabelCerita yang tokohnya hewan, tetapi bisa bicara dan bersikap seperti manusia, biasanya mengandung pesan moral. Contoh: Kancil dan Buaya.
🌙 DongengCerita khayalan yang dibuat untuk menghibur, seperti kisah Bawang Merah Bawang Putih.

Contoh sederhana: kalau kamu mendengar cerita "Malin Kundang" tentang asal-usul batu di pantai, itu termasuk legenda. Kalau kamu mendengar cerita kancil yang cerdik menipu buaya, itu fabel. Sama seperti saat kamu bercerita ke teman tentang kejadian lucu di rumah — semua cerita punya "jenisnya" masing-masing! 😄

🌈Aktivitas Mindful - Meaningful - Joyful
🧘 MindfulTarik napas pelan sambil memejamkan mata, bayangkan satu tokoh cerita rakyat favoritmu selama 30 detik.
💡 MeaningfulDiskusikan pesan moral apa yang bisa diambil dari fabel yang sudah dipelajari untuk diterapkan di kehidupan sehari-hari.
🎉 JoyfulPermainan "Tebak Jenis Cerita": guru menyebutkan judul cerita, siswa mengangkat kartu jenis karya sastra yang sesuai.
📝Asesmen Formatif — Bahasa Indonesia

A. Pilihan Ganda

  1. Cerita yang tokohnya berupa hewan dan bisa berbicara disebut ...
    a) Mite   b) Fabel   c) Puisi   d) Biografi
  2. Cerita Tangkuban Perahu menjelaskan asal-usul sebuah gunung. Cerita ini termasuk jenis ...
    a) Legenda   b) Fabel   c) Mite   d) Cerpen modern
  3. Berikut ini yang bukan ciri karya sastra lama adalah ...
    a) Bersifat anonim   b) Diwariskan secara lisan   c) Ditulis dengan nama pengarang jelas   d) Berisi nilai budaya
  4. Cerita tentang dewa atau makhluk gaib yang dipercaya benar terjadi disebut ...
    a) Fabel   b) Mite   c) Dongeng   d) Novel
  5. Manfaat mempelajari karya sastra daerah adalah ..., kecuali ...
    a) Melestarikan budaya   b) Mengenal nilai moral   c) Melatih imajinasi   d) Menghafal rumus matematika

B. Isian Singkat

  1. Cerita yang mengandung pesan moral dan tokohnya hewan disebut ….
  2. Sebutkan satu contoh judul legenda yang kamu ketahui: ….
  3. Karya sastra lama biasanya diwariskan secara ….

C. Esai

  1. Jelaskan perbedaan antara mite dan legenda beserta contohnya masing-masing!
  2. Ceritakan kembali salah satu fabel yang kamu ketahui dengan bahasamu sendiri, minimal 3 kalimat, dan sebutkan pesan moralnya!
🔑 Kunci Jawaban:
PG: 1) b   2) a   3) c   4) b   5) d
Isian: 1) Fabel   2) Contoh: Tangkuban Perahu / Danau Toba (kebijakan guru)   3) Lisan (turun-temurun)
Esai: dinilai berdasarkan pemahaman konsep dan kelengkapan cerita (kebijakan guru).
✨ Kesimpulan: Karya sastra memiliki banyak jenis seperti mite, legenda, fabel, dan dongeng, yang masing-masing punya ciri khas dan pesan moral berbeda. Dengan mengenalnya, kita ikut melestarikan budaya bangsa. 🇮🇩

◡ ◡ ◡ ◡ ◡ ◡ ◡ ◡ ◡ ◡
🎨 SENI RUPA
🧭Rencana Belajar Hari Ini
🎯 Capaian PembelajaranPeserta didik mampu mengeksplorasi dan menciptakan karya seni rupa dua/tiga dimensi menggunakan berbagai bahan dan teknik, termasuk kerajinan tekstil sederhana seperti makrame, serta mampu merefleksikan proses dan hasil karyanya.
🎯 Tujuan PembelajaranMelalui praktik langsung, peserta didik dapat membuat kerajinan makrame sederhana dengan teknik simpul dasar secara kreatif, rapi, dan penuh kesabaran.
🪜 Alur Tujuan Pembelajaran
  • Mengamati contoh dan video tutorial kerajinan makrame.
  • Mengenal alat, bahan, dan teknik simpul dasar makrame.
  • Berlatih membuat simpul dasar secara bertahap.
  • Menyelesaikan satu karya makrame sederhana (misal: gantungan kunci/hiasan dinding mini).
⏰ Alokasi Waktu2 x 35 menit
🧩 Model & Metode PembelajaranProject Based Learning dengan metode demonstrasi dan praktik langsung (hands-on).
🎨 Media & Alat Peraga
  • Tali makrame / benang katun
  • Gunting dan papan alas / ring kayu
  • Contoh gambar pola simpul makrame
  • Video tutorial pembuatan makrame
🎬Ayo Berkarya! (Seni Rupa)
▶Tonton video: Tutorial Makrame untuk Pemula
Klik untuk mencari video pembelajaran di YouTube

Anak-anak, makrame adalah seni membuat simpul dari tali atau benang sehingga menjadi hiasan yang cantik, seperti gantungan pot bunga atau gantungan kunci. Berikut simpul dasar yang akan kita pelajari:

➕ Simpul Kepala (Lark's Head)Simpul pertama untuk mengikat tali ke ring atau kayu, seperti saat kita mengikat tali sepatu di lubang pertama.
〰️ Simpul Pipih (Square Knot)Simpul dasar yang membentuk pola kotak, mirip saat kita mengepang rambut namun menggunakan dua tali luar dan dua tali tengah.

Sama seperti saat kalian mengepang rambut atau mengikat tali sepatu, membuat makrame juga butuh ketelitian dan kesabaran. Semakin sering berlatih, simpul kalian akan semakin rapi! 🧵

🌈Aktivitas Mindful - Meaningful - Joyful
🧘 MindfulRasakan tekstur tali di tangan sambil bernapas pelan, fokuskan perhatian hanya pada gerakan jari saat menyimpul.
💡 MeaningfulDiskusikan bagaimana kesabaran dalam membuat simpul bisa diterapkan saat menghadapi tugas sulit lainnya.
🎉 JoyfulLomba mini "Simpul Tercepat dan Terapi" antar kelompok dengan hadiah tepuk tangan meriah.
📝Asesmen Formatif — Seni Rupa

A. Pilihan Ganda

  1. Kerajinan yang dibuat dengan teknik menyimpul tali atau benang disebut ...
    a) Batik   b) Makrame   c) Anyaman bambu   d) Ukiran kayu
  2. Simpul pertama yang digunakan untuk mengikat tali ke ring/kayu disebut ...
    a) Simpul pipih   b) Simpul kepala   c) Simpul mati   d) Simpul tunggal
  3. Alat yang paling penting untuk memotong tali makrame adalah ...
    a) Penggaris   b) Lem   c) Gunting   d) Pensil
  4. Sikap yang paling dibutuhkan saat membuat makrame adalah ...
    a) Terburu-buru   b) Sabar dan teliti   c) Ceroboh   d) Malas mencoba
  5. Hasil karya makrame dapat dimanfaatkan sebagai ...
    a) Bahan makanan   b) Hiasan atau gantungan   c) Alat tulis   d) Obat-obatan

B. Isian Singkat

  1. Simpul dasar makrame yang membentuk pola kotak disebut simpul ….
  2. Bahan utama yang digunakan untuk membuat makrame adalah ….
  3. Sebutkan satu contoh benda hasil kerajinan makrame: ….

C. Esai

  1. Jelaskan langkah-langkah membuat simpul kepala (lark's head) pada makrame!
  2. Menurutmu, mengapa membuat kerajinan tangan seperti makrame bisa melatih kesabaran dan kreativitas? Jelaskan pendapatmu!
🔑 Kunci Jawaban:
PG: 1) b   2) b   3) c   4) b   5) b
Isian: 1) Pipih (square knot)   2) Tali/benang katun   3) Gantungan kunci / hiasan dinding / gantungan pot (kebijakan guru)
Esai: dinilai berdasarkan urutan langkah dan alasan yang logis (kebijakan guru).
✨ Kesimpulan: Makrame adalah kerajinan tangan berbasis simpul tali yang melatih kesabaran, ketelitian, dan kreativitas kita dalam menciptakan karya yang indah dan bermanfaat. 🧶
◡ ◡ ◡ ◡ ◡ ◡ ◡ ◡ ◡ ◡

💗 Bagaimana Perasaanmu Belajar Hari Ini?

Lingkari atau ceritakan emojimu ke Bu Guru ya!

😄Sangat Senang
🙂Senang
😐Biasa Saja
😕Bingung
😴Lelah
🧑‍🏫Refleksi Pembelajaran Guru

🔤 Bahasa Indonesia

Kendala Pembelajaran: Sebagian siswa masih tertukar antara ciri mite dan legenda karena kemiripan tema.
Tindak Lanjut: Memberikan contoh tambahan dan latihan mengelompokkan cerita secara berulang.
Siswa yang Paham / Belum Paham: ……………………………………………………

🎨 Seni Rupa

Kendala Pembelajaran: Beberapa siswa kesulitan mengatur tegangan tali sehingga simpul kurang rapi.
Tindak Lanjut: Memberikan pendampingan individu dan latihan simpul tambahan di sesi berikutnya.
Siswa yang Paham / Belum Paham: ………………………………………………
🧾Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)

🔤 LKPD Bahasa Indonesia — "Detektif Cerita Rakyat"

Pasangkan judul cerita dengan jenis karya sastranya, lalu tuliskan satu pesan moral yang kamu temukan!

Judul cerita: ____________________

Jenis karya sastra: ____________________

Pesan moral yang kutemukan: 

🎨 LKPD Seni Rupa — "Simpul Pertamaku"

Praktikkan simpul kepala dan simpul pipih pada tali makrame, lalu tempelkan hasil praktikmu (atau foto) di kotak berikut, dan tuliskan perasaanmu saat membuatnya.

(Tempel hasil karya di sini)

Perasaanku saat membuat: ____________________

🌟 Selamat belajar, anak-anak hebat! Semangat terus meraih ilmu! 🌟

Selasa, 20 Oktober 2026

Selasa, 20 Oktober 2026

   IDENTITAS

🌈 SELAMAT DATANG

Pembelajaran Hari Ini

📚 Kelas 6  •  Kurikulum Merdeka


👩‍🏫

NAMA GURU

Rizha Listiyani, S.Pd.

📅

HARI / TANGGAL

Senin, 19 Oktober 2026

🏫

FASE / KELAS

Fase C / Kelas 6

📖

MATA PELAJARAN

Matematika

✏️

MATERI

Rasio

🔢

PERTEMUAN KE

Minggu ke 6

🌟

Apersepsi & Salam Pembuka

Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak sholih/ah? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu. Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat subuh hari ini? Jangan lupa ya, anak-anak, shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim.

Allah sudah sangat baik kepada kita dengan segala kebesaran-Nya:

🌍
Al-Khaliq
Maha Pencipta
🤲
Al-Malik
Maha Memelihara
🌾
Ar-Razzaq
Maha Pemberi Rezeki

Pahlawan Nasional dan Jejaknya di Masa Kini

Capaian Pembelajaran

Pada akhir Fase C, peserta didik mampu mengamati, mengidentifikasi, dan menjelaskan hubungan antara makhluk hidup, lingkungan alam, dan lingkungan sosial. Peserta didik juga mampu menjelaskan perubahan yang terjadi di lingkungan sosial serta peran tokoh dan masyarakat di dalamnya, menunjukkan sikap menghargai keberagaman dan jasa para tokoh, dan mengomunikasikan hasil pengamatannya secara sederhana.
Catatan: rumusan di atas diringkas dari CP IPAS Fase C. Mohon disesuaikan dengan teks resmi CP terbaru dari Kemendikdasmen.

Tujuan Pembelajaran

Siswa mampu menjawab soal berkaitan dengan pancaindra dan perubahan lingkungan sosial.

Rincian pelaksanaan dalam kegiatan belajar:

  1. Siswa tenang, fokus, dan menyimak penjelasan guru tanpa terburu-buru. Mindful
  2. Siswa menonton video pembelajaran tentang pahlawan dengan mata dan telinga, lalu menyebutkan hal yang mereka lihat dan dengar. Joyful
  3. Siswa menghubungkan jasa pahlawan dengan perubahan di lingkungan sosial, misalnya nama jalan, monumen, dan hari besar nasional di sekitar mereka. Meaningful
  4. Siswa mengerjakan latihan pembuka secara santai sambil saling mengoreksi jawaban teman. Joyful
  5. Siswa menjawab soal asesmen dan menuliskan satu aksi nyata untuk menghargai pahlawan. Meaningful Mindful

Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Siswa mampu menyimak materi dengan fokus dan tenang.
  2. Siswa mampu menyebutkan hasil pengamatan melalui indra penglihatan dan pendengaran dari video pahlawan.
  3. Siswa mampu menjelaskan jejak pahlawan sebagai perubahan lingkungan sosial masa kini.
  4. Siswa mampu menjawab soal latihan tentang pahlawan dengan benar.
  5. Siswa mampu menjawab soal asesmen dan menentukan cara menghargai jasa pahlawan.

Model dan Metode Pembelajaran

Model: Discovery Learning (pembelajaran penemuan).
Metode: ceramah singkat, tanya jawab, pengamatan video, diskusi kelompok, dan penugasan.

Pembukaan: Review Materi Sebelumnya

Jawablah soal tentang pahlawan daerah berikut dengan singkat.

  1. Pahlawan dari Lampung yang gigih melawan penjajah Belanda adalah ....
  2. Sultan Hasanuddin dari Sulawesi Selatan dijuluki ....
  3. Pahlawan wanita dari Aceh yang memimpin perang gerilya adalah ....
  4. Kapitan Pattimura berasal dari daerah ....
  5. Pahlawan daerah adalah tokoh yang berjuang dan berjasa terutama bagi ....
Kunci jawaban:
1. Radin Intan II   2. Ayam Jantan dari Timur   3. Cut Nyak Dhien   4. Maluku   5. daerahnya (masyarakat di daerah asalnya)

Inti Pembelajaran: Video dan Penjelasan

Video Pembelajaran

Tontonlah video dengan tenang. Perhatikan apa yang kamu lihat dan dengar.

🎥 Tempel video YouTube di sini
Ganti kotak ini dengan kode sematan (iframe) dari YouTube.

1. Pahlawan Nasional

Pahlawan nasional adalah warga negara Indonesia yang berjuang melawan penjajah atau berjasa luar biasa bagi bangsa, lalu diberi gelar resmi oleh Presiden atas usul pemerintah. Jasanya dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia, tidak hanya satu daerah.

PahlawanAsalJasa
Pangeran DiponegoroYogyakartaMemimpin Perang Jawa (1825–1830)
Cut Nyak DhienAcehMemimpin perang gerilya melawan Belanda
Bung TomoSurabayaMembakar semangat arek-arek Surabaya, 10 November 1945
R.A. KartiniJeparaMemperjuangkan pendidikan perempuan

Perbedaannya dengan pahlawan daerah: pahlawan nasional diakui negara dan jasanya berskala nasional, sedangkan pahlawan daerah dikenang terutama di daerahnya. Sifat yang mereka miliki sama: berani, rela berkorban, dan cinta tanah air.

2. Jejak Pahlawan di Masa Kini

Perjuangan pahlawan membawa perubahan lingkungan sosial. Dulu kita dijajah, kini kita merdeka. Jejaknya masih dapat kita amati dengan pancaindra:

  • Dilihat (mata): monumen, museum, patung, nama jalan, nama bandara, dan uang rupiah bergambar pahlawan.
  • Didengar (telinga): lagu perjuangan dan pidato upacara bendera.
  • Dirasakan: kemerdekaan, bersekolah dengan aman, dan hidup rukun dalam persatuan.
  • Diperingati: Hari Pahlawan setiap 10 November dan Hari Kemerdekaan setiap 17 Agustus.

Contohnya, Bandara Radin Inten II di Lampung memakai nama pahlawan daerah, sehingga namanya terus dikenang setiap hari.

3. Cara Menghargai Jasa Para Pahlawan

  • Mengikuti upacara bendera dengan tertib dan khidmat.
  • Belajar sungguh-sungguh dan berprestasi sebagai wujud mengisi kemerdekaan.
  • Menjaga persatuan, rukun dengan teman yang berbeda suku, agama, dan budaya.
  • Merawat monumen, makam pahlawan, dan fasilitas umum.
  • Meneladani sifat pahlawan: berani, jujur, disiplin, dan peduli sesama.
  • Mengenalkan kisah pahlawan kepada adik dan teman.

Penutup: Asesmen Formatif

A. Pilihan Ganda

  1. Orang yang berjuang dan berkorban demi bangsa disebut ....
    1. pedagang
    2. pahlawan
    3. penjajah
    4. wisatawan
  2. Hari Pahlawan diperingati setiap tanggal ....
    1. 17 Agustus
    2. 2 Mei
    3. 28 Oktober
    4. 10 November
  3. Gelar pahlawan nasional diberikan oleh ....
    1. Presiden atas usul pemerintah
    2. kepala sekolah
    3. kepala desa
    4. negara lain
  4. Berikut ini jejak pahlawan yang dapat kita lihat sekarang adalah ....
    1. harga barang di pasar
    2. cuaca hari ini
    3. nama jalan, monumen, dan bandara
    4. acara televisi
  5. Perubahan lingkungan sosial setelah perjuangan para pahlawan adalah ....
    1. rakyat hidup di bawah penjajahan
    2. rakyat bebas menentukan nasib bangsanya sendiri
    3. rakyat dilarang bersekolah
    4. semua daerah terpisah-pisah

B. Isian

  1. Pertempuran 10 November 1945 terjadi di kota ....
  2. Saat mengunjungi museum, indra yang kita gunakan untuk mengamati benda bersejarah adalah ....
  3. Sikap cinta tanah air dan rela berkorban demi bangsa disebut semangat ....

C. Esai

  1. Sebutkan dua jejak pahlawan yang ada di sekitarmu dan jelaskan alasannya!
  2. Bagaimana caramu meneruskan perjuangan pahlawan di sekolah dan di masyarakat? Berikan tiga contoh beserta alasannya!
Kunci jawaban:
Pilihan ganda: 1. B   2. D   3. A   4. C   5. B
Isian: 6. Surabaya   7. mata (penglihatan)   8. patriotisme (nasionalisme)
Esai 9: Jawaban bervariasi, contoh: nama jalan dan monumen atau tugu di kota. Alasannya, benda-benda itu mengingatkan kita pada jasa pahlawan dan menjadi cara negara menghormatinya.
Esai 10: Jawaban bervariasi, contoh: (1) belajar giat, karena pahlawan berjuang agar kita dapat bersekolah; (2) menjaga persatuan dan tidak mengejek teman, karena pahlawan berjuang bersama dari berbagai daerah; (3) merawat fasilitas umum, karena itu peninggalan dan milik bersama. Skor penuh jika ada tiga contoh dan tiap contoh disertai alasan.

Kesimpulan

Pahlawan nasional adalah tokoh yang jasanya diakui negara dan dirasakan seluruh rakyat. Jejak mereka masih dapat kita lihat dan dengar di sekitar kita, misalnya monumen, nama jalan, dan hari besar nasional. Cara terbaik menghargai mereka adalah meneladani sifatnya, belajar sungguh-sungguh, dan menjaga persatuan bangsa.

Kesimpulan Pengajaran

  • Kendala pembelajaran: Sebagian siswa kurang fokus saat video diputar, sehingga sulit menyebutkan hal penting dari video.
  • Tindak lanjut: Berikan satu pertanyaan pemandu sebelum video diputar (misalnya "Siapa tokoh yang disebut dan apa jasanya?"), lalu putar ulang bagian penting dan minta siswa mencatat dua hal yang mereka lihat dan dengar.

       🌈 SELAMAT DATANG Pembelajaran Hari Ini 📚 Kelas 6  •  Kurikulum Merdeka 👩‍🏫 IDENTITAS NAMA GURU Rizha Listiyani, S.Pd. 📅 HARI / T...